SMA Binaan Khusus Manado

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Menengah Atas Binaan Khusus Manado
Data Sekolah
100px Berkas:Binsus
Berdiri: 1993
Provinsi: Sulawesi Utara
Alamat Lengkap:
Nomor Telepon/Fax:
Kepala Sekolah: Dra. Nelly R. Tani
Jumlah Kelas: kelas setiap tingkat
Program Jurusan: IPA
Rentang Kelas: X MIA, XI IPA, XII IPA
Kurikulum: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan 2013
Jumlah Siswa:
NEM Masuk terendah:
NEM Masuk tertinggi:
NEM Masuk rata-rata:
Status sekolah: Negeri
Website: sma9manado.sch.id

SMA Binaan Khusus sesungguhnya sama dengan SMA lainnya. Hanya ada sedikit perbedaan dalam hal:

  • Penanggung jawab pelaksana
  • Tenaga pengajar
  • Kegiatan belajar-mengajar
  • Siswa

SMU Binaan Khusus Manado dimulai sejak diresmikan pada tanggal 22 September 1993 oleh Gubernur KDH Tkt.I Sulawesi Utara saat itu yaitu Bapak C.J Rantung dan didampingi oleh Kakanwil Depdikbud Sulawesi Utara, Bapak H. Sumuan. SMU Binaan Khusus ini didirikan sebagai realisasi dari Hasil Rapat Kerja Nasional Depdikbud Tahun 1993 di Jakarta. Pada saat SMU Binaan Khusus didirikan pada tanggal 22 September 1993.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Indonesia yang memiliki potensi dan bakat serta prestasi yang tersebar di seluruh pelosok daerah memerlukan penanganan khusus agar dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi manusia-manusia yang bukan saja dapat membangun dirinya, tetapi juga akan menjadi tenaga-tenaga pembangunan handal bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta. Anak-anak pelajar yang demikian, seharusnya dibina dan dibimbing serta dilatih oleh tenaga-tenaga guru yang tentunya juga memiliki kemampuan handal.

Di Provinsi Sulawesi Utara terdapat anak-anak pelajar yang memiliki potensi, bakat dan prestasi yang tinggi yang tersebar di seluruh pelosok desa dan perlu untuk diberikan pelayanan khusus oleh para guru, pembimbing dan pelatih yang memadai.

Namun oleh karena masih terbatas tenaga guru profesional yang akan melayani para siswa tersebut, dan dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia berkualitas, memacu prestasi, serta mengembangkan potensi optimal dari peserta didik maka Dinas Pendidikan Nasional Provinsi telah mengusahakan pengadaan sekolah Binaan Khusus tingkat SMA Provinsi Sulawesi Utara.

SMA BINSUS[sunting | sunting sumber]

SMA BINSUS (SMA Binaan Khusus) sesungguhnya sama dengan SMA lainnya. Hanya ada sedikit perbedaan dalam hal:

  • Penanggung jawab pelaksana
  • Tenaga pengajar
  • Kegiatan belajar-mengajar
  • Siswa

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMU Binaan Khusus dimulai sejak diresmikan pada tanggal 22 September 1993 oleh Gubernur KDH Tkt.I Sulawesi Utara saat itu yaitu Bapak C.J Rantung dan didampingi oleh Kakanwil Depdikbud Sulawesi Utara, Bapak H. Sumuan. SMU Binaan Khusus ini didirikan sebagai realisasi dari Hasil Rapat Kerja Nasional Depdikbud Tahun 1993 di Jakarta. Pada saat SMU Binaan Khusus didirikan pada tanggal 22 September 1993, sebagai Kepala Sekolah adalah Drs. J.C Namsa, yang pada saat itu menjabat juga sebagai Kepala Sekolah SMU Negeri 7 Manado. Hal ini dikarenakan SMU Binaan Khusus (Kelas Binaan Khusus), saat itu ditempatkan di SMU Negeri 7 Manado. Pada saat itu dikenal istilah SMA Negeri 7 Binaan Khusus Manado. Setahun kemudian SMA Binaan Khusus dialihkan ke SMA Negeri 1 Manado dan saat itu yang menjadi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 dan sekaligus SMA Binaan Khusus adalah Bapak Ferry Makalew, BSc.

Pada tahun 1995, Bapak Ferry Makalew mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado yang juga termasuk SMA Negeri 1 Binaan Khusus Manado. Ia digantikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 7, yaitu Bapak Drs. J.C Namsa. Jadi SMA Negeri 1 Binaan Khusus Manado menjadi SMU (Sekolah Menengah Umum) Negeri 1 Binaan Khusus Manado dengan berada di bawah pimpinan Kepala Sekolah, Bapak Drs. J.C. Namsa.

Dalam pelaksanaan SMU Binaan Khusus Manado yang kini berlokasi di Kelurahan Kleak Lingkungan I, khusus untuk urusan kurikulum ditangani langsung oleh SMU Negeri 1 Manado dan untuk penyediaan sarana, prasarana dan program Asrama ditangani oleh SMU Negeri 8 Manado (kini SMU Negeri 9 Manado). Situasi ini dapat dimengerti karena SMU Binaan Khusus yang terletak di Kleak berdampingan dengan SMU Negeri 9 Manado.Pada tahun ajaran 1998/1999 SMU Binaan Khusus ditangani penuh oleh SMU Negeri 9 Manado, dengan Kepala Sekolah Dra. Margaretha Assa.

Penanggung Jawab[sunting | sunting sumber]

  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara
  • Dinas Pendidikan Nasional Sulawesi Utara
  • Pemerintah Kota Manado
  • Dinas Pendidikan Nasional Manado
  • Pelaksana Program/Tenaga Pengajar

Tenaga Pengajar[sunting | sunting sumber]

  • Guru-guru yang diambil dari berbagai SMA di Sulawesi Utara, pada umumnya terdiri dari para instruktur penatar dan guru inti
  • Tenaga Pengajar/Dosen dari Perguruan tinggi di Sulawesi Utara
  • Staf ahli dari Dinas Diknas Provinsi Sulawesi Utara

Kegiatan Belajar Mengajar[sunting | sunting sumber]

Jumlah jam pelajaran per minggu adalah 46 jam di luar Upacara Bendera dan Ibadah. Kelebihan jam pelajaran tersebut dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  • Pelaksanaan Remidial dan Pengayaan
  • Remidial merupakan program untuk siswa yang nilainya tidak mencapai standar kelulusan, agar bisa memperbaiki nilainya.
  • Bimbingan Belajar merupakan program bagi seluruh siswa, agar bisa menambah pengetahuannya, di luar jam sekolah. Terbagi atas 3 bagian. Yaitu kelas olimpiade, sesuai bidang masing-masing, yang diperuntukan untuk siswa yang berprestasi pada masing-masing bidang. Kemudian kelas eskalasi, untuk siswa yang belum lolos ke kelas olimpiade. Dan juga pengayaan, untuk kelas 3 yang akan mengikuti ujian.
  • Pengembangan materi baik secara kurikuler maupun di luar kurikulum khususnya materi MIPABING
  • Penyajian materi khusus yang terdiri dari pembinaan oliampide keilmuan; Bahasa Asing (Jerman, Prancis, Jepang dan Mandarin); Penelitan dan Penulisan; latihan kepemimpinan dan berorganisasi; pengembangan minat dan bakat; dan komputer dengan fasilitas internet
  • Sejak tahun 2002 telah membuka Program Akselerasi sesuai SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas No. 511/C/Kep/MN/2002
  • Penetapan sekolah penyelenggara Program Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional melalui SK Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 564.a/C4/MN/2007.

Siswa[sunting | sunting sumber]

Program Akselerasi[sunting | sunting sumber]

Program Akselerasi merupakan program layanan belajar yang diberikan kepada siswa yang memiliki keberbakatan akademis untuk menyelesaikan program pendidikan di SMA dalam waktu 2 (dua) tahun.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Siswa Berbakat Akademik[sunting | sunting sumber]

  • Terakomodasi keinginannya
  • Cepat menguasai pelajaran
  • Perlu program khusus

Definisi[sunting | sunting sumber]

  • Akselerasi belajar adalah program percepatan belajar khusus bagi siswa yang mampu dan cerdas
  • Eskalasi: menunjuh pada penanjakan kehidupan mental melalui berbagai program pengayaan materi

Dasar Hukum[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan GBHN (UU No. 2 1989)

  • Pasal 8 Ayat 2: Warga Negara cerdas peroleh perhatian khusus
  • Pasal 24: Peserta didik mempunyai hak
    • Ayat (1): perlakuan sesuai bakat, minat dan kemampuan
    • Ayat (2): ikut program pendidikan berkelanjutan untuk mengembangkan kemampuan dan peroleh pengakuan
    • Ayat (6): menyelesaikan pendidikan lebih awal

Tujuan[sunting | sunting sumber]

  • Berpikir dan bernalar komprehensif dan optimal
  • Selesai lebih cepat
  • Cerdas spiritual, intelektual dan emosional secara seimbang

Pengembangan Siswa[sunting | sunting sumber]

Perekrutan Siswa[sunting | sunting sumber]

  • Psikologis
  • IQ
  • Komitmen pada tugas (TC)
  • Akademis
  • NEM tinggi
  • Skor tes akademis
  • Raport/prestasi
  • Informasi subyektif calon akselerasi
  • Persetujuan Orangtua

Metode[sunting | sunting sumber]

  • Guru terlatih
  • Strategi pembelajaran yang tepat
  • Sarana prasarana yang memadai

Kegiatan Belajar Mengajar[sunting | sunting sumber]

  • Menekankan intelektual
  • Berpikir tingkat tinggi (eskalasi)
  • Kreatif
  • Peka terhadap kemajuan

Kurikulum[sunting | sunting sumber]

  • Kurikulum KTSP 2006
  • Pengayaan Materi
  • Alokasi waktu 2 tahun (SMP/SMA) dan 5 tahun (SD)
  • Extrakurikuler sesuai minat

Hasil Didikan[sunting | sunting sumber]

  • NEM tinggi
  • Berpikir dan bernalar secara komprehensif dan optimal
  • Memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan emosional
  • Memiliki tanggung jawab dan kematangan sosial
  • Melanjutkan sekolah/PTN-PTS Favorit di dalam dan luar negeri

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Ruangan belajar disesuaikan dengan jumlah siswa yang diterima, dengan setiap ruang kelas dibatasi 25-30 siswa
  • Lapangan olahraga yang juga digunakan untuk Upacara Bendera dapat juga digunakan untuk pertandingan basket, bola voli, serta sepak bola mini
  • Perpustakaan dengan koleksi buku-buku untuk menunjang proses belajar dan mengajar
  • Ruangan Multimedia yang berfungsi sebagai Laboraturium Bahasa dan Laboraturium Komputer dengan daya tampung 20 siswa, membantu proses belajar untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang dan Komputer
  • Laboratorium IPA dan perlengkapan praktik untuk membantu dalam proses penelitian serta praktik di bidang ilmu pengetahuan alam
  • Ruangan Komputer dengan teknologi terbaru membuat siswa binsus dapat belajar mengenai tekonologi informasi.
  • Lingkungan sekolah yang jauh dari pusat keramaian dan berada di kompleks Universitas Sam Ratulangi.

[sunting | sunting sumber]

Logo Binsus L.png

Logo yang di buat sejak tahun 1997 dan selesai pada tahun 1998 ini, disetujui dan resmi digunakan sebagai logo SMU Binaan Khusus mulai pada tahun pelajaran 1998/1999. Dengan adanya logo ini diharapkan SMU Binaan Khusus lebih dikenal di muka bumi ini lebih khusus di Sulawesi Utara. Logo ini di design oleh OSIS tahun 1997/1998 dikembangkan oleh Stieven Kalengkian dan Jefri Mailoor.

[sunting | sunting sumber]

9 Kapas 22 Padi
Hari Ulang Tahun SMU Binaan Khusus pada 22 September 1993
3 Lidah Api di belakang lingkaran biru
Semangat yang tinggi melatarbelakangi aktivitas generasi muda
Lingkaran Biru
Generasi muda dalam era globalisasi
Pohon Kelapa dalam lingkaran biru
Ciri khas Sulawesi Utara dan melambangkan generasi muda yang berdaya guna serta berhasil guna
Sayap Tut Wuri
Berpegang pada prinsip belajar dan mengajar
Buku Terbuka
Kewajiban siswa untuk belajar giat
Merpati Putih di tengah lingkaran
Mengutamakan kesetiakawanan dan persaudaraan
Tangan Terbuka
Kewajiban siswa untuk bekerja keras dan bertekun
Bintang Kuning
Berasaskan Pancasila
Tulisan SULUT
Identitas SMU Binaan Khusus yang berasal dari Sulawesi Utara

Catatan Prestasi[sunting | sunting sumber]

Nama Siswa Prestasi Tahun
Grace Kambey Pemenang II Seleksi Bina Kreativitas Siswa (Siswa Teladan) SLTA Putri tingkat provinsi Sulawesi Utara (Juni, 1994). 1994
Erwin Karouw Pemenang I Seleksi Bina Kreativitas Siswa (Siswa Teladan) SLTA Putra tingkat provinsi Sulawesi Utara (Juni, 1995), mewakili provinsi Sulawesi Utara ke timgkat Nasional di Jakarta dan berhasil menjadi pemenang I (Agustus, 1995). 1995
Victor Yoseph Pemenang II Seleksi Bina Kreativitas Siswa (Siswa Teladan) SLTA Putra tingkat provinsi Sulawesi Utara (Juni, 1996) 1996
Grace Pingkan Repi, Giovanny Tanudjaja, Albert Winarta Mewakili provinsi Sulawesi Utara dalam Lomba Kuis Sang Juara Televisi Pendidikan Indonesia (episode I) di Jakarta dan berhasil menjadi semi-finalis (Juni, 1996). 1996
Barlino Effendy Mewakili provinsi Sulawesi Utara dalam Lomba Kuis Sang Juara Televisi Pendidikan Indonesia (episode II) di Jakarta (Oktober, 1996). 1996
Juliana Sutanto Mewakili provinsi Sulawesi Utara dalam Lomba Kuis Sang Juara Televisi Pendidikan Indonesia (episode II) di Jakarta (Oktober, 1996). 1996
Arthur Mawuntu, Billy Sumuan Pemenang I Lomba Karya Tulis Hemat Energi tingkat provinsi Sulawesi Utara (Agustus, 1996). 1996
Juliana Sutanto, Yulia Krones Pemenang II Lomba Karya Tulis Hemat Energi tingkat provinsi Sulawesi Utara (Agustus, 1996). 1996
Helena Widodo, Jane Litouw Pemenang III Lomba Karya Tulis Hemat Energi tingkat provinsi Sulawesi Utara (Agustus, 1996). 1996
Giovanny Tanudjaja Pemenang I Lomba Cerdas Cermat Bahasa Indonesia SLTA Putra tingkat provinsi Sulawesi Utara (September, 1996), mewakili provinsi Sulawesi Utara ke Lomba Cerdas Cermat Bahasa Indonesia tingkat Nasional di Jakarta dan berhasil menduduki peringkat VI (Oktober, 1996). 1996
Edberg Warbung Juara I Lomba Pidato Clean and Green City Kota Manado tahun 2004 2004
Fillipaul Mandey Juara I Siswa Teladan Putra tkt Provinsi tahun 2005 2005
George Limen Juara II Olimpiade Fisika Tingkat Provinsi tahun 2006 2006
Laras Handoko Juara III Olimpiade Bahasa Jerman tingkat provinsi Sulawesi Utara (November, 2010)
Iqbal Taher Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional bidang Ekonomi 2012