Yayasan Cinta Anak Bangsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Informasi Umum[sunting | sunting sumber]

YCAB Foundation Logo

Yayasan Cinta Anak Bangsa

Abbreviation: YCAB Foundation

Tahun didirikan: 13 Agustus 1999

Pendiri: Veronica Colondam

Tipe: Perusahaan Sosial (Social Enterprise)

Program: Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi

Kantor Pusat: Jalan Surya Mandala I No 8D, Jakarta – Indonesia

Area Operasional: Asia Tenggara

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Yayasan Cinta Anak Bangsa, dikenal juga dengan nama YCAB Foundation, berdiri pada 13 Agustus 1999. Berdiri karena keprihatinan Veronica Colondam terhadap banyaknya masalah perilaku berisiko yang dihadapi remaja serta tingginya angka putus sekolah. Sesuai dengan namanya, YCAB adalah simbol ‘cinta’ Veronica kepada anak bangsa sebagai rasa syukurnya atas cinta Tuhan pada hidupnya. Hal ini diwujudkan dengan jelas dalam misi YCAB untuk mencintai sesama dengan memberikan harapan dan kesempatan untuk anak muda prasejahtera.

YCAB fokus di bidang pengembangan anak muda. YCAB percaya bahwa kemandirian ekonomi hanya dapat dibangun melalui pemberian akses edukasi dan ekonomi yang akan menciptakan kesejahteraan berkelanjutan.

Evolusi[sunting | sunting sumber]

YCAB mulai merambah ke dunia pendidikan dengan mendirikan Rumah Belajar pada tahun 2003. Kemudian pada tahun 2010 YCAB memulai program keuangan ultra mikro bersyarat pendidikan melalui Koperasi YCAB.Program pemberdayaan ekonomi ini dilakukan dengan memberikan pinjaman modal usaha ultra mikro kepada ibu-ibu pra sejahtera guna meningkatkan perekonomian keluarganya sehingga pendidikan anak-anak mereka terjamin. Selama periode peminjaman, anak dari para ibu ini dilarang putus sekolah.

Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa Rumah Belajar yang setelah putus dari sekolah formal, tetap tidak bisa melanjutkan pendidikan di Rumah Belajar karena tidak mampu mengeluarkan ongkos transportasi. YCAB memberikan syarat jaminan pendidikan untuk anak-anak para ibu peminjam atau para ibu ini boleh mengajak anak-anak di sekitar mereka yang putus sekolah untuk belajar di Rumah Belajar. Sejak tahun 2014, dengan izin dan lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), program pemberdayaan ekonomi unik yang bersyarat pendidikan ini kemudian beroperasi di bawah PT. Modal VenturaYCAB, yang juga dikenal dengan branding YCAB Ventures.

YCAB tidak hanya menjangkau kalangan pra-sejahtera atau marginal di Indonesia. Pada akhir tahun 2006, YCAB International Inc. didirikan di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, terstruktur sebagai organisasi non-profit 501(c)(3) dengan kantor pusat di kota New York. Tahun 2013, proyek internasional YCAB telah berjalan di enam negara lainnya: Afghanistan, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Uganda, dan Laos.

Program di Afghanistan dilaksanakan dengan pemberdayaan perempuan melalui olahraga. Di negara Myanmar, YCAB melaksanakan dua buah program. Program pertama memberikan pelatihan kemampuan dasar ilmu komputer terhadap 20 guru dan 100 murid (usia 11-16 tahun) sekolah negeri setempat. Program kedua menjalankan mobile clinic yang memberikan pengecekan kesehatan dan higienitas anak-anak. Program pelatihan ilmu dasar komputer bagi anak-anak juga dilaksanakan di Pakistan. Di negara ini pula YCAB memberikan pelatihan menjahit bagi perempuan-perempuan setempat agar dapat memberdayakan perekonomian keluarga. Program serupa dilaksanakan di Uganda disertai pelatihan kepemimpinan bagi perempuan. Namun berdasarkan perubahan arah strategis, YCAB menghentikan program di luar geograpfis Asia Tenggara. Sejak saat itu, YCAB hanya beroperasi di negara-negara berkembang di wilayah Asia Tenggara. Oleh karena itu, program YCAB yang terus berjalan hingga sekarang berada di negara Myanmar dan Laos.

Pada awal 2013, YCAB menduduki peringkat 74 dari Top 100 NGO terbaik di dunia oleh NGO Advisor, organisasi media independen yang fokus pada isu sosial dan pembangunan dan berpusat Jenewa, Swiss. Seratus NGO tersebut diseleksi dan diperingkat berdasarkan kriteria dampak, inovasi, dan keberlanjutan dari kegiatan yang dilakukan.  Tahun 2015, YCAB naik ke peringkat  63 dan peringkat 49 di Top 500 NGO Advisor pada tahun 2016. Tahun 2017, YCAB kembali naik ke peringkat 44. Tahun 2019, YCAB kembali naik ke peringkat 35.

YCAB ada di antara sedikit organisasi nirlaba di Asia bahkan di dunia pada umumnya yang diapresiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui pemberian status UN-ECOSOC General Consultative Status. YCAB juga merupakan NGO pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi ISO9001: 2008 sebagai jaminan kualitas manajemen dan telah berhasil menerapkan balanced score card Norton-Kaplan untuk terus meningkatkan kualitas manajemen. Didukung oleh layanan pro bono dari beberapa konsultan dunia seperti Accenture, Boston Consulting Group (BCG), Palladium dan PWC, YCAB sekarang berada di jalur untuk terus tumbuh dengan kepercayaan diri.

Dampak Sosial[sunting | sunting sumber]

Evolusi YCAB dari impact only menjadi organisasi yang impact first ditandai dengan cara pendanaannya yang lebih variative dan inklusif; dari non-profit yang berbasis donasi hingga kini menjadi perusahaan sosial yang berkelanjutan (social enterprise) yang dapat menerima investasi sosial. Sejak awal, YCAB memang telah memiliki beberapa perusahaan unit bisnis dan sebuah koperasi (yang kemudian meniadi YCAB Ventures) untuk menjalankan program keuangan mikro yang bersyarat pendidikan tersebut.

Model usaha seperti ini dapat dilihat dalam Model Perubahan (tabel di bawah) yang mengaitkan pemberdayaan ekonomi dengan pendidikan. Hal ini jadi kunci keunikan YCAB karena YCAB percaya bahwa pendidikanlah yang dapat memotong siklus kemiskinan secara sustainable.

Kini YCAB Ventures telah menjangkau 158.013 perempuan pedagang ultra mikro menurut data yang telahdihimpun hinggaakhir Juni 2019. Profil sebagian besar dari mereka bergerak di bidang retail (warung) dan penyedia makanan. Dengan dukungan usaha bagi para ibu, maka stabilitas ekonomi keluarga dapat terbantu. Intervensi kredit mikro YCAB terbukti meningkatkan profit mereka dua  kali lipat setelah dua tahun menjadi peminjam aktif. Bahkan sebagian besar dari mereka berhasil memiliki tabungan yang tidak dimiliki sebelumnya.

Kesuksesan intervensi ini telah masuk jurnal akademis Emerald Insight tahun 2016 yang membuktikan kredit mikro bersyarat pendidikan ala YCAB secara signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendiri YCAB percaya bahwa pendidikanlah yang dapat memutus kemiskinan secara sustainable. Dengan premis atau model perubahan ini, YCAB mengintegrasikan program pendidikan ke dalam program pemberdayaan ekonomi.


Model Perubahan YCAB[sunting | sunting sumber]

Akses Permodalan >> Penghasilan Stabil[sunting | sunting sumber]

Sejak 1999, YCAB telah memberdayakan jutaan anak, remaja dan keluarga mereka melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. YCAB melalui YCAB Ventures memperjuangkan ‘kredit mikro bersyarat pendidikan’ ketika pendidikan anak-anak penerima manfaat dijadikan prasyarat untuk akses modal usaha. Ilustrasi sederhananya, para penerima manfaat yang merupakan ibu-ibu prasejahtera dapat meminjam Rp1 juta – 5 juta dengan syarat selama periode peminjaman anak mereka dilarang putus sekolah atau para ibu ini boleh mengajak anak-anak di sekitar mereka yang putus sekolah untuk belajar di Rumah Belajar.

Ini menjadi letak keunikan program YCAB Ventures dibandingkan institusi pemberian kredit yang lain. Menjadikan pemberian kredit mikro sebagai sarana untuk mencapai tujuan yaitu pendidikan untuk semua. Inovasi ini telah membawa ribuan anak putus sekolah dapat melanjutkan pendidikannya dan membawa banyak keluarga pra sejahtera keluar dari kemiskinan.

Hingga saat ini, total pinjaman yang sudah diberikan bernilai lebih dari 1 triliun rupiah dengan tingkat Non Performing Loan sebesar 5.42%. Sistem ini telah memungkinkan keberlanjutan untuk operasional YCAB.

YCAB Ventures menawarkan para investor untuk berpartisipasi dalam paket investasi sosial yang memberikan pengembalian pasar dengan tenor lima tahun dan dampak sosial yang jelas kepada kalangan pra sejahtera.

Penghasilan Stabil >> Akses Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Rumah Belajar YCAB memiliki fokus untuk menyediakan pendidikan bagi anak putus sekolah dan remaja yang kurang mampu. YCAB memberikan sertifikasi Pendidikan Dasar, Inklusi Digital, dan Sastra Inggris dari universitas setempat. Kelas kejuruan kami disertifikasi oleh para pemimpin industri.


YCAB menawarkan pendidikan yang terjangkau dengan biaya Rp 10.000 / bulan (+/- US $ 1 / bulan) per siswa untuk semua program, yang ditujukan untuk keluarga pra sejahtera.

Akses Pendidikan >> Lulusan Bekerja[sunting | sunting sumber]

Sejumlah lebih dari 53,000 anak putus sekolah telah mengikuti Rumah Belajar YCAB dan mengambil bagian dalam satu atau lebih program pendidikan yang ditawarkan sejak tahun 1999. Pendidikan itu hebat tetapi apa yang mereka lakukan setelah lulus adalah faktor yang jauh lebih penting yang akan mendukung mereka menjadi mandiri secara finansial. Paket kursus komputer, bahasa Inggris serta pelatihan vokasional akan memperluas kesempatan lulusan Rumah Belajar YCAB untuk lebih siap bersaing di dunia kerja. Berdasarkan Impact Report YCAB per Desember 2019, 86% lulusan YCAB mendapatkan pekerjaan setelah lulus.

Anak Muda Mandiri >> Kontribusi Balik[sunting | sunting sumber]

Bagian terakhir dari pekerjaan YCAB adalah memungkinkan lulusan programnya untuk berkontribusi balik.

Setelah para lulusan program menjadi mandiri, YCAB mendorong mereka dengan memilih menjadi:

-      Relawan YCAB

-      Tenaga pengajar di Rumah Belajar YCAB

-      Menyisihkan sebagian pendapatan mereka ke dalam investasi sosial YCAB Ventures.

YCAB berharap dapat menciptakan reksa dana yang dirancang khusus untuk pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang memungkinkan lulusan Rumah Belajar turut berkontribusi. Dana yang mereka investasikan akan menjadi bagian dari pinjaman kredit mikro dan menciptakan dampak sosial yang besar untuk orang lain. Ini cara YCAB menciptakan siklus perubahan sosial yang berkelanjutan. 


Diawali dengan enam pegawai dan lima penasihat serta sejumlah pakar sebagai relawan yang membantu YCAB ketika berdiri padatahun 1999, YCAB kini telah berkembang menjadi perusahaan sosial dengan lebih dari 800 pegawai. Kemudian dalam dua dekade ini telah mendapatkan dukungan 17.227 relawan dari 33 negara. Dalam hal program, YCAB juga telah tumbuh secara eksponensial. Diawali dengan menjangkau sekitar 2.000 anak muda pada tahun 1999, kini YCAB telah melebarkan sayapnya untuk melayani lebih dari 3,5 juta anak muda yang berada di dasar piramida sosial.

Pendanaan[sunting | sunting sumber]

funding mechanism in ycab group

Pendanaan utama YCAB datang dari dua sumber, internal dan eksternal. Kemitraan dengan perusahaan lokal dan perusahaan multinasional melalui dana CSR adalah pendanaan eksternal yang diinvestasikan secara berkesinambungan dalam program-program YCAB. Hal ini yang kami sebut sebagai “investasi sosial” karena business model YCAB memang sanggup membuat dana CSR menjadi dana bergulir yang sustainable.

Secara internal, cara shared services dengan unit-unit bisnisnya telah memampukan YCAB mengalokasikan 100% donasi publik untuk langsung mendukung program-programnya.

Selama bertahun-tahun, YCAB telah berevolusi menjadi social enterprise group dengan beberapa unit bisnis. Sejumlah unit bisnis YCAB, yang terdiri dari PT YADA Indonesia, PT Terrazone, Klinik Kecantikan Beauty Inc., dan perusahaan modal ventura YCAB Venturesyang menjalankan kegiatan pinjaman mikro yang terkait dengan dan bersyarat pendidikan. Total aset YCAB Social Enterprise pada tahun 2018 adalah sebesar 152,25 miliar rupiah.

Target[sunting | sunting sumber]

Setelah dua puluh tahun berdiri, YCAB terus berupaya membawa perubahan sosial yang lebih besar. Pada tahun 2020, YCAB memiliki target untuk bisa menjangkau dan menyentuh kehidupan lima juta anak muda di Asia Tenggara. Untuk mencapai hal tersebut, YCAB mengumpulkan dana CSR dan mengembangkan dana investasi sosial dengan pembentukan social investment fund di bawah YCAB Ventures.

Dalam hal program, ada beberapa rencana program yang akan dilakukan YCAB untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia khususnya anak muda untuk menjadi lebih unggul dengan:

-      Mengembangkan kurikulum gaya hidup sehat bertema olahraga dan soft skills serta coding dan multimedia untuk diterapkan di Rumah Belajar dan Akademi Komunitas (community college) di bawah naungan YCAB

-      Mengajukan beberapa program studi baru untukcommunity college atau pusat pendidikan setaraf sekolah tinggi yang merupakan tahap lanjutan dari Rumah Belajar

-      Memberikan beasiswa perguruan tinggi kepada anak-anak dari penerima manfaat program microfinance YCAB sebagai cara untuk meningkatkan jenjang pendidikan anak mereka

-      Menyiapkan produk pinjaman yang lebih berfokus pada pendidikan

Pranala luar[sunting | sunting sumber]