Koniin
| Koniin | |
|---|---|
|
(2S)-2-propylpiperidine
|
|
| Identifikasi | |
| Nomor CAS | [458-88-8] |
| PubChem | |
| SMILES | N1[C@@H](CCC)CCCC1 |
| InChI | 1/C8H17N/c1-2-5-8-6-3-4-7-9-8/h8-9H,2-7H2,1H3/t8-/m0/s1 |
| Sifat | |
| Rumus kimia | C8H17N |
| Massa molar | 127.23 g mol−1 |
| Titik lebur | |
| Titik didih | |
| Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa) |
|
Koniin adalah sejenis alkaloid yang berasal dari tanaman Poison Hemlock (Conium maculatum) dan bersifat beracun [1] Selain koniin, terdapat senyawa alkaloid beracun γ-coniceine pada tanaman tersebut, hanya saja koniin delapan kali lebih beracun daripada γ-coniceine.[1] Profil alkaloid pada C. maculatum berubah-ubah sepanjang tahun tergantung dari variasi intensitas cahaya dan kelembapan.[1]> Koniin mendominasi pada saat musim panas yang kering dan banyak cahayanya, sementara pada saat musim hujan, kadar koniin dan γ-coniceine kandungannya mirip.[1] Kandungan tertingginya umum ditemukan pada buah yang matang.[1] Efek beracunnya akan timbul saat tanaman atau biji tercerna.[1] Gejala keracunannya sama pada semua binatang dan meiputi pelemahan otot, kurangnya koordinasai, bergetar, perbesaran pupil, dan produksi saliva secara berlebihan.[1] Pada konsentasi yang mematikan, koniin dapat melumpuhkan otot pernapasan.[1] Koniin dapat terakumulasi pada daging dan susu dari binatang yang mengonsumsi C. maculatum sehingga manusia yang mengonsumsinya dapat terkena keracunan yang bisa berujung menjadi gagal ginjal. [2]
Lihat pula [sunting]
Referensi [sunting]
- ^ a b c d e f g h Crozier A, Clifford MN, Ashihara H. 2006. Plant Secondary Metabolites: Occurrence, Structure and Role in the Human Diet. Oxfod: Blackwell Publishing. Hal 129-130. ISBN 978-1-4051-2509-3
- ^ (Inggris) Frank, A.A., Reed, W.M. (1990) Comparative toxicity of coniine, an alkaloid of Conium maculatum (poison hemlock), in chickens, quails, and turkeys. Avian Dis 34:433–437.
