Usman dan Fodio

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Usman dan Fodo
عثمان بن فودي
Sultan Sokoto, Amir al-Muminin, Imama
Masa kekuasaan 1803–1815
Dinobatkan Gudu, Juni 1803
Lahir 15 Desember 1754
Tempat lahir Gobir
Wafat 20 April 1817
Tempat wafat Sokoto
Pemakaman Hubare, Sokoto.[1]
Pengganti Wilayah timur (Sokoto):
Muhammed Bello, anak.
Wilayah barat (Gwandu):
Abdullahi dan Fodio, sauadara.
Istri Maimuna
Aisha
Hawa'u
Hadiza
Anak 23 anak, termasuk:
Muhammed Bello
Nana Asmau
Abu Bakr Atiku
Dinasti Kekhalifahan Sokoto
Ayah Mallam Muhammadu Fodio
Ibu Maimuna

Shaihu Usman dan Fodio, lahir dengan nama Usuman ɓii Foduye, (juga disebut Arab: عثمان بن فودي‎, Shaikh Usman Ibn Fodio, Shehu Uthman Dan Fuduye, Shehu Usman dan Fodio atau Shaikh Uthman Ibn Fodio) (15 Desember 1754, Senegal – 20 April 1817, Sokoto) adalah seorang ulama dan pendiri Kekhalifahan Sokoto. Ia merupakan pengikut mazhab Maliki.

Ia awalnya aktif mengajar dan berkhotbah di Gobir, tetapi mantan muridnya, Yunfa, kemudian menjadi Sultan Gobir dan ia membatasi aktivitas Usman dan Fodio. Akibatnya, pada tahun 1802, Usman dan Fodio membawa para pengikutnya ke pengasingan. Mereka pindah ke Gudu, tetapi jumlah pengikutnya malah semakin bertambah, sehingga Yunfa menyatakan perang terhadap Dan Fodio pada tanggal 21 Februari 1804. Pada bulan yang sama, ia mendirikan Kekhalifahan Sokoto dan ia dinyatakan sebagai Amir al-Mu'minin.

Pada masa hidupnya, Dan Fodio telah menulis ratusan buku mengenai agama, pemerintahan, budaya dan masyarakat. Ia mengkritik elit-elit Muslim Afrika karena dianggap tamak, musrik, telah memungut pajak yang besar dan dianggap telah melanggar hukum syariah. Beberapa pengikutnya menganggap Dan Fodio sebagai seorang mujaddid.[2]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]