Vokal tengah madya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Vokal tengah madya
ə
Nomor IPA322
Pengkodean karakter
Entitas (desimal)ə
Unikode (heks)U+0259
X-SAMPA@
Kirshenbaum@
Braille⠢ (braille pattern dots-26)
Sampel suara

Vokal tengah madya atau juga dikenal sebagai pepet (atau schwa) adalah tipe suara vokal, digunakan dalam beberapa bahasa lisan. Simbol dalam Alfabet Fonetis Internasional yang melambangkan suara ini adalah ə, yang merupakan huruf e yang diputar. Dalam Handbook of the International Phonetic Association Buku panduan Alfabet Fonetis Internasional, kebulatan dari [ə] tidak ditentukan,[1] biasanya lebih sering ditemukan dalam bentuk takbulat daripada bulat. Ahli fonetis Jane Setter menjelaskan bahwa varian takbulat diucapkan sebagai berikut: "[ə] adalah suara yang pada dasarnya dapat dihasilkan dengan mengendurkan artikulator di rongga mulut dan bersuara."[2] Untuk menghasilkan varian yang membulat, yang perlu dilakukan selain itu adalah membulatkan bibir.

Dalam Bahasa Afrikaans, vokal bulat dan tak bulat dikontraskan penggunaannya untuk vokal tengah madya ini. Biasanya ditranskripsi dengan œ. Kontrasnya tidak terlalu stabil, dan banyak penutur menggunakan vokal yang tidak bulat dalam kedua kasus tersebut.[3]

Dalam bahasa Denmark[4] dan Luksemburg,[5] bahasa tersebut memiliki vokal tengah madya yang relatif bulat. Dalam bahasa lain, pembedaan diiringi oleh perubahaan ketinggian vokal dan/atau kebelakangan vokal. Contoh, dalam bahasa Belanda, alofoni takbulat dari /ə/ adalah vokal takbulat tengah madya [ə], tapi dalam alofoni bulat, berubah menjadi vokal bulat setengah tertutup depan ø, yang mirip dengan alofoni dari /ʏ/.[6]

Simbol ə sering digunakan di vokal tak tertekan manapun, meskipun keakuratan fonemnya tidak terlalu jelas.

Vokal takbulat tengah madya[sunting | sunting sumber]

Vokal takbulat tengah madya sering dilambangkan dengan simbol [ə]. Jika dibutuhkan perincian, maka dapat menggunakan simbol yang merupakan vokal takbulat setengah tertutup tengah dengan diakritik penurun, [ɘ̞]. Kemungkinan lain juga dapat menggunakan simbol dari vokal takbulat setengah terbuka tengah dengan diakritik naik, [ɜ̝].

Karakteristik Vokal[sunting | sunting sumber]

Penggunaan[sunting | sunting sumber]

Bahasa Kata IPA Arti
Albania një [ɲə] 'satu'
Afrikaans Standar[3] lig [ləχ] 'cahaya'
Kebanyakan pengucapan[3] lug 'udara'
Katala Timur[7] amb [əm(b)] 'dengan'
Aksen barat[8]
Cina Mandarin[9] / gēn [kən˥] 'akar'
Chuvash ăман [əm'an] 'cacing'
Denmark Standar[10][11] hoppe [ˈhʌ̹pə] 'mare'
Belanda Standar[6] renner [ˈrɛnər] 'pelari'
Inggris Kebanyakan dialek[12][13] Tina [ˈtʰiːnə] 'Tina (nama)'
Afrika Selatan[14] bird [bɜ̝ːd] 'burung'
Norfolk[15]
Pengucapan yang diterima[16]
Geordie[17] bust]] [bəst] 'menangkap'
India[18]
Wales[19]
Yorkshire[20]
Galisia dialek tertentu leite [ˈlejtə] 'susu'
fenecer [fənəˈs̪eɾ] 'mati'
Jerman Standar [21] Beschlag [b̥əˈʃläːk] 'pas'
Aksen Jerman Selatan[22] oder [ˈoːdə] 'atau'
Indonesia Standar lelah [lə.lah] lelah
Dialek Jakarta datang [da.təŋ] datang

Vokal bukat tengah madya[sunting | sunting sumber]

vokal bulat tengah madya
ɵ̞
ə̹
ɞ̝
  1. ^ International Phonetic Association (1999), hlm. 167.
  2. ^ "A World of Englishes: Is /ə/ "real"?". 19 June 2013. Diakses tanggal 8 March 2016. 
  3. ^ a b c Wissing (2016), section "The rounded and unrounded mid-central vowels".
  4. ^ Basbøll (2005), hlm. 143.
  5. ^ Gilles & Trouvain (2013), hlm. 70.
  6. ^ a b Collins & Mees (2003), hlm. 129.
  7. ^ Recasens (1996), hlm. 59–60, 104–105.
  8. ^ Recasens (1996), hlm. 98.
  9. ^ Lee & Zee (2003), hlm. 110.
  10. ^ Allan, Holmes & Lundskær-Nielsen (2011), hlm. 2.
  11. ^ Basbøll (2005), hlm. 57, 143.
  12. ^ Wells (2008), hlm. XXV.
  13. ^ Gimson (2014), hlm. 138.
  14. ^ Lass (2002), hlm. 116.
  15. ^ Lodge (2009), hlm. 168.
  16. ^ Roach (2004), hlm. 242.
  17. ^ Watt & Allen (2003), hlm. 268.
  18. ^ Sailaja (2009), hlm. 24–25.
  19. ^ Wells (1982), hlm. 380–381.
  20. ^ Stoddart, Upton & Widdowson (1999), hlm. 74, 76.
  21. ^ Krech et al. (2009), hlm. 69.
  22. ^ Dudenredaktion, Kleiner & Knöbl (2015), hlm. 40.