Hipermetropi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Hypermetropia | |
| Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal | |
| ICD-10 | H52.0 |
|---|---|
| ICD-9 | 367.0 |
Hipermetropi atau Hiperopia atau rabun dekat adalah kelainan refraksi mata dimana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Hal ini dapat disebabkan karena bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang kurang. [1] Penderita kelainan mata ini tidak dapat membaca pada jarak yang normal (30 cm) dan harus menjauhkan bahan bacaannya untuk dapat membaca secara jelas. Penderita juga akan sulit untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Perbaikan penglihatan dapat dilakukan dengan memakai kacamata dengan lensa sferis positif (cembung).
Referensi [sunting]
- ^ (Inggris)"Hyperopia (farsightedness)". American Optometric Association. Diakses 2011-07-02.
