Viduthalai Part 1
| Viduthalai Part 1 | |
|---|---|
![]() Poster penayangan di bioskop | |
| Sutradara | Vetrimaaran |
| Produser | Elred Kumar |
| Ditulis oleh | Vetrimaaran R. S. Durai Senthilkumar Mathimaran Pughazhendhi |
| Skenario |
|
Berdasarkan | Thunaivan oleh B. Jeyamohan Vengaichami oleh Thangam |
| Pemeran | |
| Penata musik | Ilaiyaraaja |
| Sinematografer | R. Velraj |
| Penyunting | R. Ramar |
Perusahaan produksi | |
| Distributor | Red Giant Movies |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 150 menit[2] |
| Negara | India |
| Bahasa | Tamil |
| Anggaran | per. ₹40 crore[3] |
Pendapatan kotor | per. ₹61,50 crore[4] |
Viduthalai Part 1 (terjemahan: Pembebasan Bagian 1) adalah film laga kriminal menengangkan berlatar belakang sejarah berbahasa Tamil India tahun 2023 yang disutradarai dan diproduseri bersama oleh Vetrimaaran di bawah Grass Root Film Company dan RS Infotainment. Film ini merupakan bagian pertama dari dua bagian yang merupakan adaptasi dari cerita pendek Thunaivan (terjemahan: Pendamping) karya Jeyamohan. Berlatar tahun 1987, film ini mengisahkan seorang polisi yang direkrut untuk menangkap pemimpin kelompok separatis, yang kemudian terjebak dalam dilema etika. Pemeran utama film ini meliputi Soori, Vijay Sethupathi, Bhavani Sre, Gautham Vasudev Menon, Rajiv Menon, Ilavarasu, Balaji Sakthivel, Saravana Subbiah, Chetan, Munnar Ramesh, dan Pavel Navageethan.
Viduthalai awalnya diumumkan sebagai film tunggal pada April 2021, dengan syuting yang telah dimulai pada Desember 2020. Namun, belakangan diputuskan bahwa film ini akan dirilis menjadi dua bagian. Film ini sebagian besar dilakukan di Chengalpattu, dengan bagian pertama selesai pada akhir Desember 2022. Musiknya dikomposisi oleh Ilaiyaraaja, sinematografi ditangani oleh R. Velraj, dan penyuntingan oleh R. Ramar.
Viduthalai Part 1 dirilis pada 31 Maret 2023 di bioskop dan menerima pujian dari para kritikus serta sukses komersial di box office. Sekuelnya yang berjudul Viduthalai Part 2 dirilis akhir tahun 2024.
Alur
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 1987, terjadi kecelakaan kereta api di daerah pedesaan Tamil Nadu, yang mengakibatkan banyak orang terluka parah atau tewas. Setelah operasi penyelamatan, pihak berwenang memulai penyelidikan dan menuduh kelompok ekstremis ‘'Makkal Padai’', yang menurut mereka, menyebabkan insiden tersebut sebagai bentuk protes terhadap keputusan pemerintah negara bagian untuk mengizinkan perusahaan pertambangan mengambil alih desa pegunungan mereka untuk sebuah proyek. Pemerintah mengumumkan ‘'Operasi Ghosthunt’' untuk menangkap pemimpin kelompok tersebut, ‘'Vaathiyar’' Perumal, yang identitas dan keberadaannya tidak diketahui.
Sementara itu, Kumaresan adalah seorang polisi baru yang bergabung dengan unit polisi bernama E-Company sebagai sopir baru. Kumaresan belajar tentang aliansi dan konflik yang rumit antara Makkal Padai dan pemerintah, di mana ia juga menyadari bahwa mengikuti perintah adalah hal yang penting dan ia tidak selalu dapat membantu penduduk setempat, yang bertentangan dengan sifatnya yang suka menolong. Kumaresan juga belajar tentang kerumitan birokrasi dan kesulitan kehidupan profesional, terutama sebagai seorang polisi baru. Kumaresan juga jatuh cinta pada Tamilarasi “Pappa”, cucu seorang wanita yang pernah ia selamatkan dan rawat di rumah sakit setelah serangan beruang. Akibat insiden brutal yang direncanakan oleh Kepala Satuan E-Company, Ragavendar, pemerintah menunjuk DSP Sunil Menon sebagai kepala operasi.
Polisi memutuskan untuk memprovokasi penduduk desa pegunungan melawan Perumal. Sunil menginterogasi seorang penduduk desa dan berhasil menggambar wajah Perumal, membuat Kumaresan menyadari bahwa orang-orang yang dia bantu selama jam dinasnya adalah Perumal dan anak buahnya. Dia menyampaikan informasi ini kepada Kepala Polisi Chandran, tanpa menyadari bahwa Chandran adalah bagian dari ‘'Makkal Padai’' dan mata-mata Perumal. Chandran secara rahasia memberitahu Perumal tentang Kumaresan. ‘'Makkal Padai’' mencoba membunuh Kumaresan, tetapi upaya itu tampak seperti serangan terhadap Sunil. Namun, dia berhasil melarikan diri tanpa cedera dan sampai di kamp dengan selamat berkat bantuan tepat waktu dari Kumaresan. Kumaresan mengetahui dari Pappa bahwa Perumal mengincar petugas yang melakukan kejahatan terhadap orang tak bersalah atas nama interogasi polisi.
Pappa juga mengungkapkan bahwa para petugas terlibat dalam kematian ayahnya, yang menyebabkan ibunya mengalami gangguan mental. Kumaresan menyadari sejauh mana kebrutalan polisi terhadap penduduk desa. Selama pembangunan di desa pegunungan, ‘'Makkal Padai’' menyerang upacara peresmian, dan ledakan bom yang tidak disengaja menewaskan empat petugas. Marah, Sunil memerintahkan polisi untuk menangkap penduduk desa yang dicurigai terlibat dengan ‘'Makkal Padai’'. Polisi menyeret penduduk desa untuk diinterogasi, di mana nenek Pappa tewas akibat penyiksaan. Beberapa hari kemudian, Pappa ditangkap dan disiksa bersama warga desa lainnya oleh E-Company, karena polisi percaya salah satu dari mereka adalah kerabat dekat Perumal.
Mengharapkan Tamilarasi dibebaskan jika Perumal ditemukan, Kumaresan menemui Sunil dan memberitahunya tentang persembunyian Perumal. Dia ditugaskan bersama petugas lain untuk menangkap Perumal. Setelah baku tembak besar-besaran, Kumaresan berhasil menangkap Perumal. Pappa menarik perhatian polisi untuk menyelamatkan orang lain dan dibawa pergi. Perumal diinterogasi di tahanan, sementara Kumaresan tidak dapat menemukan Pappa. Ragavendar menangguhkan Kumaresan karena tidak mengajukan memo tindakan kepatuhan dan mengatakan dia akan mengambil kredit atas usaha Kumaresan untuk menangkap Perumal.
Dalam adegan pasca-kredit, seorang fotografer menyusup ke kamp dan merekam kejahatan brutal terhadap wanita oleh departemen kepolisian. Perumal diinterogasi dan dihina oleh Sunil. Kemudian, Perumal berhasil melarikan diri dan bertemu dengan Kumaresan di hutan, di mana dia mengungkapkan informasi penting tentang serangan kereta api. Perumal menyuruh Kumaresan dan polisi untuk menemukan kebenaran di balik serangan tersebut.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Soori sebagai Konstabel Kumaresan (#1563)
- Vijay Sethupathi sebagai Perumal “Vaathiyaar”, pemimpin Makkal Padai
- Bhavani Sre sebagai Tamilarasi alias Pappa, kekasih Kumaresan
- Gautham Vasudev Menon sebagai DSP Sunil Menon, Kepala Operasi Ghosthunt
- Rajiv Menon sebagai A. Subramaniyan, Sekretaris Utama Tamil Nadu
- Ilavarasu sebagai Ila. Ilavarasu, Menteri Pekerjaan Umum Tamil Nadu
- Balaji Sakthivel sebagai seorang warga desa
- Saravana Subbiah sebagai Collector Distrik Arumapuri
- Tamizh sebagai SI Amudan
- Chetan sebagai V. Ragavendar, Petugas Penanggung Jawab (OC) Kompi E
- Aryan sebagai Polisi Aari
- Munnar Ramesh sebagai SI “Chow Chow” Ramasamy
- Pavel Navageethan sebagai fotografer di lokasi kecelakaan kereta api
- Sardar Sathya sebagai Inspektur Muda Velmurugan
- Manimegalai sebagai nenek kandung Tamilarasi (“Appathaa”)
- Bala Hasan sebagai Polisi[5]
- S. Chandran sebagai Kepala Polisi Chandran[6]
- Asuran Krishna
- Sundareswaran CVC sebagai T.A.,[7] wakil komandan Perumal
- R. Ganesh Gurung sebagai Natarajan, SP untuk Distrik Arumapuri[8]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Vetri Maaran's 'Viduthalai Part 1' to hit the screens on March 31". The Times of India (dalam bahasa Inggris). 20 March 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 March 2023. Diakses tanggal 24 March 2023.
- ↑ "Vetri Maaran's directorial 'Viduthalai 1' gets censored; run time revealed". The Times of India. 24 March 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 March 2023. Diakses tanggal 27 March 2023.
... the film will have a run time of 2 hours and 30 minutes.
- ↑ "Vetri Maaran to film an expensive train action sequence for 'Viduthalai'". The Times of India (dalam bahasa Inggris). 5 September 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 March 2023. Diakses tanggal 1 April 2023.
- ↑ "Viduthalai Part 2 Final Worldwide Box Office: Vijay Sethupathi and Soori's movie ends run with below average Rs 63 crore gross". PINKVILLA (dalam bahasa Inggris). 2025-01-13. Diakses tanggal 2025-01-13.
- ↑ -QcPfDW66wo நான் monitor பாக்கும்போது பயந்துட்டேன் 😱 | Wawancara Aktor Viduthalai Bala Hasan | VJ Dhanush – via YouTube. ; ; ; ; ; ; ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Viduthalai -Kku Uyiraiyé Koduuttirukkar Soori! – via YouTube. ; ; ; ; ; ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ " வெற்றி மாறனோட அரசியலே வேற " – Viduthalai Makkal Padai Round Table | Vetrimaaran | Soori (dalam bahasa Tamil). SS Music. 2 April 2023. https://www.youtube.com/watch?v=orK7xOnnKRM Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Mei 2023. Diakses tanggal 9 Mei 2023 – via YouTube.
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=aCVPBVy0YSc&t https://web.archive.org/web/20230501143346/ https://www.youtube.com/watch?v=aCVPBVy0YSc&t – via YouTube. ; ; ; ; ; ; ; ; ;
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Viduthalai Part 1 di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Viduthalai Part 1 di Rotten Tomatoes (dalam bahasa Inggris)
- Film India tahun 2023
- Film berbahasa Tamil
- Film laga
- Film drama
- Film triler
- Film kriminal
- Film politik
- Film vigilante
- Film tentang polisi
- Film tentang terorisme
- Film tentang sistem kasta
- Film tentang kecelakaan atau insiden kereta api
- Film yang berdasarkan pada novel
- Film yang disutradarai Vetrimaaran
- Film yang berlatar tahun 1987
- Film yang mengambil gambar di Chennai
