Asam tartarat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Asam tartarat[1]
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [526-83-0]
PubChem 875
KEGG C00898
MeSH tartaric+acid
SMILES O=C(O)C(O)C(O)C(=O)O
InChI 1/C4H6O6/c5-1(3(7)8)2(6)4(9)10/h1-2,5-6H,(H,7,8)(H,9,10)
Sifat
Rumus molekul C4H6O6 (Basic formula)
HO2CCH(OH)CH(OH)CO2H (Structural formula)
Massa molar 150.087 g/mol
Penampilan white powder
Densitas 1.79 g/mL (H2O)
Titik lebur 171–174 °C (L-tartaric)
206 °C (DL, racemic)
146–148 °C (meso)[2]
Kelarutan dalam air 133 g/100ml (20 °C)
Keasaman (pKa) L(+) 25 °C :
pKa1= 2.95 pKa2= 4.25
meso 25 °C:
pKa1= 3.22 pKa2= 4.85
Bahaya
Klasifikasi EU Irritant(Xi)
Frasa-R R36
Senyawa terkait
Kation lainnya Monosodium tartrate
Disodium tartrate
Monopotassium tartrate
Dipotassium tartrate
carboxylic acids terkait Butyric acid
Succinic acid
Malic acid
Maleic acid
Fumaric acid
Senyawa terkait 2,3-Butanediol
Cichoric acid
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Asam tartarat (bahasa Inggris: tartaric acid, Racemic acid, (R,R)-Tartaric acid, DL-Tartaric acid, 2,3-Dihydroxybutanedioic acid, tartrate, Traubensaure, 2,3-Dihydroxysuccinic acid, Uvic acid, DL-Tartrate) merupakan senyawa organik turunan asam askorbat, seperti asam oksalat dan asam treonat.[3] Asam tartarat memiliki 4 gugus hidroksil dan merupakan salah satu asam primer yang dijumpai pada anggur selain asam malat dan asam sitrat.

Dari hasil penggalian arkeologi di Abydos, yang diproses dengan menggunakan tes radiokarbon, spektrometri FTIR dan HPLC dan test Feigl spot, diketahui bahwa asam tartarat telah digunakan paling tidak sejak zaman Naqada IIIa2 pada sekitar tahun 3.150 sebelum masehi, di Mesir.[4].


Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tartaric Acid - Compound Summary, PubChem.
  2. ^ Lide, D. R., ed. (2005). CRC Handbook of Chemistry and Physics (ed. ke-86). Boca Raton (FL): CRC Press. ISBN 0-8493-0486-5. 
  3. ^ (Inggris)"Ascorbate as a Biosynthetic Precursor in Plants". l of Agriculture, Food and Wine, University of Adelaide; Seth Debolt, Vanessa Melino, dan Christopher M. Ford. Diakses 2011-05-17. 
  4. ^ (Inggris)"Ancient Egyptian herbal wines". Museum Applied Science Center for Archaeology, University of Pennsylvania Museum of Archaeology and Anthropology, Scientific Services Division, Alcohol and Tobacco Tax and Trade Bureau, U.S. Treasury; Patrick E. McGovern, Armen Mirzoian, dan Gretchen R. Halla. Diakses 2011-05-17.