Final Destination 3

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Final Destination 3
Final destination 3.jpg
Poster film Final Destination 3
Sutradara James Wong
Produser Craig Perry
Penulis

Glen Morgan James Wong

Jeffrey Reddick (karakter)
Pemeran Mary Elizabeth Winstead
Ryan Merriman
Kris Lemche
Alexz Johnson
Amanda Crew
Texas Battle
Chelan Simmons
Crystal Lowe
Sam Easton
Maggie Ma
Musik Shirley Walker
Distributor New Line Cinema
Tanggal rilis 10 Februari 2006
Durasi 93 menit
Bahasa Inggris
Anggaran ~ US $34,000,000
Didahului oleh Final Destination 2 (2003)
Diikuti oleh Final Destination 4 (2008)

Final Destination 3 ialah sekuel dari akhir film Final Destination 2, film ini menceritakan tentang malaikat maut yang ingin menjemput nyawa, akan tetapi digagalkan oleh seseorang. Film ini bermula ketika Wendy (Mary Elizabeth Winstead) dan teman-temannya pergi ke sebuah taman hiburan lokal untuk merayakan hari kelulusan mereka. Ketika sesampainya di sana Wendy mendapatkan suatu "penglihatan" akan kematian, sama seperti film-film Final Destination sebelumnya. Wendy mendapat penglihatan melalui kamera digitalnya, kamera digital yang seharusnya berguna untuk keperluan foto buku tahunan itu malah membantu ia mengetahui cara-cara kematian teman-temanya, seperti Kevin (Ryan Merriman), Jason (Jesse Moss), Ashlyn (Crystal Lowe), Ashley (Chelan Simmons), Erin Estevez (Alexz Johnson), Ian (Kris Lamche), Frankie (Sam Easton), Julie (Amanda Crew), & Carrie (Gina Holden).

Plot[sunting | sunting sumber]

Enam tahun setelah kecelakaan Penerbangan 180, lima tahun setelah kecelakaan mobil di Rute 23 dan empat tahun sebelum tabrakan mobil McKinley Speedway, Wendy Christensen, seorang siswi yang akan lulus dan fotografer SMU McKinley mengunjungi sebuah Taman Bermain bersama temannya Carrie Dreyer, pacar Carrie, Kevin Fischer, dan pacarnya sendiri Jason Wise sebelum kelulusannya. Ketika mereka bermaksud untuk menaiki wahana roller coaster bernama Devil's Flight, Wendy mendapatkan penglihatan mengenai kecelakaan yang terjadi pada roller coaster yang akan mereka tumpangi, dan menewaskan seluruh penumpangnya. Wendy meyakinkan Kevin yang duduk di sebelahnya, dan penumpang lainnya yang juga satu sekolah dengan Wendy, yakni Ian McKinley, Erin Ulmer, Lewis Romero, Ashley Freund, Ashlyn Halperin, dan alumnus Frankie Cheeks untuk pergi dari roler coaster itu. Kemudian, sebelum sempat menyuruh Carrie dan Jason untuk pergi, roller coaster berjalan dan kecelakaan seperti dalam penglihatan Wendy sebelumnya dan menewaskan seluruh penumpangnya.

Saat Wendy bersiap untuk meninggalkan kampus barunya, Kevin, yang sudah meneliti kecelakaan penerbangan 180 memberitahu Wendy mengenai Alex Browning, yang mendapat penglihatan dan menyelamatkan beberapa temannya di pesawat. Sebelum ia bisa memberitahu tentang kematian beruntun yang menewaskan orang-orang yang selamat dari kecelakaan pesawat, Wendy sudah pergi dengan mobilnya. Sore itu, Ashley dan Ashlyn pergi ke salon penghitam kulit untuk upacara kelulusan mereka. Sementara Wendy yang melihat-lihat hasil fotonya di komputer, yang mana foto-foto tersebut dia ambil sebelum kecelakaan terjadi. Melihat foto Ashley dan Ashlyn yang karena kesalahan memotret, tampak seakan mereka berdua terbakar. Wendy merasakan sesuatu yang janggal dan mencoba untuk menghubungi Ashley, tetapi Ashley dan Ashlyn sedang dalam bilik penghitam kulit, terjebak di dalamnya dan terbakar hingga mati saat mesin pengatur suhunya rusak.

Setelah pemakaman Ashley dan Ashlyn, Wendy memberitahu Kevin mengenai apa yang ia pikir mengenai pengejaran Kematian atas mereka. Wendy menunjukkan Kevin foto-foto saat berada di Taman Bermain dan percaya bahwa foto-foto itu menunjukkan bagaimana mereka mati. Saat di drive-thru, Wendy dan Kevin hampir tertabrak truk. Pengendara di depan mobil Kevin meninggal karena kepalanya nyaris hancur akibat kipas pendingin mobil Kevin yang meloncat keluar, pengendara itu kemudian diketahui adalah Frankie. Esoknya, Wendy dan Kevin pergi mengunjungi gym kampus Lewis. Lewis tidak percaya mengenai metode yang ditemukan Wendy, berlatih beban dan kepalanya hancur akibat mesin tersebut. Malamnya, kedua orang itu mengunjungi Ian dan Erin di toko, tetapi mereka pikir Wendy dan Kevin hanya ketakutan. Sebuah kecelakaan terjadi, mengakibatkan beberapa rak besar berisi peralatan kebun dan rumah jatuh, kumpulan kayu besar yang tajam nyaris menewaskan Ian sampai akhirnya bisa diselamatkan Wendy. Lalu, beberapa barang yang jatuh mengaktifkan pistol paku yang berada di depan dan di atas rak tempat Erin menyender. pistol paku itu bergerak karena gravitasi dan mengeluarkan paku dengan cepat, mengakibatkan Erin meninggal karena paku-paku tersebut.

Esok paginya, Wendy tertidur setelah mencari petunjuk di foto-fotonya. Adiknya Julie diam-diam mengambil gelang yang berada di meja Wendy yang mana gelang itu dipinjam Wendy selama seminggu. Lalu Julie, dan kedua temannya Perry Malinowski dan Amber pergi mengunjungi pesta ulang tahun kotanya yang akan dimeriahkan dengan pesta kembang api saat Wendy terbangun. Ia melihat foto penumpang di roller coaster dan terkejut saat melihat sebuah tangan mengenakan gelang, menunjukkan bahwa Julie dan temannya masuk dalam Dafter kematian dan menjadi orang selanjutnya. Segera ia menelepon Kevin yang menjadi staff di perayaan untuk mencari Julie dan kedua temannya dan Wendy berangkat menuju perayaan. Di sana, Ian mengikuti Wendy dengan tujuan untuk membalaskan dendam kematian Erin. Julie berlari di perayaan menghindari kejaran Kevin, ketika Wendy datang, dua orang usil secara tidak sengaja membebaskan kuda yang takut akan kembang api. Kuda itu berlari dengan tali yang masih mengikat tubuhnya, dan tali itu mengikat leher Julie yang membuat dirinya terseret di sepanjang lapangan. Untungnya ia bisa diselamatkan Kevin. Ketika Wendy menanyakan Julie tentang orang yang duduk di sebelahnya saat di roller coaster, Perry berdiri dan saat itu, tiang bendera yang tajam dilontarkan kuda yang memberontak, menembus tubuh Perry. Wendy yang berhasil menyelamatkan Kevin yang merupakan gilirannya mati, didatangi Ian yang menyalahkan Wendy atas kematian Erin. Lalu, beberapa kembang api menyala ke arah mereka, setelah Wendy hampir mati karena itu, Ian yang tidak terkena apapun, mati saat kembang api menghancurkan penopang sebuah benda besar yang tajam, benda itu terjatuh dan memotong Ian jadi dua.

Lima bulan kemudian, Wendy menunggu di kereta bawah tanah dan memutuskan untuk meninggalkan kereta karena merasakan sesuatu yang aneh. Saat menuju keluar, dia bertemu Julie yang masuk ke dalam kereta. Wendy berkata kepada Julie bahwa Kematian mungkin masih mengejar mereka. Saat di pojok gerbong, Wendy melihat Kevin. Saat itu kereta keluar dari lintasan rel saat sebuah tikus mengigit karet tempat pengontrol kereta. Kepala Kevin yang di dekat jendela terlontar ke dinding subway. Kemudian kereta terpisah, Wendy terbangun di rel dan sebelum ia sempat melakukan apapun, sebuah kereta datang ke arahnya. Ia lalu terbangun untuk menyadari bahwa kecelakaan tersebut adalah penglihatan. Lalu ia memperingatkan Kevin dan Julie, dan ketiganya berusaha untuk kabur dari kereta. Lalu layar menjadi gelap saat kereta benar-benar terjadi kecelakaan, mungkin membuat ketiganya mati dan membuat orang-orang yang selamat dari kecelakaan di wahana Devil's Flight menjadi tiada.

Tokoh dan Karakter[sunting | sunting sumber]

Karakter[sunting | sunting sumber]

  • Wendy Christensen: Orang yang mendapat penglihatan melalui Kameranya. Setelah dia mendapat penglihatan, ia berteriak histeris meminta untuk dikeluarkan dari roller coaster dan membuat teman-temannya menjadi heran, juga memicu perkelahian. Dia berpacaran dengan Jason, yang mati dalam kecelakaan roller coaster. Seharusnya ia mati dalam kecelakaan roller coaster.
  • Kevin Fischer: Lelaki ini yang selalu bersama Wendy, dan percaya apa yang dikatakan oleh Wendy. Saat di dalam roller coaster ia duduk paling belakang bersama Wendy, setelah bangkunya direbut oleh Frankie. Seharusnya ia mati setelah roller coaster kembali lagi mundur dan menghantam palang besi yang mengakibatkan tubuhnya terbelah.
  • Erin Ulmer: Wanita ini adalah goth girl di sekolahnya, dia selalu dalam keadaan bad mood Wanita ini cenderung tidak memperdulikan apa yang dikatakan Wendy. Dia harusnya mati bersama Ian, kekasihnya saat roller coster terbalik.
  • Ian McKinley: Sama seperti Erin, kekasihnya ,ia adalah goth yang sok pintar di sekolahnya. Ia menganggap Wendy itu sudah gila. Dia seharusnya mati bersama Erin setelah terjatuh dari roller coaster yang terbalik.
  • Ashley Freund: Wanita ini berteman dengan Ashlyn, sifatnya terlalu memanjakan dirinya. Ashley seharusnya mati duluan akibat gerbong roller coaster yang ia naiki, rodannya patah dan mengakibatkan gerbongnya tercabut dari rel.
  • Ashlyn Halperin: Berteman dengan Ashley, ia sangat dekat sekali dengan Ashley. Ia cenderung pemalas, dan selalu menuruti perintah Ashley. Ia yang membuat roller coaster kecelakaan setelah melempar handycam Frankie, seniornya. Seharusnya ia mati saat gerbongnya jatuh ke tanah.
  • Frankie Cheeks: Orang ini selalu membuat orang lain merasa terganggu. Lelaki ini bersifat suka mempermainkan wanita. Dialah yang membawa handycam, dan membuat semua menjadi kacau.
  • Jason Weise: Kekasih Wendy, ia sangat sayang terhadap Wendy. Sebelum mereka berdua menaiki roller coaster Jason-lah yang membuat Wendy mau menaiki permainan ini, karena sebelumnya Wendy tidak mau karena sudah mendapatkan firasat buruk. Dia sehatusnya mati pertama setelah sambungan gerbongnya patah, dan menarik semua orang jatuh.
  • Carrie Dreyer: Wanita ini kekasih Kevin, ia berniat putus dengan Kevin setelah hari kelulusan, padahal Kevin sangat sayang padanya dan ingin melamarnya sesudah kelulusan. Ia cenderung tidak mau mengalah. Ia seharusnya mati bersama dengan Jason.
  • Lewis Romero: Lelaki inilah yang sering membuat keributan, ia sombong, dan suka memperlihatkan kehebatannya, ia juga suka meledek orang, dan berkata sompral, dan suka bertengkar. Dialah yang membuat keributan saat Wendy berteriak minta dikelurkan. Ia seharusnya mati setelah ia terlempar keluar dari roller coaster, dan tubuhnya menghantam palang besi penahan rel roller coaster.
  • Julie Christensen: Wanita ini berteman dengan Perry, dan Amber. Ia selalu marah-marah kepada kakaknya Wendy, tapi ia sangat sayang juga terhadap kakaknya. Ia susah sekali diatur. Ia seharusnya mati saat ia terjatuh dari roller coaster yang berhenti diposisi terbalik.
  • Perry: Wanita asian ini berteman dengan Julie. Ia seharusnya tewas bersama bersama Julie,Erin dan Ian ketika roller coaster yang berhenti diposisi terbalik.
  • Amber: Wanita ini juga berteman dengan Julie dan Perry.Ia tidak didaftarkan di buku kematian karena ia tidak turut serta dalam roller coster yang mendapat kecelakaan.

Ketika semua dianggap berakhir, Wendy segera melupakan kejadian itu dan segera membuat buku tahunan. Akan tetapi ketika meng-upload foto ke dalam komputernya, ia melihat gambar-gambar hasil fotonya menjadi terkesan janggal.

  • Foto Jason, pacar Wendy yang mengikuti gaya patung setan di wahana roller coaster dengan latar belakangnya roller coaster yang sedang melintas, tepat seperti menabrak kepala Jason, (Jason terbunuh saat itu juga di dalam roller coaster yang jatuh)
  • Foto Ashlyn, & Ashley yang sedang memegang hadiah berbentuk pohon palm dari sebuah permainan dan foto itu nampak merah terbakar karena kesalahan kamera, dan benar saja mereka berdua terpanggang hidup-hidup di dalam tanning bed di salon PHOENIX TANNING CO., yang rusak akibat air dari embun minuman soda dingin yang dibawa Ashley menetes ke dalam pengatur listrik, & suhu. mereka tidak bisa keluar karena pegangan tanning bed-nya terhalang papan untuk menyimpan kaset-kaset, setelah tertimpa pohon palm yang jatuh akibat bergeser dari pot.
  • Foto Frankie, yang diambil kevin secara tidak sengaja saat menjahili teman perempuannya. Foto Frankie berlatar belakang gambar baling-baling kipas angin. (Frankie terbunuh, saat mobil Kevin ditabrak oleh truk yang tiba-tiba saja meluncur, karena rem tangannya tidak terpasang. Kepala Frankie, terbelah akibat kipas mobil yang ada di mesin mobil Kevin keluar, akibat benturan)
  • Foto Kevin yang sengaja diambil dari dekat oleh wendy, menjadi sangat jelas & terang seakan-akan Kevin tersembur sesuatu. (foto itu menjadi pertanda saat muka Kevin tersembur api dari selang gas yang bocor akibat tertusuk besi sate di festival 3 abad McKinley High School ).
  • Foto Louis yang sedang memukul, berdekatan dengan patung beruang bajak laut yang sedang memegang dua pedang juga menjadi pertanda. Louis yang sedang melakukan olahraga dengan alat berat, membuat hiasan pedang di atasnya terjatuh, dan memutus kabel pemberat hingga menjepit kepalanya.
  • Foto Julie yang sedang mengejek Wendy, berlatar belakang korsel kereta kuda, menandakan ia akan terbunuh dengan sesuatu yang berhubungan dengan kuda. (akan tetapi Julie selamat, karena ditolong oleh Kevin, yang segera memotong tali tunggangan yang mengikat leher Julie). Dan foto Perry yang diatasnya terdapat bendera, menandakan bahwa ia akan tertusuk bendera.
  • Foto Ian yang sedang menodongkan pistol kepada Erin, & di atas kepala mereka terdapat spanduk berbentuk pasak bertuliskan "SKILL", tapi setelah foto dicetak tulisan 'S'-nya menjadi gelap dan menjadi "KILL". Ian seharusnya mati akibat tertimpa simbol kota McKINLEY yang berbentuk pasak, namun sempat terselamatkan oleh Wendy & Erin mati tertusuk berkali-kali oleh GunTacker di kepalanya , di tempat bekerjannya Build-It DEPOT seperti dalam foto dengan pose yang sama. dan,
  • Foto Wendy, saat bersama Jason. Gambar Wendy begitu jelas, akan tetapi gambar muka Jason seperti bergeser. (Wendy, Julie, & Kevin meninggal akibat kecelakaan kereta, sebelumnya Wendy melihat ke arah jendela dan teringat bayangan Jason yang bergeser, ia juga melihat papan iklan ANDY'S (Frankie), BUILD-IT DEPOT (Erin, & Ian), PHOENIX TANNING CO. (Ashley, & Ashlyn) tempat teman-temannya terbunuh)

Kematian[sunting | sunting sumber]

  • Jason Robert Wise dan Carrie Dreyer = Tewas karena Terjatuh

Setelah Wendy dan beberapa temannya turun karena keributan, Jason juga ingin turun untuk menemani Wendy, tapi figuran-figuran lain meminta agar petugas tetap menjalankan Roller Coaster. Dan tinggalah Jason serta Carrie di sana. Setelah Wendy dikeluarkan dari wahana secara paksa, barulah terlihat kalau semua bagian Roller Coaster tersebut jatuh dan menewaskan semua figuran yang naik, termasuk Jason dan Carrie. Bagian berakhir setelah Wendy menangis dan meneriakkan Jason.

  • Ashley Freund dan Ashlyn Halperin = Tewas karena Terbakar

Satu minggu setelah kematian, Ashley dan Ashlyn melihat Wendy berjalan sendirian dihujan, dan Ashlyn mengusulkan kepada Ashley untuk mengajak Wendy ikut serta mereka ke salon. Setelah memberikan nomor handphone nya kepada Wendy, Wendy menggenggam nomor itu erat-erat (yang menandakan Wendy membenci mereka berdua). Setibanya di Salon, mereka bicara kepada pemiliknya, yang sedang kesulitan menelpon karena sinyal yang jelek, dan Ashley bicara bahwa dia saja yang menghidupkan mesin pencoklat kulit. Saat pemilik salon bicara di belakang, dia mengambil tabung gel kecil untuk mengganjal pintu (sebab kalau tidak diganjal pintu tersebut akan terkunci otomatis). Sedangkan Ashley yang meletakkan minumannya tepat di atas Radiator untuk mengatur suhu, sedang mendengarkan musik. Lalu tumpahan air yang menetes ke Radiator membuat rusak mesin dan membuatnya menaikkan suhu menjadi lebih dari 100 derajat Fahrenheit. Ashley dan Ashlyn yang berusaha keluar karena panas, tidak bisa keluar karena mesin tersebut terkunci oleh sebuah papan. Sementara pemilik toko yang mendengar mereka berteriak, tak bisa masuk karena pintu belakang terkunci dan pintu depan pun terkunci (oleh ulah Ashley dan Ashlyn). Mesin yang semakin naik suhunya itupun akhirnya menyemburkan api dan membakar Ashley dan Ashlyn hidup-hidup.

  • Franky Cheeks = Tewas karena Kepala Terbelah akibat Baling-baling mesin mobil

Saat pemakaman Ashley dan Ashlyn, Kevin mengajak Wendy yang ternyata sudah dua hari tidak makan. Mereka memutuskan untuk makan di ANDY'S, saat mereka akan memesan makanan, tiba-tiba dilayar Wendy melihat sekumpulan angka, karena layar tersebut rusak, angka yang keluar adalah 180. Di samping, ternyata ada truk yang akan memindahkan barang dan "sengaja" menjepit mobil Kevin (dengan truk di kanan dan restoran di kiri). Tepat di belakang, ternyata ada seseorang yang hilang kendali terhadap truk nya, dan meluncur tepat dimana mobil Kevin terjepit. Kevin dan Wendy yang telah menyadarinya, segera berusaha keluar dengan cara membuka pintu, tapi tidak bisa. Kevin pun mengklakson mobil di depannya yang ternyata adalah mobil Franky. Saat truk sudah dekat, Kevin akhirnya memecahkan kaca depan dengan kakinya, dan lompat disaat-saat terakhir, truk yang menabrak mobil Kevin pun meringsekkan mobil tersebut dan meluncurkan dengan cepat mesin mobilnya, dan sayangnya tepat mengenai belakang kepala Franky dan membuat kepalanya terbelah.

  • Lewis Romero = Tewas karena kepala Terjepit mesin berat

Wendy yang menyadari bahwa urutan selanjutnya adalah Louis, segera mengecek bagaimana foto Louis, dan memperlihatkan kalau Louis akan dipenggal oleh sepasang pedang. Mereka (Wendy dan Kevin) memperingatkan Louis tapi tidak didengarkan, sehingga mereka terpaksa mengikuti Louis ditempat Fitness. Saat Louis sedang memakai mesin berat, terlihat dia marah karena diikuti oleh Wendy dan Kevin, sehingga dia bilang "I'm Not Dead! I'm Not Dead!", sambil menghentakkan mesin Fitness tersebut dan mengenai sepasang pedang yang terpasang di atas mesin tersebut, sehingga lepas, tapi tidak sampai ke kepala Louis, tapi memutuskan tali penahan mesin berat. Louis yang senang karena dia pikir lolos dari kematian kembali menghentak-hentakkan mesin Fitness tersebut, dan sayangnya dia melepaskannya. Saat mesin tersebut dilepaskan, kedua alat berat yang ada di sisi kiri dan kanannya langsung menjepit kepala Louis sampai hancur. Darahnya sampai ke Wendy dan Kevin.

Di toko BUILD-IT DEPOT, Ian merasa terganggu dengan kehadiran merpati-merpati yang sering datang, dan mengambil guntacker yang berisi paku-paku tajam yang berhasil membunuh satu merpati. Erin pun membawa guci besar yang diminta Ian untuk diletakkan. Saat dia meletakkannya, Wendy dan Kevin menggedor pintu dan membuat ia menjerit, dan kemudian mempersilakan masuk keduanya. Saat berada di atas, Wendy melihat ada bendera di samping Ian dan mengira bahwa itu adalah kematiannya, Ian yang terkejut karena diteriakkan Wendy, memutar mesin dereknya dan membuatnya menjatuhkan sekarung makanan hewan yang hampir menimpa Kevin. Ian pun marah karena dikejutkan Wendy, lalu ia menggeser sebuah kotak yang menyebabkan beberapa paku jatuh, Erin mengambil tongkat dengan magnet dan membersihkan paku-paku tersebut, dan mendorong tongkat magnet itu kesisi lain lemari yang malah mendorong rantai besi kebawah, dan membuat mesin derek yang mati menjadi hidup. Lalu mereka berempat pergi ketempat lain, Erin yang mendorong Trolly ke lemari pun membuat beberapa buah Cat Pillox jatuh, dan membuat kotak yang tadi jatuh oleh Ian terjatuh ketempat gas, dan menjalankan mesin derek tersebut dengan otomatis. Lalu disebuah tempat, Ian yang pintar menjelaskan tentang misteri kematian, yang menurutnya kematian akan dialami semua orang. Tepat disaat dia bercerita, mesin derek yang tadi berjalan mendorong ketempat alat-alat pertukangan, salah satunya adalah sebuah kapak yang mendarat dituas untuk menaikkan barang dengan mesin derek. Lalu, Wendy akhirnya mengerti bagaimana kematian Ian, tapi dia memperingatkan Ian tepat waktu, karena saat kayu-kayu tajam akan menghantam kepala Ian (kayu-kayu tersebut jatuh karena mesin derek menaikkan lemari, dan mematahkan sebuah kayu), Kevin tepat waktu menyelamatkannya. Tidak hanya kayu-kayu tajam, hampir semua benda akhirnya terjatuh dari atas lemari, seperti mangkuk dan triplek. Wendy juga menghindar karena sebuah papan hampir menghantamnya dengan keras. Sebuah kayu tajam kecil terlempar karena papan, dan melubangi sarung yang berisi udara, dan mengeluarkan udara sehingga Erin terkejut dan terlempar kebelakang, karena lantai yang licin oleh serbuk kayu, dan bagian belakang kepalanya menghantam mulut Guntacker sehingga Guntacker tersebut melemparkan sangat banyak paku-paku tajam yang menghantam kepala Erin, dan membuatnya tewas seketika. Bagian berakhir ketika Ian menjerit keras saat melihat Erin sudah tidak bernyawa.

Setelah kejadian aneh yang menimpa Julie (Julie seharusnya mati sebelum Perry, namun disaat terakhir Kevin menyelamatkannya) ia dan Amber berlari ke arah Julie. Wendy yang memaksa Julie untuk bicara akhirnya tahu siapa yang akan tewas berikutnya, yaitu Perry. Dilain tempat, sang kuda yang mengamuk melarikan diri dan membuat penahan talinya yang berupa palang berujung runcing lepas dari tanah, meluncur jauh diudara dan mendarat tepat didada Perry, membunuhnya seketika.

Setelah Wendy menyelamatkan Kevin, mereka berusaha untuk keluar dari perayaan. Namun ternyata di sana Ian sudah menunggu untuk membalaskan dendamnya atas Erine. Mereka terlibat perkelahian bicara sesaat, dan tidak menyadari bahwa bahaya sudah mendekat ke arah mereka. Wendy menyadarinya. Di belakang mereka, beberapa set kembang api yang seharusnya mengarah keatas menjadi mengarah kesamping, tepat ke arah Wendy, Julie, Kevin dan Ian. Mereka bertiga menunduk, sementara Ian sendiri anehnya tidak kena kembang api tersebut walau tidak menghindar, melainkan terkena ke palang kota McKinley. Ian yang senang lalu berkata kasar pada Wendy "It's you, Wendy! It's you! your die!", saat ia selesai mengatakannya, palang kota terjadi ambruk dan roboh karena kembang api, dan menghancurkan badan Ian.

Saat Kevin mengatakan bahwa ia sudah lama berada di kereta api bawah tanah, Wendy langsung sadar kalau ada yang aneh. Dilain tempat, seekor tikus yang sedang memakan cokelat yang dibuang, tewas kesetrum listrik di rel kereta api, dan menyebabkan rel yang sudah menyatu kembali terbuka, yang menyebabkan kereta menjadi oleng dan menabrak sana-sini. Julie dan Wendy serta Kevin berusaha bertahan dengan memegang apa saja yang ada, lalu Julie pun terlempar ke arah depan kereta. Karena ingin pergi, Julie berdiri dan berusaha berangkat ke arah Wendy dan Kevin, disaat Wendy dan Kevin memperingatkannya untuk tetap duduk, bagian dari subway tersebut lepas tertabrak kereta, menghantam badan Julie sampai badannya hancur kesamping.

Setelah ia melihat Julie tewas, Kevin dan Wendy berusaha bertahan. Namun, karena terdorong oleh badan seorang penumpang, badan Kevin melaju ke arah kaca. Wendy berusaha keras untuk menyelamatkannya, sementara kaca tersebut akan pecah sebentar lagi. Wendy yang sudah mengarahkan tangannya ke arah Kevin akhirnya menjerit sejadi-jadinya saat ia melihat Kevin badannya hancur karena tergesek bagian kereta api dan badan stasiun.

  • Wendy Christensen = Tewas karena Tertabrak Kereta Api

Wendy akhirnya sangat sedih karena adik dan temannya sudah tewas, menyadari bahwa ia yang berikutnya. Saat ia berpaling, orang yang sama yang menabrak Kevin menabraknya dan membuat pegangan tangannya ketiang kereta api pun lepas, dan ia terlempar ke arah depan kereta. Kereta tersebut akhirnya menabrak beton stasiun, membuat bagian dalam kereta terbelah dan membuat Wendy terlempar jauh keluar. Kereta tersebut akhirnya berhenti dan telah menewaskan semua penumpangnya. Akan tetapi, ternyata Wendy masih hidup dengan kondisi kaki yang patah dan ia sendiri pingsan di atas rel kereta api. Setelah menyadari semua yang terjadi didekatnya, Wendy bersiap untuk menangis, namun disaat yang bersamaan datang sebuah kereta api lagi, yang siap menyambar ke arah Wendy. Wendy yang tidak bisa bergerak karena kakinya patah akhirnya menjerit keras, saat akan tertabrak, ternyata itu hanyalah bayangan Wendy saja, berarti hal itu akan segera terjadi. Saat Kevin kembali menanyakan ada apa, Wendy hanya menjawab "the train...", dan Kevin langsung sadar bahwa ada yang akan terjadi dengan kereta itu. Ia segera menarik rem darurat, sementara Julie dan Wendy berusaha membuka pintu kereta. Disaat sedang membuka pintu kereta, wajah Wendy terlihat seperti kerangka dan film menjadi hitam, dengan bunyi kereta api tersebut benar-benar kecelakaan, dan film berakhir di sini.

Posisi kematian[sunting | sunting sumber]

  • Jason Robert Wise (1th/tewas bersama Carrie Dreyer)
  • Carrie Dreyer (1st/tewas bersama Jason Robert Wise)
  • Ashlyn Harpelin (2nd/tewas bersama Ashley Freund)
  • Ashley Freund (2nd/tewas bersama Ashlyn Harpelin)
  • Frankie Cheeks (3rd)
  • Lewis Romero (4th)
  • Erin Ulmer (5th)
  • Perry (6th/seharusnya tewas nomor 7th)
  • Ian Mckinley (7th/seharusnya tewas nomor 5th)
  • Julie Christensen (8th/seharusnya tewas nomor 6th)
  • Kevin Fishcer (9th)
  • Wendy Christensen (10th)

Pertanda[sunting | sunting sumber]

  1. Lagu Turn around, Look at Me yang didengar Wendy di radio mobil Kevin saat Frankie terbunuh, sama saat ia di dalam kereta yang ia tumpangi,lagu ini dinyanyikan oleh dua orang pengamen dan akhirnya mengalami kecelakaan.
  2. Kata-kata selamat datang bertuliskan "NO EXIT AFTER TURNSTILLES I'LL SEE YOU SOON" Di pintu masuk roller coaster.
  3. Patung tengkorak yang berjumlah 12 (Julie, Wendy, Kevin, Louis, Ashley, Perry, Ashlyn, Erin, Ian, Frankie, Carrie, Jason)
  4. patung mayat perempuan, yang terbalik, menandakan Wendy & teman-temannya mati saat roller coaster terbalik.
  5. lagu Love RollerCoaster, yang didengar Ashley, & Ashlyn sebelum mereka meninggal terpanggang dalam cancer-box. lagu ini menandakan mereka berdua yang seharusnya mati di roller coaster.
  6. Hadiah pohon palm, yang diberikan pada saat Ashley memenangkan suatu game's (Mereka berdua terpanggang dalam Tanning bed, setelah rak kaset jatuh akibat pohon palm yang menimpannya)
  7. Sebelum truk kecil untuk mengangkut barang berjalan, gantungan kunci yang tergantung bertuliskan "Units 081 don't remove", angka 081 dibalikan menjadi 180.
  8. Truk yang menabrak mobil Frankie sebelum kematian Frankie bertuliskan 'Drink Responsibility', sama dengan Truk yang melintas di jalan tempat para pemain Final Destination 2 tewas