Lompat ke isi

Viola (tumbuhan)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

viola
Viola canina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malpighiales
Famili: Violaceae
Subfamili: Violoideae
Tribus: Violeae
Genus: Viola
L.[1]
Spesies

Lihat teks

Viola atau dikenal secara lokal sebagai sukma,[2] antanan kembang, atau cecalung (bahasa Inggris : violet, pansy) adalah genus tumbuhan berbunga terbesar dalam famili Violaceae, yang berisi sekitar 525-600 spesies tumbuhan. Sebagian besar spesies ditemukan di Belahan Bumi Utara yang beriklim sedang, tetapi beberapa juga ditemukan di daerah seperti Hawaii, Australasia, dan Andes. Beberapa spesiesnya merupakan tanaman tahunan, beberapa tanaman tahunan, dan beberapa semak kecil. Banyak spesies, varietas, dan kultivarnya yang ditanam di taman sebagai tanaman hias. Salah satu bunga sukma yang ada di Indonesia adalah sukma sumatra atau Viola sumatranensis.

Bunga sukma ada yang merupakan tumbuhan menahun , ada pula yang merupakan tumbuhan semusim , dan ada pula yang berupa perdu kecil. Banyak spesies, varietas dan kultivar ditanam di taman untuk dijadikan bunga hias. Dalam hortikultura, istilah bunga sukma biasanya digunakan untuk kultivar beraneka warna dan berbunga besar yang ditanam setiap tahun atau dua tahun sekali dari biji dan digunakan secara luas sebagai bibit bunga.

Daftar spesies

[sunting | sunting sumber]

[3][4] Ini adalah daftar spesies dalam genus tanaman Viola, sering dikenal sebagai violet (tumbuhan) atau banci.

Viola (tumbuhan) merupakan genus terbesar dalam famili Violaceae, yang terdiri dari lebih dari 680 spesies.[5]

Meskipun diberi nama yang mirip, baik African violet maupun dogtooth violet tidak berkerabat dekat dengan bunga violet yang sebenarnya.

Viola arborescens
Viola chaerophylloides
Viola cornuta
Viola labradorica
Viola lutea
Viola ocellata
Viola orientalis
Viola patrinii
Viola tricolor
Spesies hibrida

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Linnaeus 1753.
  2. "Keanekaragaman tumbuhan obat di dataran tinggi dieng".
  3. Ning, Z. L., et al. (2012). Viola jinggangshanensis (Violaceae), a new species from Jiangxi, China. Annales Botanici Fennici 49(5) 383-86.
  4. Zhou, J. S., et al. (2008). Viola nanlingensis (Violaceae), a new species from Guangdong, southern China. Annales Botanici Fennici 45(3) 233-36.
  5. "Viola L. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-09-27.
  6. Elias, Thomas S.; Dykeman, Peter A. (2009) [1982]. Edible Wild Plants: A North American Field Guide to Over 200 Natural Foods. New York: Sterling. hlm. 116. ISBN 978-1-4027-6715-9. OCLC 244766414.