Lompat ke isi

Wikipedia:Artikel pilihan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Wikipedia:Artikel Pilihan)
Bantuan · Komunitas · Portal · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 391 artikel pilihan dari 699.290 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.788 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang () pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus singgahan

Artikel pilihan
2004 2005
2006 2007
2008 2009
2010 2011
2012 2013
2014 2015
2016 2017
2018 2019
2020 2021
2022 2023
2024 2025
Menurut topik
Usulan

Artikel pilihan:

Artikel pilihan periode ini

Anggota tim Zimbabwe merayakan kemenangan mereka atas Polandia.

Tim nasional hoki putri Zimbabwe memenangkan medali emas dalam turnamen hoki putri pada Olimpiade Musim Panas 1980 di Moskwa, ibu kota Uni Soviet. Skuat yang terdiri dari 16 orang perempuan, semuanya berasal dari minoritas kulit putih Zimbabwe, dikumpulkan kurang dari sebulan sebelum Olimpiade dimulai untuk mengisi tempat yang kosong akibat pemboikotan Olimpiade oleh beberapa negara. Zimbabwe menjadi juara dalam turnamen berformat setengah kompetisi dengan meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Hal ini dianggap sebagai kejutan besar, terutama mengingat kurangnya persiapan dan pengalaman tim ini. Kisah ini disebut sebagai sebuah "cerita dongeng yang sangat menarik". Medali emas ini merupakan medali pertama bagi Zimbabwe di ajang Olimpiade, diraih saat terjadi transisi politik hebat di negara tersebut. Olimpiade 1980 merupakan edisi pertama yang mempertandingkan hoki lapangan putri dan yang pertama menyertakan Zimbabwe dengan namanya saat ini, setelah dilarang mengikuti tiga edisi Olimpiade terakhir karena alasan politik, negara ini terakhir kali berpartisipasi sebagai Rhodesia pada tahun 1964. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: KiblatYohanes CalvinManonga Napitupulu


Seorang Muslim berdoa ke arah Ka'bah, kiblat umat Islam, di Masjidil Haram.

Kiblat adalah arah yang digunakan umat Islam dalam berbagai konteks ibadah, termasuk salat. Arah ini menuju kepada bangunan Ka'bah di Masjidil Haram, Mekkah. Dikenal dua cara menghadap kiblat, yaitu jihatul ka'bah (kira-kira mengarah ke Ka'bah) atau 'ainul ka'bah (persis mengarah). Saat ini, definisi teknis kiblat yang paling umum adalah arah yang ditunjukkan lingkaran besar pada bola dunia yang menghubungkan suatu tempat dengan Ka'bah, sehingga memungkinkan perhitungan arah kiblat dengan rumus trigonometri menggunakan koordinat setempat serta koordinat Ka'bah. Dalam dua kali setahun (yaitu 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB) Ka'bah berada di bawah posisi matahari sehingga arah kiblat dapat diketahui dari bayangan benda tegak. Dalam arsitektur masjid, umumnya terdapat mihrab yaitu sebuah relung yang menunjukkan sisi kiblat. Umat Islam awal menggunakan metode-metode tradisional untuk mencari arah kiblat dari tempat yang jauh dari Mekkah. Sejak berkembangnya astronomi di Dunia Islam, berbagai metode matematis ditemukan oleh para ilmuwan, termasuk Habasy al-Hasib, An-Nairizi, dan Ibnu Yunus. Kini, umat Islam juga menggunakan alat bantu seperti kompas kiblat dan perangkat lunak untuk menemukan arah ini. (Selengkapnya...)

Djadoeg Djajakoesoema

Djadoeg Djajakoesoema (1918–1987) adalah seorang sutradara film dan promotor seni tradisional asal Indonesia. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah. Djajakoesoema tertarik dengan kesenian sejak masih muda, dan lalu memilih untuk berkarier dalam teater. Selama pendudukan Jepang mulai tahun 1943 hingga 1945, ia menjadi seorang penerjemah dan aktor, dan sepanjang revolusi nasional selama empat tahun berikutnya, ia bekerja untuk divisi pendidikan militer, sejumlah kantor berita dan dalam drama. Pada tahun 1951, Djajakoesoema bergabung dengan Perusahaan Film Nasional (Perfini) atas undangan dari Usmar Ismail. Setelah memulai debut karier penyutradaraannya dengan film Embun, Djajakoesoema merilis sebelas film dengan Perfini sebelum kemudian keluar dari perusahaan tersebut pada tahun 1964. Ia lalu kembali ke teater tradisional Indonesia, termasuk wayang. Walaupun ia tetap menyutradarai sejumlah film di luar Perfini, sebagian besar energinya didedikasikan untuk mempromosikan seni tradisional dan mengajar sinematografi. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula