Wakorumba Utara, Buton Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Wakorumba Utara
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Tenggara
KabupatenButon Utara
Pemerintahan
 • Camat-
Luas245,26 km²
Jumlah penduduk7.647 jiwa
Kepadatan31,18 jiwa/km²
Desa/kelurahan13 Desa/1 UPT

Wakorumba Utara adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Wakorumba memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatas dengan Selat Wawonii
  • Sebelah Timur berbatas dengan Kec. Kulisusu Utara
  • Sebelah Selatan berbatas dengan Kab. Muna
  • Sebelah Barat berbatas dengan Selat Buton Kecamatan Wakorumba

Secara administratif terdiri dari 11 desa, 2 kelurahan, dan 1 Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) dengan luas daratan Kecamatan Wakorumba seluas 245,26 km2 atau 24.526 hektar.

Desa Wantulasi merupakan desa terluas yaitu seluas 33,28 km2 atau 13,57 persen dan desa terkecil yaitu Kelurahan Labuan seluas 4,57 km2 atau 1,86 persen dari luas Kecamatan Wakorumba. [[1]]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Wilayah administratif Kecamatan Wakorumba tahun 2018 terdiri dari 11 desa, 2 kelurahan dan 1 unit permukiman transmigrasi yang terbagi dalam 33 dusun serta 63 RT.

Bila kita melihat keadaan prasarana pemerintahan Desa/Kelurahan di Kecamatan Wakorumba pada tahun 2018 tercatat kantor desa/kelurahan sebanyak 14 unit dan 14 unit balai desa, serta 7 unit sanggar PKK.

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk di Kecamatan Wakorumba Utara pada tahun 2018 yaitu sebanyak 7.647 orang, dengan jumlah penduduk perempuan lebih banyak dari laki-laki.

Penduduk terbanyak terdapat di Desa Labuan yaitu sebanyak 1.274 orang, sedangkan penduduk paling sedikit terdapat di Desa UPT. Laeya, yaitu sebanyak 194 orang. Piramida penduduk Kecamatan Wakorumba Utara berbentuk segitiga sehingga piramida penduduk Kecamatan Wakorumba Utara termasuk piramida penduduk ekpansif. Artinya tingkat fertilitas di Kecamatan Wakorumba masih tinggi, dan angka harapan hidup masih cukup rendah.

Sosial[sunting | sunting sumber]

Pada tahun ajaran 2018/2019, jumlah Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Wakorumba berjumlah 11 unit dengan jumlah guru sebanyak 39 orang dan murid 465. Sementara itu, Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Wakorumba Utara terdapat 13 unit yang tersebar di tiap desa/kelurahan dengan jumlah guru sebanyak 84 orang dan murid sebanyak 1.032 orang.

Untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) pada tahun 2018 terdapat 3 unit dengan jumlah guru sebanyak 36 orang dan murid sebanyak 428.

Sedangkan pada tahun yang sama terdapat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sebanyak 2 unit dengan jumlah guru 27 orang dan murid 428 orang.

Di Kecamatan Wakorumba pada tahun 2018 fasilitas kesehatan yang ada pada saat ini berupa 2 unit puskesmas, 13 unit puskesmas pembantu (Pustu), 10 unit posyandu, dan 1 apotek. yang tersebar di beberapa Desa/Kelurahan. Sedangkan terdapat tenaga kesehatan yaitu 14 orang dukun beranak.

Berdasarkan jenis penyakit yang tercacat di puskesmas Kecamatan Wakorumba Utara pada tahun 2018 bahwa jenis penyakit yang memiliki jumlah pasien terbanyak adalah jenis penyakit ISPA dengan jumlah pasien sebanyak 931 orang.

Pada tahun 2018, jumlah sarana peribadatan di Kecamatan Wakorumba Utara yaitu sebanyak 16 masjid, 4 surau/mushalla, 1 pura.

Kecamatan Wakorumba memiliki beberapa fasilitas olahraga yang terdiri dari 4 lapangan sepak bola, 10 lapangan bola voli, 2 lapangan bulu tangkis, 3 biliard.

Pada tahun 2018, jumlah penyandang cacat di Kecamatan Wakorumba Utara sebesar 50 orang.

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Kegiatan pembangunan pada sektor Pertanian di Kecamatan Wakorumba Utara tahun 2018. Data tersebut meliputi penggunaan tanah, tanaman pangan, tanaman perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, yang biasanya ditanami padi sawah tanpa memandang dari mana diperoleh atau status lahan tersebut.

Tegal atau Kebun adalah lahan pertanian bukan sawah (lahan kering) yang ditanami tanaman semusim atau tahunan dan terpisah dengan halaman sekitar rumah serta penggunaannya tidak berpindah pindah.

Ladang atau Huma adalah lahan pertanian bukan sawah (lahan kering) yang biasanya ditanami tanaman semusimbila sudah tidak subur lagi (berpindah-pindah).

Lahan yang sementara tidak diusahakan adalah lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari 1 (satu) tahun tetapi kurang dari atau sama dengan 2 (dua) tahun) tidak diusahakan, termasuk lahan sawah yang tidak diusahakan selama lebih dari 2 (dua) tahun.

Produksi tanaman pangan merupakan hasil perkalian antara luas panen dengan produktivitas.

Tanaman sayuran semusim adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah, dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun.

Tanaman buah-buahan semusim adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah,berumur kurang dari satu tahun, tidak berbentuk pohon/rumpun tetapi menjalar dan berbatang lunak.

Tanaman buah-buahan tahunan adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah dan merupakan tanaman tahunan.

Tanaman sayuran tahunan adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun dan atau buah yang berumur lebih dari satu tahun.

Tanaman biofarmaka adalah tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik, dan kesehatan yang dikonsumsi atau digunakan dari bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, buah, umbi (rimpang) ataupun akar.

Tanaman hias adalah tanaman yang mempunyai nilai keindahan baik bentuk, warna daun, tajuk maupun bunganya, sering digunakan untuk penghias pekarangan.

Luas panen tanaman hortikultura adalah luas tanaman sayuran, buahbuahan, biofarmaka, dan tanaman hias yang diambil hasilnya/dipanen pada periode pelaporan.

Pertanian di kecamatan Wakorumba Utara terdiri dari :

  • Sayur-Sayuran, Produksi sayur-sayuran di kecamatan Wakorumba Utara meliputi terung, kacang panjang, Tomat, Cabai Rawit dan Bawang merah.
  • Buah- Buahan, Produksi buah-buahan di Kecamatan Wakorumba Utara meliputi Jambu Air, Rambutan, Pepaya, Pisang, Jeruk, Durian dan Mangga.

Perdagangan[sunting | sunting sumber]

Ditinjau dari sarana perekonomian yang terdapat di Kecamatan Wakorumba pada tahun 2018, tercatat jumlah pasar permanen sebanyak 10, kios sebanyak 178, toko sebanyak 9, serta rumah makan sebanyak 10 unit. Pada tahun yang sama terdapat 18 bengkel di Wakorumba Utara.

Energi[sunting | sunting sumber]

Pertambangan/Penggalian[sunting | sunting sumber]

Pertambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, di bawah permukaan bumi dan di bawah permukaan air.

Di Kecamatan Wakorumba sampai dengan tahun 2018 belum ada perusahaan pertambangan, yang ada adalah usaha penggalian golongan C yang diusahakan oleh masyarakat.

Penggalian Golongan C adalah kegiatan penggalian pada wilayah permukaan bumi yang berpotensi merusak lingkungan hidup. Bahan bahan galian golongan C (Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980) antara lain:

  • Nitrat, Phosphate, garam batu;
  • Asbes, talk, mika, grafit, magnesit;
  • Yarosit, leusit, tawas (alam), oker
  • Batu permata, batu setengah permata;
  • Pasir kwarsa, kaolin, feldspar, gips, bentonite;
  • Batu apung, tras, obsidian, perlit, tanah diatome, tanah serap;
  • Marmer, batu tulis;
  • Batu Kapur, dolomite, kalsit;
  • Granit, andesit, basal, trakhit, tanah liat, dan pasir sepanjang tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan A dan golongan B dalam jumlah yang berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan.

Listrik[sunting | sunting sumber]

Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah Perusahaan Umum Milik Negara yang mempunyai aktivitas kegiatan pembangkitan, transmisi, dan distribusi tenaga listrik.

Keluarga/Rumah Tangga/ Rumah Tempat Tinggal pengguna Listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah keluarga pelanggan/pengguna listrik yang disalurkan PLN.

Keluarga/ Rumah Tangga/ Rumah Tempat Tinggal pengguna Listrik non Perusahaan Listrik Negara (NON-PLN) adalah keluarga pelanggan/pengguna listrik selain dari PLN, misalnya diesel atau generator, listrik yang diusahakan oleh pemerintah daerah, swasta, dan listrik swadaya masyarakat.

Air Minum[sunting | sunting sumber]

Perusahaan Air Bersih adalah perusahaan yang mempunyai aktivitas dalam penampungan, penjernihan, dan penyaluran air baku atau air bersih dari terminal air melalui saluran air pipa.

Keuangan dan Harga[sunting | sunting sumber]

Keuangan Pemerintah Daerah Aktivitas keuangan pemerintah daerah yang dicakup terdiri dari keuangan pemerintah Propinsi dan keuangan pemerintah Kabupaten/Kota.

Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sangat bergantung dari tersedianya sumber-sumber pendapatan daerah baik yang berasal dari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun sumber dana yang berasal bantuan pemerintah pusat dan atau setingkat di atasnya bagi pemerintah tingkat kabupaten dan kota.

Sumber - sumber pembiayaan pembangunan dan rutin dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Buton Utara terdiri dari bagian sisa lebih perhitungan anggaran tahun yang lalu, bagian pendapatan asli daerah sendiri, dana perimbangan dan dana lain- lain dari pendapatan yang sah. Secara makro rencana dan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah tampak meningkat setiap tahunnya.

Harga-Harga Kegiatan pendataan harga pada kurun waktu tertentu merupakan suatu aktivitas dalam rangka memantau kegiatan perekonomian, karena harga merupakan salah satu indikator makro untuk mengukur tingkat stabilitas ekonomi atau keseimbangan antara penawaran dan permintaan akan barang dan jasa.

Data harga yang disajikan meliputi:

  1. Harga eceran beberapa jenis barang beberapa pasar di Kabupaten Buton Utara.
  2. Indeks harga yang diterima dan dibayar Petani. Harga eceran beberapa jenis barang di beberapa pasar di Kabupaten Buton Utara diolah dari hasil survei bulanan BPS Kabupaten Buton Utara.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Utara Kecamatan Wakorumba Utara [1]