Wabah Antoninus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Malaikat maut mendobrak pintu saat wabah Roma; digambar oleh Levasseur setelah Jules-Elie Delaunay.

Wabah Antoninus dari tahun 165–180 Masehi, yang juga dikenal sebagai Wabah Galen (dari nama dokter Yunani yang tinggal di Kekaisaran Romawi yang menjelaskannya), adalah sebuah wabah kuno yang terbawa ke Kekaisaran Romawi oleh pasukan yang kembali dari kampanye-kampanye di Timur Dekat. Para sarjana menduga bahwa wabah tersebut adalah variola[1] atau campak,[2][3] namun sebab pastinya masih belum jelas. Wabah tersebut merenggut nyawa kaisar Romawi, Lucius Verus, yang wafat pada 169 dan salah satu pemangku raja Marcus Aurelius Antoninus, yang marganya, Antoninus, dikaitkan dengan wabah tersebut. Penyakit tersebut terjadi lagi sembilan tahun kemudian, menurut sejarawan Romawi Dio Cassius (155–235), yang menyebabkan 2,000 orang tewas sehari di Roma, satu dari empat orang terkena dampaknya, yang membuat penyakit tersebut memberikan tingkat kematian sekitar 25%.[4] Jumlah korban tewasnya sekitar lima juta,[5] dan penyakit tersebut menewaskan dua dari tiga populasi di beberapa tempat dan melumpuhkan tentara Romawi.[6]

Sumber-sumber kuno sepakat bahwa wabah tersebut mula-mula muncul pada masa pengepungan Seleucia oleh Romawi pada musim dingin 165–166.[7] Ammianus Marcellinus melaporkan bahwa wabah tersebut menyebar sampai Gaul dan legiun-legiun di sepanjang Rhine. Eutropius memperkirakan bahwa populasi besar tewas di seluruh Kekaisaran tersebut.[8]

Rafe de Crespigny berkesimpulan bahwa wabah tersebut juga terjadi di Tiongkok Han Timur sebelum tahun 166, dengan memberikan catatan-catatan wabah dalam catatan-catatan Tiongkok. Wabah tersebut berdampak pada budaya dan kesusastraan Romawi, dan berdampak pada hubungan dagang India dengan Romawi di Samudera Hindia.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ H. Haeser's conclusion, in Lehrbuch der Geschichte der Medicin und der epidemischen Krankenheiten III:24–33 (1882), followed by Zinsser in 1935.
  2. ^ "There is not enough evidence satisfactorily to identify the disease or diseases" concluded J. F. Gilliam in his summary (1961) of the written sources, with inconclusive Greek and Latin inscriptions, two groups of papyri and coinage.
  3. ^ The most recent scientific data have eliminated this possibility. See Y. Furuse, A. Suzuki and H. Oshitani, “Origin of the Measles Virus: Divergence from Rinderpest Virus Between the 11th and 12th Centuries,” Virology 7 (2010), pp. 52–55.
  4. ^ Dio Cassius, LXXII 14.3–4; his book that would cover the plague under Marcus Aurelius is missing; this later outburst was the greatest of which the historian had knowledge.
  5. ^ "Past pandemics that ravaged Europe", BBC News, November 7, 2005
  6. ^ Plague in the Ancient World
  7. ^ Martin Sicker, (2000). "The Struggle over the Euphrates Frontier". The Pre-Islamic Middle East. (Greenwood) 2000:p.169 ISBN 0-275-96890-1.
  8. ^ Eutropius XXXI, 6.24.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Bruun, Christer, "The Antonine Plague and the 'Third-Century Crisis'," in Olivier Hekster, Gerda de Kleijn, Danielle Slootjes (ed.), Crises and the Roman Empire: Proceedings of the Seventh Workshop of the International Network Impact of Empire, Nijmegen, June 20–24, 2006. Leiden/Boston: Brill, 2007 (Impact of Empire, 7), 201–218.
  • Gilliam, J. F. "The Plague under Marcus Aurelius". The American Journal of Philology 82.3 (July 1961), pp. 225–251.
  • Hill, John E. (2009). Through the Jade Gate to Rome: A Study of the Silk Routes during the Later Han Dynasty, First to Second Centuries CE. BookSurge. ISBN 978-1-4392-2134-1.
  • Littman, R.J. and Littman, M.L. "Galen and the Antonine Plague". The American Journal of Philology, Vol. 94, No. 3 (Autumn, 1973), pp. 243–255.
  • Marcus Aurelius. Meditations IX.2. Translation and Introduction by Maxwell Staniforth, Penguin, New York, 1981.
  • McNeill, William H. Plagues and Peoples. Bantam Doubleday Dell Publishing Group, Inc., New York, 1976. ISBN 0-385-12122-9.
  • Pulleyblank, Edwin G. "The Roman Empire as Known to Han China", Journal of the American Oriental Society, Vol. 119, No. 1 (1999), pp. 71–79
  • de Crespigny, Rafe. (2007). A Biographical Dictionary of Later Han to the Three Kingdoms (23-220 AD). Leiden: Koninklijke Brill, pp 514-515, ISBN 978-90-04-15605-0.
  • Zinsser, Hans. Rats, Lice and History: A Chronicle of Disease, Plagues, and Pestilence (1935). Reprinted by Black Dog & Leventhal Publishers, Inc. in 1996. ISBN 1-884822-47-9.