Abolisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gambar Ir. Sukarno, presiden pertama Indonesia dan memiliki hak abolisi

Abolisi (bahasa latin, abolitio) merupakan penghapusan terhadap seluruh akibat penjatuhan putusan pengadilan pidana kepada seseorang terpidana, terdakwa yang bersalah.[1] Tindakan penghapusan atau pembatalan, ini merupakan sarana praktek yang ada hukum. [2] Abolisi adalah hak yang dimiliki kepala negara yang berhak untuk menghapuskan hak tuntutan pidana dan menghentikan jika telah dijalankan (pasal 1 angka 1 UU No. 22 Tahun 2002).[1] Hak abolisi diberikan dengan memperhatikan pertimbangan DPR (Pasal 14 ayat (2) UUD 1945).[1]

Hak Kepala Negara[sunting | sunting sumber]

Kepala negara mempunyai hak-hak khusus yang bersangkutan dengan hukum negara dan Abolisi adalah salah satunya.[2] Grasi adalah pengampunan dari kejahatan dan hukuman yang terkait dengannya.[2] Hal ini diberikan oleh seorang kepala negara, seperti raja atau presiden, atau oleh otoritas gereja yang kompeten,yang berarti mengurangi hukuman kejahatan tanpa memaafkan kejahatan itu sendiri.[2] Amnesti (dari amnestia Yunani,yang artinya dilupakan) adalah tindakan legislatif atau eksekutif suatu negara untuk mengembalikan orang-orang yang mungkin telah bersalah karena melakukan kejahatan terhadap pihak yang tidak bersalah.[2] Hal ini mencakup lebih dari permaafan.[2] Kata Amnesti memiliki akar yang sama dengan kata amnesia.[2] Abolisi adalah tindakan penghapusan atau pembatalan, merupakan sarana praktek yang ada hukum.[2] Rehabilitasi adalah Pengembalian hak seseorang, misalnya nama baik.[2] Remisi adalah pembatalan lengkap atau sebagian dari hukuman kejahatan dan terpidana masih dianggap bersalah karena melakukan kejahatan.[2] Dengan kata lain, pemotongan masa tahanan.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Abolisi". Glosarium.org. Diakses 17 Mei 2014. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k "Abolisi". Shvoong. Diakses 17 Mei 2014.