Yishuv lama

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Templat:Yishuv haYashan Yishuv lama (bahasa Ibrani: היישוב הישן, ha-Yishuv ha-Yashan) adalah komunitas Yahudi dari selatan provinsi-provinsi Suriah pada periode Utsmaniyah,[1] membentuk aliyah Zionis dan disusul oleh Yishuv baru pada akhir Perang Dunia I. Berlawanan dengan aliyah Zionis berikutnya dan Yishuv baru, yang datang dengan Aliyah Pertama (dari 1882) dan lebih berdasarkan pada ideologi sosialis dan/atau sekuler yang memperjuangkan buruh dan swasembada, Yishuv lama, yang para anggotanya tetap tinggal di dalam atau datang ke Eretz Yisrael pada abad-abad terawal, merupakan Yahudi ultra-ortodoks yang bergantung pada sumbangan luar (Halukka) untuk hidup.

Yishuv lama berkembang setelah periode serangkaian pembersihan komunitas Yahudi di Levant Selatan pada awal Abad Pertengahan, dan terdiri dari tiga gelombang. Kelompok tertua terdiri dari komunitas Yahudi pemakai bahasa Ladino di Galilea dan Musta'arabim pemakai bahasa Yudeo-Arab yang tinggal di Eretz Yisrael pada zaman Utsmaniyah dan akhir zaman Mamluk. Kelompok kedua terdiri dari Yahudi Ashkenazi dan Hasidik yang diimigrasi dari Eropa pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Arus ketiga disusul oleh para anggota Yishuv yang datang pada akhir abad ke-19.[2] Yishuv lama umumnya dibagi dalam dua komunitas independen – Sephardim (yang meliputi Musta'arabim), yang utamanya ditujukan kepada komunitas Yahudi di Galilea dan empat kota suci Yahudi, yang berkembang pada abad ke-16 dan ke-17; dan Ashkenazim, yang berimigrasi dari Eropa utamanya sejak abad ke-18.[3]

Istilah 'Yishuv lama' dibuat oleh para anggota 'Yishuv baru' pada akhir abad ke-19 untuk membedakan diri mereka sendiri dari komunitas Yahudi awal pada umumnya dan dependen secara ekonomi, yang umumnya tinggal di empat kota suci Yudaisme, dan tidak seperti Yishuv baru, tidak memegang kepemilikan lahan dan agribudaya. Selain pusat-pusat Yishuv lama di empat kota suci Yudaisme, yakni Jerusalem, Hebron, Tiberias dan Safed, komunitas yang lebih kecil juga ditemukan di Jaffa, Haifa, Peki'in, Acre, Nablus dan Shfaram. Petah Tikva, meskipun didirikan pada 1878 oleh Yishuv lama, juga didukung oleh Zionis pendatang. Rishon LeZion, pemukiman pertama yang didirikan oleh Hovevei Zion pada 1882, dianggap menjadi permulaan sebenarnya dari Yishuv baru.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Destruction and Reconstruction - the Jewish Quarter. For the 400 years of Ottoman rule in Jerusalem there was a Jewish community living inside the walls of the Old City. The community, which we call the “Old Yishuv,” was not a single, cohesive unit. Until the early 19th century the community consisted mainly of Sephardic Jews, descendants of the exiles from Spain with Ashkenazi (Hassidic and Mitnagdim) and Mizrahi Jews in minority representation. Beginning with the mid-18th century Ashkenazi Jews begin to settle in the city, but not for extended periods. [1]
  2. ^ Gudrun Krämer, A History of Palestine: From the Ottoman Conquest to the Founding of the State of Israel, Princeton University Press, 2008 p.104
  3. ^ Abraham P. Bloch, One a day: an anthology of Jewish historical anniversaries for every day of the year, KTAV Publishing House, 1987, ISBN 978-0-88125-108-1, M1 Google Print, p. 278.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]