Urutan kelahiran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Klaim bahwa urutan kelahiran mempengaruhi psikologi manusia adalah lazim dalam literatur keluarga, tetapi penelitian menemukan efek seperti tersebut semakin kecil.

Urutan kelahiran mengacu pada urutan dari seorang anak yang lahir dalam keluarganya; anak sulung dan anak kedua adalah contohnya. Urutan kelahiran sering kali diyakini memiliki efek yang mendalam dan bertahan lama pada perkembangan psikologis. Penegasan tersebut telah berulang kali ditentang.[1]

Anak sulung merupakan sebutan untuk antar pertama, dan anak bungsu sebutan untuk anak terahir. Di setiap daerah atau suku memiliki nama panggilan masing-masing. Contohnya suku Jawa, anak sulung laki-laki biasa di panggil "Mas" oleh adik-adiknya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rohrer, Julia M.; Egloff, Boris; Schmukle, Stefan C. (2015-11-17). "Examining the effects of birth order on personality". Proceedings of the National Academy of Sciences (dalam bahasa Inggris). 112 (46): 14224–14229. doi:10.1073/pnas.1506451112. ISSN 0027-8424. PMC 4655522alt=Dapat diakses gratis. PMID 26483461. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


  1. ^ Birth order and intelligence
  2. ^ Birth order and personality
  3. ^ CNN article
  4. ^ Child birth order and development
  5. ^ The Independent article
  6. ^ "Time article". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-07-19. Diakses tanggal 2020-09-22. 
  7. ^ USA Today article on CEOs