Berahi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Berahi adalah istilah dalam seksualitas yang menunjukkan keadaan kesiapan fisik dan mental suatu individu untuk melakukan hubungan seksual/persanggamaan. Keadaan ini ditunjukkan oleh banyak hewan, termasuk manusia. Berahi dapat didorong oleh siklus fisik (muncul secara alami) maupun dimanipulasi untuk muncul.

Terdapat keadaan berahi yang sedikit berbeda antara manusia dan hewan lainnya. Pada manusia, berahi diketahui lebih banyak dikendalikan oleh kondisi kejiwaan, yang menyebabkan terjadinya perubahan fisik pada beberapa organ. Dengan kata lain, seseorang yang sehat dapat secara relatif mengatur sendiri kesiapannya untuk mencapai kondisi berahi. Percumbuan adalah perilaku yang paling umum dilakukan untuk mencapai taraf itu. Pada hewan, khususnya berkelamin betina, berahi dikendalikan oleh suatu siklus hormonal (siklus estrus, yang berbeda dengan siklus haid pada manusia). Hewan betina tidak dapat dirangsang atau merangsang diri untuk siap bersanggama apabila tubuhnya tidak berada pada kondisi yang memungkinkan. Sebaliknya, pada manusia orang dapat kapan saja melakukan hubungan persanggamaan, namun biasanya pada saat haid, perempuan kehilangan keinginan untuk melakukannya.[rujukan?]

Secara fisik, berahi ditunjukkan oleh meningkatnya aliran peredaran darah dan meningkatnya suhu beberapa bagian tubuh, terutama bagian reproduksi. Pada hewan jantan yang memiliki penis, terjadi peningkatan aliran darah ke bagian ini dan penis akan menegang dan mengeras (disebut sebagai ereksi). Rangsangan terhadap pejantan ini bersifat kemofisik. Khusus pada manusia juga bersifat psikis. Pada betina, berahi ditunjukkan oleh peningkatan suhu di bagian sekitar vagina. Pada manusia, selain perubahan pada vagina, juga terjadi pengerasan di bagian puting susu (juga terjadi pada laki-laki).

Dalam peternakan sapi dikenal istilah "3A" yang merupakan singkatan tiga pertanda dalam bahasa Jawa untuk menunjukkan keadaan berahi: abang, abuh, anget (merah, membengkak, hangat).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]