Lompat ke isi

Vilayet Adana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
ولايت اطنه
Vilâyet-i Adana
1869–1922

Wilayah Vilayet Adana tahun 1892
Ibu kotaAdana
Luas
  Coordinates36°52′N 34°35′E / 36.87°N 34.58°E / 36.87; 34.58
Sejarah
Sejarah 
 Didirikan
1869
 Dibubarkan
1922
Didahului oleh
Digantikan oleh
Eyalet Adana
Turki
Sekarang bagian dariTurki

Vilayet Adana[1] (Turki Otoman: ولايت اطنه, Vilâyet-i Adana;[2]) adalah sebuah divisi administratif tingkat pertama (vilayet) dari Kesultanan Utsmaniyah yang berlokasi di tenggara Anatolia. Vilayet ini didirikan pada Mei 1869 dan meliputi wilayah Kilikia.[3] Vilayet Adana berbatasan dengan Vilayet Konya di barat, Vilayet Ankara dan Vilayet Sivas di utara, dan Vilayet Haleb di timur dan selatan.

Demografi

[sunting | sunting sumber]

Pada awal abad ke-20 vilayet ini dilaporkan memiliki luas 14.494 mil persegi (37.540 km2). Menurut hasil sensus penduduk Utsmaniyah pertama tahun 1885 (diterbitkan tahun 1908), jumlah penduduk di vilayet ini berjumlah 402.439 jiwa.[4] Namun, Keakuratan angka populasi ini masih dipertanyakan.[4]

Pembagian administratif

[sunting | sunting sumber]
  1. Sanjak Adana (Adana (ibu kota), Hamidiye, Karaisalı)
  2. Sanjak Mersin (Mersin (ibu kota), Tarsus)
  3. Sanjak Cebel-i Bereket (Yarpuz (ibu kota), Osmaniye, slahiye, Bulanık, Hassa)
  4. Sanjak Kozan (Sis (ibu kota), Hacn, Feke, Kars-ı Zülkadriye)
  5. Sanjak İçel (Silifke (ibu kota), Anamur, Ermenek, Gülnar, Mut)

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Geographical Dictionary of the World. Concept Publishing Company. 1906. hlm. 1796. ISBN 978-81-7268-012-1.
  2. Salname-yi Vilâyet-i Adana ("Yearbook of the Vilayet of Adana"), Adana vilâyet matbaası, Adana, 1321 [1903]. in the website of Hathi Trust Digital Library.
  3. Ronald Grigor Suny; Fatma Muge Gocek; Norman M. Naimark (2011). A Question of Genocide:Armenians and Turks at the End of the Ottoman Empire. Oxford University Press. hlm. 67. ISBN 978-0-19-979276-4.
  4. 1 2 Asia by A. H. Keane, page 459