Berkas:Keraton Surosowan.jpg

Konten halaman tidak didukung dalam bahasa lain.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ukuran asli(1.379 × 919 piksel, ukuran berkas: 514 KB, tipe MIME: image/jpeg)

Berkas ini berasal dari Wikimedia Commons dan mungkin digunakan oleh proyek-proyek lain. Deskripsi dari halaman deskripsinya ditunjukkan di bawah ini.

Ringkasan

Deskripsi
English: The Surosowan Palace/Fort is estimated to have been established in the 17th century. Fort Surosowan is estimated to have been built between 1526-1570 during the reign of the first Sultan of Banten, namely Sultan Maulana Hasanudin. The history of the construction of this palace cannot be separated from the gift of territory handed over by Sunan Gunung Jati to his son Sultan Maulana Hasanudin. The Surosowan Palace/Fort was built in several stages and at least went through four phases. In the early construction phase, the walls surrounding the palace were between 100 meters and 125 meters wide. The wall is made without bastions and is built from a large arrangement of bricks mixed with clay (clay). The first development phase is thought to have taken place during the reign of Sultan Maulana Hasanuddin (1552 -1570). During the second phase of construction, the inner walls and bastions were erected. The inner wall serves as a shot stop. Between the first and second phases there was a change in the function of the wall, namely from serving as a perimeter wall to becoming a defensive wall with European elements. At this time, the Surosowan Palace was called Fort Diamant (fort: fort, diamant: diamond) by the Dutch. The third phase of construction is the stage of constructing rooms along the north wall, adding floors to reach the parapet. In the fourth phase of construction, changes were made to the north gate and it is estimated that it will also be to the east gate.
Tanggal
Sumber http://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/cagarbudaya/detail/PO2016061000043/keraton-surosowan
Pembuat Indonesian Ministry of Education and Culture

Lisensi

Public domain
Berkas ini berada pada domain publik di Indonesia karena hak cipta atasnya telah berakhir, berdasarkan Pasal 30 dan 31 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Pasal 30

  1. Hak Cipta atas Ciptaan:
    1. Program Komputer;
    2. sinematografi;
    3. fotografi;
    4. database; dan
    5. karya hasil pengalihwujudan,
    berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.
  2. Hak Cipta atas perwajahan karya tulis yang diterbitkan berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diterbitkan.
  3. Hak Cipta atas Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) pasal ini serta Pasal 29 ayat (1) yang dimiliki atau dipegang oleh suatu badan hukum berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.

Pasal 31

  1. Hak Cipta atas Ciptaan yang dipegang atau dilaksanakan oleh Negara berdasarkan:
    1. Pasal 10 ayat (2) berlaku tanpa batas waktu;
    2. Pasal 11 ayat (1) dan ayat (3) berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali diketahui umum.
  2. Hak Cipta atas Ciptaan yang dilaksanakan oleh penerbit berdasarkan Pasal 11 ayat (2) berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali diterbitkan.

العربيَّة | English | Bahasa Indonesia | македонски | português | русский | slovenščina | +/−

Captions

Tempat Pemandian di Situs Cagar Budaya Keraton Surosowan

Items portrayed in this file

menggambarkan

17 Desember 2022

image/jpeg

Riwayat berkas

Klik pada tanggal/waktu untuk melihat berkas ini pada saat tersebut.

Tanggal/WaktuMiniaturDimensiPenggunaKomentar
terkini17 Desember 2022 00.00Miniatur versi sejak 17 Desember 2022 00.001.379 × 919 (514 KB)MhatopzzUploaded a work by Indonesian Ministry of Education and Culture from http://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/cagarbudaya/detail/PO2016061000043/keraton-surosowan with UploadWizard

Tidak ada halaman yang menggunakan berkas ini.

Penggunaan berkas global

Wiki lain berikut menggunakan berkas ini: