Wikipedia:Evaluasi penghapusan/Cyber City di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Anda dapat mengundang pengguna lain untuk berpartisipasi dalam diskusi, salin dan tempelkan kode berikut ini pada halaman pengguna yang akan diundang:
{{Gnt:Undangan diskusi|Wikipedia:Evaluasi penghapusan/Cyber City di Indonesia}}


Cyber City di Indonesia · (pembicaraan · log · pranala balik · pantau) · [log penghapusan][sunting sumber]

Pengusul: Paulina Damayanti (b • k • l) · Status:    Selesai

Alasan Pengusulan

Paulina Damayanti (bicara) 12 Maret 2015 08.40 (UTC)

Cyber city adalah kota yang memiliki infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang memadai secara kualitas dan kuantitas, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di bidang informasi teknologi.
Kata cyber kepanjangan dari cyberspace, yaitu jaringan komputer global yang terhubung melalui infrastruktur komputer yang memfasilitasi bentuk interaksi didalamnya dan memungkinkan orang membangun diri dan dunia barunya [1].

==Indikator konsep cyber city ==

Sebuah kota dapat disebut sebagai kota cyber atau cyber city apabila memenuhi indikator perkembangan penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union. Berikut ini merupakan indikator utama yang digunakan untuk mengukur tingkat perkembangan penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi di suatu wilayah dari suatu wilayah :

  • Besarnya kegunaan

Ukuran didasarkan pada pengguna per kapita dan sejauh mana masyarakat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dan internet

  • Persebaran geografis

Ukuran konsentrasi internet, mulai dari ada hingga dengan persebarannya di suatu wilayah

  • Penyerapan sektoral

Ukuran tingkat pemanfaatan internet dalam pendidikan, komersial, kesehatan dan sektor publik.

Ukuran berdasarkan bandwidth bacbone internasional dan domestik, pertukaran poin dan metode akses pengguna.

  • Infrastruktur organisasi

Ukuran didasarkan pada keadaan industri telekomunikasi khususnya provider internet.

  • Kecanggihan pengguna

Ukuran karakteristik pengguna dari konvensional ke inovasi yang canggih.

== Pranala luar ==
http://www.itu.int/en/itutelecom/Pages/default.aspx
http://ppid.kominfo.go.id/
www.mpr.go.id
https://projects.eff.org/~barlow/Declaration-Final.html

== Referensi ==
[2]
[3]

[4]

  1. ^ Bell, D. (2001). An Introduction to Cyberculture. London : Routledge
  2. ^ Bell, D. (2001). An Introduction to Cyberculture. London : Routledge
  3. ^ Dominick, J.R. (1996). The Dynamic of Mass Communication (5thEdition ed.).New York, United States of America:McGraw-Hill
  4. ^ Gran,A.E. & Meadows, J.H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12th Edition. Focal Press