Angkak
Angkak (bahasa Tionghoa: 紅麴米, 红曲米; pinyin: hóng qú mǐ; lit. "red yeast rice"), red fermented rice, red kojic rice, red koji rice, atau ang-kak, yaitu beras putih jenis tertentu yang dibiakkan dengan sejenis ragi khusus selama beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah. Angkak telah dikenal penduduk Cina sejak ratusan tahun silam, dan umum digunakan bangsa Cina sebagai bagian dari campuran rempah masakan dan herbal kesehatan mereka. Di Amerika, angkak yang dikenal dengan nama Red Yeast Rice kini mulai popular dan dijual dalam bentuk kapsul sebagai penurun kolesterol alamiah yang ampuh.
Kandungan aktif [sunting]
Kandungan yang terpenting adalah HMG-CoA (monacolin/lovastatin/statins) yang diakui sangat effektif untuk menurunkan kolesterol jahat LDL dan Trigliserida. Ketika tingkat kolesterol darah naik, umumnya dokter memberi obat resep jenis statin seperti Lipitor dan Zocor yang mampu menghambat produksi kolesterol tetapi sangat disayangkan obat-obatan ini memiliki effek samping yang membahayakan fungsi hati dan otot manusia.
Effektifitas red yeast rice untuk menurunkan kolesterol telah diuji secara klinis oleh lebih dari 17 riset di Cina. Sedangkan Universitas Kedokteran UCLA di Amerika juga telah melakukan riset yang menyimpulkan konsumsi 2.4 gram red yeast rice per hari dapat menurunkan secara nyata tingkat kolesterol Total dan LDL dalam 12 minggu.
Pada tahun 2006 Liu dkk menerbitkan suatu meta-analysis dari percobaan klinis (Chinese Med 2006;1:4-17). Artikel mengutip 93 percobaan klinis terkontrol dan terpublikasi (91 dipublikasikan di Cina). Total pengurangan kolesterol 35 mg/dl, LDL-cholesterol by 28 mg/dl, triglycerides by 35 mg/dl, dan peningkatan kolesterol HDL 6 mg/dl. Zhao dkk melaporkan dalam percobaan selama empat tahun bagi penderita diabetes (J Cardio Pharmacol 2007;49:81-84). Terdapat pengurangan 40-50% dalam cardio events dan cardio deaths dalam kelompok yang dicoba. Ye dkk melaporkan dalam penelitian empat tahun pada pasien Cina yang tergolong tua dengan penyakit jantung (J Am Geriatr Soc 2007;55:1015-22). Kematian berkurang dengan 32%. Paling sedikit terdapat satu laporan di literatur tentang statin-like myopathy yang disebabkan oleh angkak (red yeast rice) (Mueller PS. Ann Intern Med 2006;145:474-5).
Suatu artikel terbitan Jurnal Kardiologi Amerika tanggal 15 Juni, 2008, mendapati bahwa red yeast rice dapat memberikan keuntungan melebihi yang diberikan oleh statins. Para peneliti melaporkan bahwa keuntungan nampaknya melebihi dari yang dilaporkan dengan hanya lovastatin.[1]
ConsumerLab.com mendapati banyaknya variasi campuran aktif dalam suplemen red yeast rice, dan juga mendapati bahwa sebagian terkontaminasi dengan citrinin, suatu nephrotoxic mycotoxin.[2][3] Bukti tentang efek samping dari red yeast rice adalah terbatas, tetapi dapat memberikan akibat sampingan yang sama dengan obat lovastatin, yang dapat menimbulkan masalah terhadap ginjal dan akibat sampingan lainnya.[4] Monitoring medis secara teratur diperlukan untuk mendeteksi akibat tersebut.
Referensi [sunting]
- ^ Lu Z, Kou W, Du B, et al (June 2008). "Effect of xuezhikang, an extract from red yeast chinese rice, on coronary events in a chinese population with previous myocardial infarction". Am. J. Cardiol. 101 (12): 1689–93. doi:10.1016/j.amjcard.2008.02.056. PMID 18549841.
- ^ Red rice yeast supplements raise contamination issues - Food Production Daily
- ^ ConsumerLab.com Product Review: Red Yeast Rice Supplements
- ^ http://www.mayoclinic.com/health/red-yeast-rice/NS_patient-redyeast
- Medicine Net. "Red Yeast Rice". Diakses 12 Februari 2006. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - Moore, US FDA (5 Mei 2001). "Untitled correspondence" (PDF). Diakses 12 Februari 2006. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - PDRhealth. "Red Yeast Rice". Diakses 12 Februari 2006. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - MedlinePlus. "Red yeast rice (Monascus purpureus)". Diakses 28 Maret 2006. Unknown parameter
|access year=ignored (help) - Richard N. Rogoros, M.D. "Non-prescription Cholesterol Lowering". Diakses 19 Agustus 2006. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - Dennis Lee, M.D. "Red Yeast Rice and Cholesterol - A Critical Review". Diakses 19 Agustus 2006. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - FDA (9Agustus, 2007). "FDA Warns Consumers to Avoid Red Yeast Rice Products Promoted on Internet as Treatments for High Cholesterol". Diakses 10 Agustus 2007. Unknown parameter
|accessyear=ignored (help) - American Journal of Clinical Nutrition - UCLA, Feb 1999Dr.
- DR. David Heber, Direktur UCLA Center for Human Nutrition
Pranala luar [sunting]
- (Inggris) Website about medicinal use of Monascus purpureus
- (Inggris) Medicinal use of Red yeast rice
