Carthago delenda est

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Reruntuhan kota Qart Hadast.

"Ceterum censeo Carthaginem esse delendam" atau "Ceterum autem censeo Carthaginem esse delendam" (Indonesia: "Lebih lagi, saya rasa Qart Hadast harus dihancurkan"), yang seringkali disingkat menjadi "Ceterum censeo", "Carthago delenda est", atau "Delenda est Carthago" (Indonesia: "Qart Hadast harus dihancurkan") adalah frase dalam bahasa Latin yang populer di Republik Romawi pada abad ke-2 SM selama akhir Perang Punisia melawan Qart Hadast. Istilah ini digunakan oleh pihak yang ingin agar ancaman dari musuh lama Romawi, Qart Hadast, dibinasakan karena Qart Hadast sebelumnya telah dikalahkan dua kali dan biasanya bangkit kembali dengan cepat dan kemudian berperang lagi melawan Romawi. Orang yang terkenal sering menggunakan frase ini adalah senator Romawi Marcus Porcius Cato (234-149 SM).

Penggunaan pada masa modern[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1673, menteri Inggris Anthony Ashley Cooper menggunakan istilah ini untuk membandingkan Inggris dengan Roma dan Republik Belanda dengan Qart Hadast selama Perang Inggris-Belanda Ketiga. Stasiun radio pro-Jerman Radio Paris di wilayah Perancis yang diduduki oleh Jerman antara tahun 1940 hingga 1944 menjadikan kalimat "Inggris, seperti Kartago, harus dihancurkan!" sebagai slogan. Ben Klassen, pendiri Gereja Kreator yang antisemit, mengadaptasi frase ini menjadi Delenda est Judaica, yang berarti "Yudaisme harus dihancurkan".[1]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ G. Michael (2009), Theology of Hate: A History of the World Church of Creation (University of Florida Press) hal. 26.