Lupus eritematosus sistemik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Seperti yang diungkapkan dalam buku kecil Care for Lupus (Syamsi Dhuha), Lupus adalah sebutan umum dari suatu kelainan yang disebut sebagai Lupus Erythematosus. Dalam istilah sederhana, seseorang dapat dikatakan menderita penyakit Lupus Erythematosus saat tubuhnya menjadi alergi pada dirinya sendiri. Penyakit Lupus adalah istilah dari bahasa Latin yang berarti Serigala. Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi Serigala, tetapi berwarna putih. Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS. Pada Lupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi yang akhirnya menyerang tubuh.

Beberapa penyebab penyakit lupus

Lupus adalah penyakit peradangan kronis pada sistem persendian tubuh sehingga mampu mempengaruhi fungsi organ tubuh seperti kulit, sendi, darah, dan ginjal. Berikut ini beberapa faktor penyebabnya. Penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh berbalik melawan jaringan tubuh yang normal, bukannya melindungi tubuh Anda dari penyerbu asing seperti bakteri dan virus. Pada akhirnya, antibody menyerang diri sendiri dan menimbulkan reaksi seperti alergi yaitu ruam pada kulit.

  • Keturunan atau Ras tertentu

    Ras ini termasuk Ras Afrika, Asia, Latin, Ras Amerika asli, Ras Hawai asli, dan Ras Pasifik.

  • Karena hormon tertentu

    produksi estrogen yang tinggi pada perempuan bisa saja menyebabkan atau memperparah penyakit lupus. Para ahli dan peneliti percaya jumlah penderita kebanyakan perempuan disebabkan hormon tertentu.

  • Stress berlebihan.
  • Penggunaan obat antibiotik seperti amoxilin, ampicilin.
  • Sinar ultraviolet matahari, sinar ultraviolet dari lampu, dan obat-obatan berbahan dasar sulfa seperti Bactrim dan septra, silsoxazole, tolbutamide.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]