Kronologi cerita Pirates of the Caribbean

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Di bawah ini adalah kronologi cerita dari dunia Pirates of the Caribbean. Sampai sekarang, bagian ketiga dari trilogi film ini belum diluncurkan, sehingga informasi yang terkadung mungkin akan berubah.


Sebelum cerita Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

Kira-kira 200 tahun sebelum cerita The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

  • Bangsa Aztec mempersembahkan 882 koin emas kepada Hernán Cortéz sebagai syarat agar Cortez menghentikan pembantaian terhadap bangsa mereka. Cortez melanggarnya sehingga dewa-dewa Aztec marah dan mengutuk harta tersebut.
  • Cortez membawa koin-koin tersebut ke Isla de Muerta
  • David Jones, atau dikenal juga dengan sebutan Davy Jones mencongkel jantungnya dan menguburnya di Isle Cruces

(Waktu tidak diketahui)[sunting | sunting sumber]

20 tahun sebelum cerita The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

12 tahun sebelum cerita The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

  • Kapten Jack Sparrow ditugaskan oleh Lord Cutler Beckett untuk mengantar kargo milik East India Trading Company. Jack kemudian mengetahui bahwa kargo tersebut adalah budak-budak dari Afrika. Alih-alih mengantarkan, Jack malah membebaskan mereka di benua asalnya. Sebagai konsekuensi atas pengkhianatannya, Beckett membakar kapal Jack, Wicked Wench, dan mengecap tangan Jack dengan huruf "P" (Pirate) yang berarti bajak laut. Jack berhasil lolos dari penjagaan Beckett dan pergi berlayar sebagai bajak laut. Kemudian, Jack membuat perjanjian dengan Davy Jones. Jones setuju untuk mengangkat Wicked Wench dari dasar laut, tetapi sebagai gantinya, Jack harus merelakan jiwanya untuk bekerja di kapal Jones 13 tahun yang akan datang. Jack kemudian memberi nama baru pada kapalnya, Black Pearl,

10 tahun sebelum The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

  • Seorang kru kapal Jack Hector Barbossa memimpin pemberontakan untuk mengambil alih Black Pearl. Barbossa kemudian membuang Jack di sebuah pulau kecil tak berpenghuni tanpa membekali apa-apa kecuali pistol dengan satu peluru, sebuah pedang, dan topi milik Jack. Jack tinggal di sana selama 3 hari sebelum akhirnya ia diselamatkan oleh para penyelundup yang menyimpan barang selundupan mereka di sana.
  • Barbossa dan krunya terkena kutukan karena mengambil peti koin emas milik bangsa Aztec di Isla de Muerta.
  • "Bootstrap Bill" Turner, satu-satunya kru yang menolak pemberontakan, mengirimkan sekeping medali logam Aztec kepada istri dan anaknya di Inggris, sebagai hukuman agar Hector dan krunya menghadapi kesulitan untuk menghilangkan kutukan. Sebagai balasannya, Barbossa mengikat kakinya ke meriam dan melemparnya ke laut — dia tidak mati karena ia menerima kutukan dewa Aztec. Bill kemudian memanggil Davy Jones dan bersumpah akan mengabdi selama seratus tahun jika Davy mau menyelamatkannya.

8 tahun sebelum cerita The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

  • Weatherby Swann dipilih menjadi gubernur Port Royal.
  • Ibu Will Turner meninggal.
  • Will Turner berlayar menuju Laut Karibia. Ia ingin mencari ayahnya, namun malang, secara kebetulan perahunya diserang dan ditenggelamkan oleh Black Pearl.
  • Elizabeth Swann dan ayahnya berlayar dari Inggris ke Port Royal dengan kapal HMS Dauntless. Dalam perjalanan, mereka menyelamatkan Will Turner, yang mereka temukan sedang mengapung di atas reruntuhan kapal, dan menjadi satu-satunya orang yang selamat di kapal itu.

7 sebelum cerita The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

(Waktu yang tidak diketahui)[sunting | sunting sumber]

Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

  • Kisah dalam film terjadi di waktu ini

Setelah Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl[sunting | sunting sumber]

Peristiwa sesudah cerita The Curse of the Black Pearl dan sebelum cerita Dead Man's Chest[sunting | sunting sumber]

  • Sisa kru kapal Black Pearl yang memberontak di kurung di pejara Port Royal, beberapa di antaranya digantung, dan sebagian kecil dari mereka berhasil melarikan diri.
  • Black Pearl berlayar menuju Isla de Muerta untuk mencuri harta milik Barbossa (selain peti Cortez tentunya). Tetapi mereka menemukan bahwa pulau tersebut telah tenggelam.
  • William Turner dan Elizabeth Swann bertunangan
  • Jack Sparrow mencari kain bergambar kunci peti orang mati (Dead Man's Chest)
  • Dauntless hilang dalam sebuah badai topan di perairan ketika mereka mengejar Black Pearl. Komodor James Norrington dianggap bertanggung jawab atas bencana ini sehingga ia dipecat dari Tentara Kerajaan.
  • James Norrington berlayar menuju Tortuga
  • Jack Sparrow berhasil ditangkap dan dipenjara di Turki

Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest [sunting | sunting sumber]

Kisah dalam film terjadi di waktu ini.

Setelah cerita Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest [sunting | sunting sumber]

Peristiwa setelah cerita Dead Man's Chest dan sebelum cerita At World's End[sunting | sunting sumber]

Pirates of the Caribbean: At World's End[sunting | sunting sumber]

Kisah dalam film terjadi di waktu ini.



Walt Disney
Pirates of the Caribbean
Film Curse of the Black PearlDead Man's ChestAt World's EndOn Stranger Tides
Musik Yo Ho (A Pirate's Life for Me)Pirates of the Caribbean soundtrackCurse of the Black Pearl soundtrackDead Man's Chest soundtrackPirates Remixed
Permainan video Pirates of the CaribbeanThe Legend of Jack SparrowDead Man's ChestPirates of the Caribbean OnlinePirates of the Caribbean Multiplayer Mobile
Lokasi Port RoyalIsla de MuertaTortugaPelegostoIsla Cruces
Tokoh utama Kapten Jack SparrowWill TurnerElizabeth SwannHector BarbossaDavy JonesJames Norrington"Bootstrap Bill" Turner
Tokoh sampingan
dan makhluk-makhluk
Kapten Grant SparrowWeatherby SwannJoshamee GibbsAnamariaPintel dan RagettiCutler BeckettTia DalmaJack si monyetKrakenMinor characters
Kapal Black PearlFlying DutchmanDauntlessInterceptorEmpress
Lainnya Wahana Taman BermainKronologi ceritaEast India Trading Company