Liga Bola Basket Nasional Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Liga Bola Basket Indonesia)
Langsung ke: navigasi, cari
National Basketball League (NBL) Indonesia
Musim atau kompetisi terkini:
NBL Indonesia 2012-2013
Olahraga Bola basket
Didirikan 2003
Musim awal 2003
Jumlah tim 12
Negara  Indonesia
Benua FIBA Asia (Asia)
Juara terkini Satria Muda (gelar ke-7)
Kejuaraan Satria Muda (7 gelar)
Situs web resmi www.nblindonesia.com

Liga Bola Basket Nasional Indonesia (nama resmi: National Basketball League Indonesia, disingkat NBL Indonesia) adalah liga bola basket tertinggi yang dikelola secara profesional di Indonesia, diikuti oleh 10 klub peserta dari seluruh Indonesia. NBL Indonesia dikelola oleh DBL Indonesia dan diatur oleh Perbasi. Liga ini dimulai pada tahun 2003 dengan nama Indonesian Basketball League (IBL). Pada tahun 2010, Perbasi menunjuk DBL Indonesia untuk menangani kompetisi ini dan mengubah namanya menjadi NBL Indonesia.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri.

Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama yang diadakan di Solo pada tahun 1948, bola basket telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapat sambutan cukup meriah baik dari segi peserta maupun penonton.

Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Oktober 1951, Persatuan Basketball Seluruh Indonesia lahir, dan kemudian berganti nama menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pada tahun 1955. Mengikuti hasil keputusan Kongres ke VIII pada tahun 1981, Perbasi akhirnya menyelenggarakan sebuah kompetisi antar klub-klub basket di Indonesia yang merupakan kompetisi tertinggi yang diikuti oleh klub-klub besar yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

3 April 1982 adalah tanggal bersejarah bagi dunia basket di Indonesia. Pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama sekaligus langkah awal sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di Indonesia. Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi Juara Kobatama.

Setelah bergulir selama 20 tahun, Kobatama mendapatkan kesempatan untuk berjalan lebih mandiri. Tahun 2003, Kobatama “terlahir kembali” dengan nama Indonesian Basketball League (IBL) dan diikuti oleh 10 tim papan atas di Indonesia.

Aspac Jakarta berhasil menjadi peraih gelar juara yang pertama sejak Kobatama berganti menjadi IBL pada tahun 2003. Pada tahun 2004, Satria Muda muncul sebagai kekuatan baru menyingkirkan Aspac pada grand final dan tampil menjadi juara. Aspac kembali merebut gelar kampiun pada tahun 2005. Tahun-tahun selanjutnya (2006-2009) menjadi milik Satria Muda Jakarta.

Selain kompetisi reguler tahunan, IBL juga menggelar Turnamen IBL Cup pada setiap awal atau akhir musim kompetisi. Pada tahun 2009 lalu, Satria Muda Jakarta mengalahkan Pelita Jaya Jakarta di final yang diadakan di GOR C-Tra Arena Bandung. Pada tahun 2008, Garuda Bandung berhasil mencuri gelar juara Turnamen IBL Cup yang sebelumnya, pada tahun 2006 dan 2007 juga menjadi milik Satria Muda.

Sayang, perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan. Setelah berkali-kali ganti promotor, liga itu terancam bubar di penghujung 2009. Seluruh perwakilan klub peserta pun meminta kepada PT DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola. Sebelumnya, DBL Indonesia dianggap sukses mengelola Development Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar di Indonesia, yang pada 2010 telah merambah 21 kota di Indonesia, diikuti sekitar 25.000 pemain dan ofisial.

Untuk mengembalikan lagi pamor liga profesional ini, re-branding tak terelakkan. Mulai 2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah perubahan pun dilakukan, mencoba meningkatkan lagi jumlah pertandingan, mendekatkan lagi liga ini dengan penggemarnya. Dengan NBL, Indonesia pun punya harapan baru, semangat baru.

Klub musim berjalan[sunting | sunting sumber]

Daftar juara[sunting | sunting sumber]

IBL[sunting | sunting sumber]

Musim Juara Hasil final Runner-up Referensi
2003 Aspac 2-0 Satria Muda [2]
2004 Satria Muda 2-0 Aspac [3]
2005 Aspac 2-0 Satria Muda [4]
2006 Satria Muda 2-0 Aspac [5]
2007 Satria Muda 3–2 Aspac [6]
2008 Satria Muda 3–1 Garuda [7]
2009 Satria Muda 3–1 Aspac [8]

NBL[sunting | sunting sumber]

Musim Juara Hasil final Runner-up Referensi
2010-11 Satria Muda 67-50 CLS Knights [9]
2011-12 Satria Muda 59-42 Aspac [10]

Klub menurut jumlah gelar[sunting | sunting sumber]

Klub Kejuaraan
Satria Muda &0000000000000006000000 7 (2004, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010-11, 2011-12)
Aspac &0000000000000002000000 2 (2003, 2005)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "IBL Becomes NBL" (dalam bahasa Indonesian). NBL Indonesia. 2010. Diakses 2010-05-30. 
  2. ^ "Aspac Unbeatable on 2003 IBL" (dalam bahasa Indonesian). Detik.com. Diakses May 30, 2010. 
  3. ^ "SM Won 2004 IBL" (dalam bahasa Indonesian). Suara Pembaruan. Diakses May 30, 2010. 
  4. ^ "Aspac Set Record" (dalam bahasa Indonesian). Detik.com. Diakses May 30, 2010. 
  5. ^ "SM Won 2006 IBL" (dalam bahasa Indonesian). Republika. Diakses May 30, 2010. 
  6. ^ "SM Defended The Title" (dalam bahasa Indonesian). Detik.com. Diakses May 30, 2010. 
  7. ^ "SM Won 2008 IBL" (dalam bahasa Indonesian). Detik.com. Diakses May 30, 2010. 
  8. ^ "SM Won 2009 IBL" (dalam bahasa Indonesian). Detik.com. Diakses May 30, 2010. 
  9. ^ "2010-11 NBL Final Score". NBL Indonesia. Diakses March 13, 2011. 
  10. ^ "2011-12 NBL Final Score". NBL Indonesia. Diakses July 4, 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]