Indonesia Banking School

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Indonesia Banking School (IBS) merupakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang didirikan oleh Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) dan dibina oleh Bank Indonesia. Saat ini IBS menyelenggarakan dua jenjang pendidikan tinggi yaitu Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2). Untuk program S1, terdapat dua program studi yaitu Akuntansi dan Manajemen. Pada jenjang pendidikan S2 IBS, terdapat tiga program studi yaitu Manajemen Keuangan dan Perbankan, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Sumber Daya Manusia.

YPPI juga memiliki unit usaha lain, salah satunya adalah Lembaga Penegembangan Perbankan Indonesia (LPPI), suatu lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang perbankan dengan pengalaman selama puluhan tahun dalam menghasilkan kader perbankan nasional yang banyak diantaranya kini menduduki posisi strategis di dunia perbankan Indonesia. LPPI dan IBS berada dalam satu lingkungan kampus yang sama dengan jalinan kerjasama yang saling mendukung kemajuan program di kedua lembaga.

“Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi – LPPI dengan nama panggilan Indonesia Banking School (IBS)” telah memperoleh izin operasional pada tahun 2003 dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) melalui Surat Keputusan No.: 37/D/O/2003 tanggal 13 Maret juncto No.: 69/D/O/2004 tanggal 11 Mei 2004. Sebagaimana tercantum di dalam izin operasional tersebut, IBS memiliki 2 jurusan yaitu jurusan akuntansi dan jurusan manajemen yang mengkhususkan diri dalam bidang keuangan dan perbankan. Pada saat ini IBS telah memiliki lima angkatan lulusan/ alumni yang bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun internasional.

Kuliah perdana angkatan pertama disampaikan oleh Burhanuddin Abdullah (Gubernur Bank Indonesia) pada tanggal 21 Juni 2004, sedangkan untuk angkatan kedua oleh Bapak Rudjito (Komisaris Utama BRI pada tanggal 22 Agustus 2005. Dengan demikian IBS sedang berada pada tahap akhir semester ketiga. IBS dalam usianya yang masih sangat muda ini ingin menyampaikan sekelumit jati dirinya antara lain mengenai : kurikulum IBS, tenaga pengajar/dosen, mahasiswa, proses pembelajaran dan hasil belajar semester dua.