Ulf Ekman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ulf Ekman
UlfEkman1.jpg
Ulf Ekman pada bulan Oktober 2006
Lahir8 Desember 1950 (umur 69)
Gothenburg, Swedia
KebangsaanSwedia
Pekerjaanmantan pastor Karismatik

Ulf Ekman (kelahiran 8 Desember 1950 di Gothenburg) adalah mantan pastor Karismatik dan pendiri organisasi Karismatik Livets Ord (Firman Hidup) di Swedia, yang membawa gerakan Word of Faith ke dalam negara tersebut. Ekman saat ini adalah penganut Katolik. Ekman menikah dengan Birgitta Ekman dan memiliki 4 putra (Aron, Jonathan, Samuel, dan Benjamin).

Pelayanan[sunting | sunting sumber]

Pada masa mudanya, Ekman adalah salah seorang anggota partai Komunis Swedia, KFML(r), sebelum ia beralih menjadi seorang Kristen, lulus dari sekolah menengah pada tahun 1970. Ia menempuh studi dalam bidang etnografi, sejarah, dan teologi di Universitas Uppsala. Ia ditahbiskan dalam Gereja Swedia pada bulan Januari 1979, kemudian kembali ke Universitas Uppsala untuk berkarya sebagai seorang kapelan selama beberapa tahun. Ia belajar selama satu tahun di RHEMA Bible Training College (RBTC) di Tulsa, Oklahoma, di Amerika Serikat, dan sekembalinya ke Uppsala pada tahun 1983 mendirikan Livets Ord. Ekman tetap menjadi pastor megachurch tersebut hingga ia menyerahterimakan jabatannya kepada Robert Ekh pada tahun 2002 untuk berfokus pada karya internasional, kendati di kemudian hari ia mengambil kembali posisi itu. Ia juga mendirikan Universitas Livets Ord dan Sekolah Alkitab Firman Hidup.

Melalui Livets Ord, ia mengirim misionaris-misionaris ke Bangladesh, Rusia, Ukraina, Armenia, Azerbaijan, Tajikistan, Afghanistan, Albania, Israel, dan India. Livets Ord juga menjadi tuan rumah acara tahunan Kristen "Europe Conference". Di bekas Uni Soviet, ia mulai berkhotbah di gereja-gereja pantekostal dan di stadion-stadion. Di Riga, Latvia, Ekman menjalin kerja sama erat dengan Aleksej Ledyaev dan New Generation Church (Gereja Generasi Baru) tempat ia menjadi pastornya. Di hampir setiap kota besar bekas Uni Soviet, didirikan satu gereja Livets Ord dan satu Gereja Generasi Baru. Jumlah orang yang dijangkau melalui penginjilannya diperkirakan antara 250.000–500.000 orang. Kerja sama dengan Gereja Generasi Baru berakhir pada bulan Maret 2004 karena terjadi ketidaksepakatan doktrinal.

Dalam dunia karismatik, Ulf Ekman dipandang sebagai seorang mentor, bapa rohani, dan pastor dari para pastor. Rev. Kong Hee mengklaim bahwa Ulf Ekman adalah pembimbing rohaninya, dan mereka memiliki hubungan dekat selama bertahun-tahun.

Pada saat ibadah Minggu tanggal 3 Maret 2013, Ekman memberi tahu majelisnya akan adanya suatu perubahan besar – ia, pendiri dan pastornya selama 30 tahun, akan mengundurkan diri pada bulan Mei dan posisinya akan digantikan oleh Joakim Lundqvist, yang pada saat itu adalah pastor muda dari jemaatnya.[1]

Pada tanggal 9 Maret 2014, Ekman mengumumkan bahwa ia dan istrinya meninggalkan Livets Ord dengan maksud untuk bergabung dengan Gereja Katolik.[2][3][4][5] Ia mengindikasikan bahwa ia menerima sebuah kata profetik yang meneguhkan keputusannya dari seorang pastor yang baru saja menghadiri Konferensi Kepemimpinan Karismatik Injili Kenneth Copeland pada bulan Februari 2014. Dalam konferensi tersebut Paus Fransiskus mengirimkan pesan video melalui Tony Palmer yang berisi pesan akan kesatuan dalam persaudaraan dan kasih, bahwa protes Reformasi Protestan telah berakhir.

Teologi[sunting | sunting sumber]

Sebagaimana halnya yang terjadi pada banyak gerakan baru Kristen, Livets Ord dikritik oleh kalangan Kristen lainnya, tetapi utamanya oleh media. Banyak kritikus yang mengklaim bahwa ajaran-ajaran Livets Ord mengenai kelimpahan ekonomi dan kesehatan menciptakan suatu sikap "keberlangsungan hidup makhluk yang paling fit" (survival of the fittest), berlawanan dengan teladan asketis Kristen untuk hidup papa dan rendah hati. Ekman dan Livets Ord selalu menanggapi kritik semacam itu dengan mengatakan bahwa mereka sangat percaya pada janji-janji Allah dalam Alkitab.[butuh rujukan] Ekman mengklaim bahwa media Swedia menciptakan suatu citra palsu tentang Livets Ord yang menolak, misalnya, orang-orang cacat, padahal pesan eksplisit yang disampaikan yaitu bahwa Allah menjanjikan pembebasan dari sakit penyakit.[butuh rujukan]

Teologi Ekman, bersama dengan representasi lainnya dari gerakan Word of Faith, dikritik karena memiliki unsur-unsur gnostik. Sebuah tesis yang ditulis oleh Kent Gunnarsson di Universitas Umeå pada tahun 2004 memuat klaim tersebut.[butuh rujukan] Penentang tesis itu, Profesor Alexander Radler, mengkritik Gunnarsson karena menguraikan suatu definisi Gnostisisme yang terlalu luas.[butuh rujukan] Radler menghargai tesis Gunnarsson karena kaya akan informasi tentang Gnostisisme modern, tetapi ia merasa bahwa ajaran-ajaran Ekman tidak dapat dipandang sebagai gnostik.[butuh rujukan]

Setelah itu, Ekman jarang mengkhotbahkan ajaran-ajaran khas Word of Faith. Ia mengkritik beberapa di antaranya (misalnya doktrin bahwa Yesus wafat secara rohani), tetapi juga menulis serta mengatakan bahwa dasar dari khotbahnya adalah wahyu dalam Alkitab yang ia dapatkan dari pertama-tama mendengarkan para guru seperti Kenneth Copeland dan kemudian belajar di sekolah Kenneth E. Hagin di Tulsa.

Ekman tampaknya telah memperluas khazanah doktrinalnya dengan melakukan studi seputar sejarah Gereja dan patristik. Ia kemudian memiliki suatu pendekatan ekumenis atas jemaat-jemaat lainnya. Pada tahun 2006, uskup dari Keuskupan Katolik Roma Stockholm, Mgr. Anders Arborelius, diundang ke Livets Ord di Uppsala untuk suatu acara diskusi terbuka. Melalui Universitas Livets Ord, yang merupakan cabang dari Universitas Oral Roberts, Ekman menerbitkan suatu majalah teologis berjudul Keryx (sekarang judulnya diganti menjadi Teologi och Ledarskap), yang berisi artikel-artikel dari sudut pandang luas Kristen klasik. Majalah tersebut memiliki artikel-artikel dari berbagai tradisi Kristen dan kutipan-kutipan dari beragam tulisan patristik.[6] Namun, analisis kritis tentang ajaran-ajaran gerakan Word of Faith itu sendiri belum pernah dipublikasikan sampai saat ini.

Pada tahun 2014, Ekman dan keluarganya berpindah keyakinan ke iman Katolik.[3][4][5] Ia mengatakan bahwa Katekismus Gereja Katolik adalah "buku terbaik yang pernah ia baca".[7]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Swedia) Lukas Berggren (3-3-2013), Ulf Ekman lämnar över till Joakim Lundqvist, Världen idag 
  2. ^ (Swedia) "Därför lämnar jag Livets Ord och blir katolik"
  3. ^ a b (Inggris) "Ulf Ekman Converts to Roman Catholicism". Charisma Magazine. Diakses tanggal 10 March 2014. 
  4. ^ a b (Inggris) "Non-Denominational Megapastor Stuns Congregation With Personal Revelation". TheBlaze. Diakses tanggal 10 March 2014. 
  5. ^ a b (Inggris) "Sweden's Pentecostal Megapastor Converts to Catholicism". Christianity Today. Diakses tanggal 11 March 2014. 
  6. ^ (Swedia) Teologi och Ledarskap
  7. ^ (Inggris) "Ulf Ekman Says Prophetic Word Confirmed His Catholic Conversion". Charisma News. Diakses tanggal 15 March 2014. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]