Grey goo
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Artikel ini sebatang kara, artinya hanya sedikit atau tidak ada artikel lain yang berpaut ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2010) |
|
|
Artikel ini membutuhkan judul dalam bahasa Indonesia yang sepadan dengan judul aslinya. |
Grey goo adalah hipotesis skenario kiamat. Pada skenario ini, nanoteknologi molekular berada di luar kendali dan bereplikasi, lalu mengonsumsi semua materi yang ada di Bumi sementara jumlah mereka terus bertambah. Skenario ini dikenal sebagai ekofagi ("memakan lingkungan").
Istilah grey goo biasanya digunakan dalam konteks fiksi ilmiah. Dalam skenario terburuk, materi di Bumi juga akan berubah menjadi goo (goo berarti nanomesin). Bencana ini sering dianggap sebagai salah satu penyebab kiamat.
Istilah "Grey goo" pertama kali dicetuskan oleh Eric Drexler dalam karyanya, Engines of Creation.[1]
Referensi [sunting]
- ^ Joseph, Lawrence E. (2007). Apocalypse 2012. New York: Broadway. p. 6. ISBN 978-0767924481.
Pranala luar [sunting]
- Some Limits to Global Ecophagy by Biovorous Nanoreplicators, with Public Policy Recommendations
- Nanotechnology pioneer slays "grey goo" myths Paper critical of "grey goo"
- Online edition of the Royal Society's report Nanoscience and nanotechnologies: opportunities and uncertainties
- Goo and Paste Directory
- UK Government & Royal Society commission on Nanotechnology and Nanoscience
