Ulangan 33

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 32       Ulangan 33       pasal 34
Keter Aram Tzova (Aleppo Codex), 920

Halaman yang memuat Ulangan 32:50-33:29 pada Kodeks Aleppo (~920 M)
Kitab: Kitab Ulangan
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 5
Kategori: Taurat

Ulangan 33 (disingkat Ul 33) adalah pasal ketiga puluh tiga Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1] Pasal ini berisi perkataan Musa ketika orang Israel berkemah di sisi timur sungai Yordan, siap memasuki tanah Kanaan.[2][3]

Teks[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada tanggal 1 bulan ke-11 tahun ke-40 perjalanan orang Israel dari tanah Mesir.[4] (~1407 SM)

Tempat[sunting | sunting sumber]

Musa mengucapkan perkataan-perkataan ini kepada seluruh orang Israel di Sitim,[5][6] yaitu di sebelah timur sungai Yordan, di dataran Moab, berseberangan dengan kota Yerikho;[7] di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab;[8] sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.[9]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 8[sunting | sunting sumber]

Tentang Lewi ia berkata: "Biarlah Tumim dan Urim-Mu menjadi kepunyaan orang yang Kaukasihi, yang telah Kaucoba di Masa, dengan siapa Engkau berbantah dekat mata air Meriba; (TB)[10]

Berkat Musa kepada suku-suku Israel[sunting | sunting sumber]

Seringkali disejajarkan dengan "Berkat Yakub kepada putra-putranya" yang dicatat di Kitab Kejadian pasal 49, meskipun tidak berhubungan erat. Musa memulai perkataannya dengan pujian kepada TUHAN (YHWH), yang menyatakan diri-Nya kepada bangsa pilihan-Nya, dan kemudian melanjutkan dengan berkat untuk tiap-tiap suku. Penyebutan suku-suku itu dilakukan menurut geografis tanah warisan, dimulai dengan suku-suku yang di selatan, yaitu Ruben dan Yehuda, dan diakhiri dengan suku-suku di utara, yaitu Dan, Naftali, dan Asyer. Simeon tampaknya dihilangkan, tetapi ini dapat dijelaskan oleh catatan pada Kitab Yosua pasal 19:

Milik pusaka mereka (suku Simeon) ada di tengah-tengah milik pusaka bani Yehuda.[11]

Perkataan itu ditutup dengan berkat yang mirip kata pembuka, memuji TUHAN dan menyatakan kemuliaan dan hormat bagi Israel.[12]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ Ulangan 1:1
  3. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  4. ^ Ulangan 1:3
  5. ^ Yosua 2:1
  6. ^ Bilangan 25:1
  7. ^ Bilangan 22:1
  8. ^ Ulangan 1:1
  9. ^ Ulangan 1:2
  10. ^ Ulangan 33:8 - Sabda.org
  11. ^ Yosua 19:1
  12. ^ Jewish Encyclopedia: Berkat Musa.

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

  • R. H. Graf, Der Segen Moses, 1857;
  • C. J. Ball, "The Blessing of Moses", Proceedings of the Society of Biblical Archeology, 1896, pp. 118–137;
  • A. Van der Flier, Deuteronomium, 1895, p. 33;
  • A. Kamphausen, Das Lied Moses;
  • Klostermann, Das Lied Moses und das Deuteronomium, in Theologische Studien und Kritiken, 1871-1872 (sebuah seri tulisan).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]