Kriminalisasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kriminalisasi (bahasa Inggris: criminalization) dalam ilmu kriminologi adalah sebuah proses saat terdapat sebuah perubahan perilaku individu-individu yang cenderung untuk menjadi pelaku kejahatan dan menjadi penjahat" [1]

Linguistik[sunting | sunting sumber]

Kriminalisasi dalam linguistika, adalah penggunaan verba (kata kerja) atau adjektiva (kata sifat) sebagai nomina (kata benda), dengan atau tanpa perubahan morfologis, sehingga kata tersebut dapat bertindak sebagai kepala dari suatu frasa nomina.

Penggunaan kata kriminalisasi oleh media[sunting | sunting sumber]

Dalam perkembangan penggunaannya, kriminalisasi mengalami neologisme, yaitu menjadi sebuah keadaan saat seseorang dapat dinyatakan sebagai pelaku kejahatan atau penjahat oleh karena hanya karena adanya sebuah pemaksaan interpretasi atas perundang-undangan melalui anggapan mengenai penafsiran terhadap perlakuan sebagai kriminalisasi formal dalam peraturan perundang-undangan. Sebagai contoh dalam perseteruan KPK dan polisi, kata kriminalisasi digunakan media untuk mendefinisikan upaya polisi menjerat pemimpin KPK [2][3][4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Michael Lynch dan Raymond Michalowski, Primer in radical criminology: critical perspectives on crime, power and identity, Criminal Justice Press (2006) ISBN 1-881798-64-X ISBN 978-1-881798-64-4
  2. ^ http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/30/14413653/patrialis.tidak.ada.kriminalisasi.kpk. Patrialis: Tidak Ada Kriminalisasi KPK
  3. ^ http://www.detiknews.com/read/2009/10/30/120119/1231698/10/polri-ingin-selamatkan-diri-dari-kriminalisasi-kpk Polri Ingin Selamatkan Diri dari Kriminalisasi KPK
  4. ^ http://www.detiknews.com/read/2009/10/30/162420/1231981/10/sby-saya-tak-paham-kriminalisasi-kpk SBY: Saya Tak Paham Kriminalisasi KPK

Pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Harding, R. (1994). Victimisation, Moral Panics, and the Distortion of Criminal Justice Policy". Current Issues in Criminal Justice, Vol. 6, 27-42
  • Leiper, S. (1994). "Crime and Propaganda". Propaganda Review, Vol. 11, pp. 44-6.
  • Walklate, Sandra. (1989). Victimology: The Victim and the Criminal Justice Process. London: Routledge. ISBN 0-04-445160-1
  • Walklate, Sandra. (2003). Understanding Criminology: Current Theoretical Debates (Crime & Justice S.). Oxford: Oxford University Press. ISBN 0-335-20951-3