Keselamatan lalu lintas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Seorang pengendara sepeda motor yang membawa seorang anak tanpa menggunakan helm dan ini dapat mengancam keselamatan berlalu lintas.

Keselamatan lalu lintas bertujuan untuk menurunkan korban kecelakaan lalu-lintas di jalan. Jumlah korban kecelakaan lalu lintas jauh lebih tinggi dari kecelakaan transportasi laut, kereta api dan udara.

Keselamatan lalu lintas merupakan suatu program untuk menurunkan angka kecelakaan beserta seluruh akibatnya, karena kecelakaan mengakibatkan pemiskinan terhadap keluarga korban kecelakaan.

Program keselamatan[sunting | sunting sumber]

Mempengaruhi pengguna jalan[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar kejadian kecelakaan lalu lintas diakibatkan karena faktor manusia, sehingga langkah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya pengguna sistem lalu lintas dapat dilakukan melalui:

  • Pendidikan
    • Pendidikan mulai berlalu lintas sejak seorang anak masuk sekolah taman kanak-kanak
    • Penyuluhan melalui media masa
    • Pusat Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas (PPKL)
  • Perbaikan peraturan perundangan
    • Tata cara mengemudi
  • Penegakan hukum

Peningkatan keselamatan kendaraan[sunting | sunting sumber]

Teknologi kendaraan bermotor senantiasa ditingkatkan oleh industri kendaraan bermotor untuk meningkatkan keselamatan para penggunanya seperti:

  • Teknologi keselamatan aktif
    • Sistem rem anti-macet (ABS)
    • Sistem kontrol traksi (TCS)
    • Sistem kontrol rem elektronik (EBD)
    • Sistem pembantu penglihatan malam hari (Night Vision)
    • Sistem peringatan jarak antar kendaraan
  • Teknologi keselamatan pasif
    • Kabin dengan rigiditas tinggi
    • Kantong udara
      • Setir dan dashboard depan
      • Pintu samping
      • Bawah dashboard
    • Sabuk keselamatan
      • Pemberi tensi awal
      • Pembatas beban
    • Sandaran kepala aktif
  • Evaluasi keamanan kendaraan
    • Standar evaluasi keamanan kendaraan
      • FMVSS (Amerika Serikat)
      • EuroNCAP (Uni Eropa)
      • JNCAP (Jepang)
      • ANCAP (Australia)
      • KNCAP (Korea Selatan)
      • CNCAP (China)

Peningkatan jalan[sunting | sunting sumber]

  • Geometrik jalan
    • Radius tikung
    • Kelandaian
  • Median
  • Guard rail
  • Black spot

Lalu lintas[sunting | sunting sumber]

Penanganan korban[sunting | sunting sumber]

Asuransi[sunting | sunting sumber]

  • Santunan kepada korban
  • Pertanggungan kerugian material

Ilmu pengetahuan/riset yang berhubungan[sunting | sunting sumber]

  • Biomekanik cedera / tubrukan
  • Analisis kecelakaan
  • Analisis tingkah laku pengemudi

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]