Ayam kedu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Templat:Infobox poultry breed

Ayam kedu adalah ras ayam lokal yang dikembangkan di wilayah Kedu, tepatnya di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, dan Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Magelang. Ras lokal ini dikenal karena warnanya yang hitam, namun terdapat pula tipe yang berwarna putih. Ayam kedu tengah dikembangkan sebagai ras ayam unggul.

Ayam kedu pada awalnya berfungsi sebagai hewan ritual dan tidak dimuliakan sebagai pedaging atau petelur.

Jenis-jenis ayam kedu[sunting | sunting sumber]

Saat ini dikenal empat macam tipe ayam kedu[1]:

  1. Ayam kedu hitam, seluruh tubuh dan bulu berwarna hitam, hanya jengger dan kloaka masih kemerahan
  2. Ayam kedu cemani (Sansk. cemani = hitam legam), seluruh tubuh dan bulu hitam tanpa kecuali, bahkan daging dan tulang pun kehitaman
  3. Ayam kedu putih, warna bulu putih
  4. Ayam kedu merah, berbulu hitam dan berjengger merah

Morfologi[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri penampilannya. Belum ada bakuan resmi mengenai ukuran ini. Bobot babon/betina: 2-3 kg, jantan 3-4 kg; usian 6 sampai 8 tahun; berbulu keras; tubuh ukuran sedang; bulu ekor naik; jengger ukuran besar, untuk subtipe cemani berwarna sangat hitam; warna mata coklat gelap; tabiat suka berkelana, betinanya sangat melindungi anaknya; warna cangkang telur coklat; produksi telur 160 butir per tahun; mulai bertelur pada umur enam bulan.

Menurut catatan, ras lokal ini mulai ditangkarmurnikan oleh Tjokromihardjo pada tahun 1924, lalu dilanjutkan oleh dua anaknya. Khusus ayam cemani, yang paling bernilai sebagai bagian ritual atau pengobatan, terkait dengan legenda Ki Ageng Makukuhan.[2]

Fisiologi[sunting | sunting sumber]

Secara genetik, ayam kedu, sebagaimana ayam peliharaan di Nusantara dan Oceania, diduga memiliki keturunan ayam bekisar.[3]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rukmana R. Ayam Buras Intensifikasi dan Kiat Pengembangan. Kanisius. Yogyakarta.
  2. ^ Nomor 15/IV, 28 Februari 1998 Ayam cemani:Si Hitam dari Temanggung. Artikel Majalah Gatra, edisi 28 Februari 1998.
  3. ^ Ayam Bekisar di laman feathersite.com

Pranala luar[sunting | sunting sumber]