Yorick (novel)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Yorick
Yorick cover.jpeg
PengarangKirana Kejora
Ilustrator-
Perancang sampulSidiq Yuliana
NegaraIndonesia
BahasaBendera Indonesia Indonesia
GenreKisah nyata
PenerbitPT. Nevsky Prospekt Indonesia
Tanggal rilisCetakan: I, 2018
Halaman336
ISBN978-602-528-830-2


Yorick adalah judul novel karya Kirana Kejora yang diterbitkan oleh PT. Nevsky Prospekt Indonesia pada tahun 2018 dengan nomor ISBN 978-602-528-830-2. Buku dengan ketebalan 336 halaman, ini pada tahun 2018 diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, disutradarai oleh Peppi Pionoa. Bertindak sebagai produser adalah Dexandra Bayu, produser eksekutif Kin Fathuddin. Film yang diadopsi dari kisah nyata, ini didukung oleh penata musik Tya Subyakto dengan pemeran antara lain Andryan Bima, Ratna Riantiarno, Megantara, dan Nina Kozok.[1][2]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Novel ini berisi kisah inspiratif berdasarkan kisah nyata tentang perjuangan seorang anak laki-laki bernama Yorick yang berasal dari sebuah desa kecil di Kecamatan Panjalu, Ciamis. Sejak kecil, Yorick dirawat dan dibesarkan oleh Mak Encum, neneknya yang buta huruf, dalam kondisi serba kekurangan. Berbagai kejadian dramatis di bangku sekolah dan keadaannya yang miskin, membuat Yorick kecil merasa sangat rendah diri. Dia merasa hidupnya sangat berbeda dengan orang lain. Tapi Mak Encum tak pernah patah semangat. Dia selalu mengajarkan pada Yorick, bahwa setiap orang bisa mengubah hidupnya.

Saat yorick berusia 11 tahun, Mak Encum, satu-satunya orang yang peduli kepadanya, mulai sakit-sakitan. Mereka harus terpisah, yang akhirnya membuat Yorick harus hidup sendiri. Yorick kecil hidup tidak menentu, menggelandang di jalan tanpa tujuan. Namun, pelajaran yang diajarkan Mak Encum untuk hidup mandiri, jujur, rajin, konsisten, dan pantang menyerah, berhasil membuat Yorick mengubah rasa kelaparan, hinaan, dan keterpurukan menjadi sesuatu yang positif, hingga dia berhasil melewati seleksi alam, yang terkuat dan menang. Hidupnya yang selalu tanpa pilihan membuatnya harus bisa melewati rintangan apa saja di hadapannya. Yorick harus berjuang mengandalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya bukan hanya untuk bertahan hidup, tapi juga untuk terus maju. Yorick bertahan hidup dengan bekerja serabutan, mencuci piring, mencuci sepeda motor, kuli angkut, servis komputer, sampai menjadi programmer IT.

Kegigihan Yorick akhirnya membuahkan hasil. Dia bisa membangun usahanya sendiri. Beberapa kali terjatuh, tak membuatnya patah, tetapi semakin menjadikan semangatnya membesar. Tak pernah patah, itulah prinsipnya. Hingga kini, bisnisnya berkembang menjadi jaringan bisnis besar di berbagai negara. Yorick berhasil mengubah diri dan dunianya, dari seorang anak kecil miskin menjadi seseorang yang mampu, mapan dalam segala hal.

Yorick berhasil membuktikan kalimat sakti sang Nenek, bahwa dunia ini adil. Namun, hingga kini, Yorick masih merasa, bahwa semua kebahagiaannya tidak pernah utuh. Sebab dia sama sekali belum pernah membahagiakan Mak Encum yang telah berpulang, yang sebenarnya sangat berhak atas semua pencapaian luar biasanya selama ini. Mak Encum, malaikat tak bersayap, juga raja tanpa mahkota bagi Yorick yang begitu dirindu. Sampai kapan pun, rasa rindu yang dirasakannya akan abadi. Mak Encum, bagi Yorick, selamanya sebagai sang maha guru dengan 1000 pelajaran, yang tak akan mungkin tergantikan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]