HTTP Secure

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
HTTP
Ketetapan · Kompresi · HTTPS
Metode permintaan
OPTIONS · GET · HEAD · POST · PUT · DELETE · TRACE · CONNECT
Kotak kepala
Kuki · ETag · Lokasi · Perujuk
X-Forwarded-For
Kode status
301 Moved permanently
302 Found
303 See Other
403 Forbidden
404 Not Found

Protokol transfer hiperteks adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.

Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.

Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma

penyandian yang aktual.

Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS “sepenuhnya” melindungi transaksi mereka. Sedangkan pada kenyataannya, HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi. Pada web server, informasi kartu mereka secara tipikal tersimpan di database server (kadang-kadang tidak langsung dikirimkan ke

pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering 

menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

HTTPS menjamin tiga keamanan berikut: [1]

  1. Autentikasi server memungkinkan peramban dan

pengguna memiliki kepercayaan bahwa mereka sedang berbicara kepada server aplikasi sesungguhnya.

  1. Kerahasiaan data berarti eavesdropper tidak dapat mengerti

komunikasi antara peramban pengguna dan server web, karena data tersandi.

  1. Integritas data berarti penyerang jaringan tidak dapat merusak

atau mengubah isi komunikasi antara peramban pengguna dengan server web,

karena divalidasi oleh message authentication code (MAC).

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Chris Palmer (2010-11-15). "How to Deploy HTTPS Correctly - Electronic Frontier Foundation". Diakses 2012-10-21.