Ular cincin emas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ular cincin emas
Mangrovennachtbaumnatter (Boiga dendrophila).JPG
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Colubridae
Subfamili: Colubrinae
Genus: Boiga
Spesies: B. dendrophila
Nama binomial
Boiga dendrophila
(Boie, 1827)
Sinonim

Dipsas dendrophila Boie, 1827
Triglyphodon dendrophilum Duméril & Bibron, 1854
Dipsadomorphus dendrophilus Boulenger, 1896

Ular cincin emas atau yang juga dikenal dengan nama ular tali wangsa, adalah sejenis ular berbisa menengah dari suku Colubridae. Ular ini diberi nama ular cincin emas karena punggung ular ini berwarna belang-belang kuning emas dan hitam pekat, dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Black mangrove cat snake atau Gold-ringed catsnake. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Boiga dendrophila (Boie, 1827).[1]

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Bagian atas kepala berwarna hitam dengan sisik-sisik pada bibir atas dan bawahnya terdapat bercak-bercak berwarna kuning. Lehernya kuning polos, ada garis-garis sutur berwarna hitam (tepinya hitam). Badan berwarna dasar hitam gelap (kadang berbintik-bintik kuning) dengan bagian sisinya terdapat sekitar 35-52 belang (cincin) berwarna kuning yang melingkari, tetapi tidak menyatu sampai ke punggung maupun perut. Pada bagian anterior badan, cincin kuning tersebut berlanjut sampai ke bagian tengah dan menyatu dengan pinggir badannya yang berwarna hitam.[2]

Panjang jarak moncong-anus mencapai 1308 mm. Sisik bibir atas berjumlah 8, sisik ketiga sampai kelima menyentuh mata tetapi jarang yang berjumlah 9 dimana sisik keempat sampai keenam menyentuh mata. Sisik loreal berbentuk persegi atau lebih panjang sedikit dari jarak tingginya. Preocular 1 jarang ada yang 2 sisik. Sisik postocular 2. Sisik temporal 2+2 atau 2+3. Sisik-sisik dorsal badannya halus dan bagian tengahnya terdiri dari 21 baris. Sisik-sisik ventral 212-227. Sisik anal tunggal sedangkan sisik-sisik subcaudal berjumlah 95-105 dan ganda.[2]

Kebiasaan[sunting | sunting sumber]

Ular ini sering ditemukan melingkar di cabang pohon yang menjuntai pada bakau di tepi pantai atau cabang pohon di tepi sungai dalam hutan. Aktifitas hariannya pada malam hari dan termasuk jenis ular yang arboreal. Makanannya adalah mamalia kecil, terutama anak burung dan kadal. Ular ini termasuk jenis dengan gigi taring yang letaknya di belakang rahang atas, Walaupun perilakunya terlihat jinak (penurut) dan seringkali dipelihara orang untuk ular peliharaan namun tergolong jenis dengan bisa sedang.[2]

Agihan[sunting | sunting sumber]

Tersebar di Indonesia (Bangka-Belitung, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Kepulauan Riau, Sumatera), India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, serta beberapa pulau di Filipina.[3]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Boie, F. 1827 Bemerkungen über Merrem's Versuch eines Systems der Amphibien, 1. Lieferung: Ophidier. Isis van Oken, Jena, 20: 508-566.
  • Brongersma,L.D. 1934 Contributions to Indo-Australian herpetology. Zool. Med. 17: 161-251
  • Ryabov, Sergei A. and Nikolai L. Orlov. 2002 Breeding of Black Mangrove Snake Boiga dendrophila gemmicincta (Duméril, Bibron et Duméril, 1854) (Serpentes: ColubridaColubrinae) from Sulawesi Island (Indonesia). Russ. J. Herpetol. 9 (1): 77-79

Pranala luar[sunting | sunting sumber]