Ujung Batu, Padang Lawas Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ujung Batu
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
KabupatenPadang Lawas Utara
Pemerintahan
 • CamatSanusi Siregar, S.Sos
Populasi
 • Total12.388 jiwa
 • Kepadatan89/km2 (230/sq mi)
Kode pos
22746
Kode Kemendagri12.20.12 Edit the value on Wikidata
Luas139,61 km²
Desa/kelurahan13 desa

Ujung Batu adalah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Padang Lawas Utara, provinsi Sumatra Utara. Kecamatan ini dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Kecamatan Halongonan Timur dan Kecamatan Ujung Batu di Kabupaten Padang Lawas Utara. Kecamatan ini merupakan pemekaran dari kecamatan Simangambat. Ibukota atau pusat pemerintahan kecamatan Ujung Batu berada di desa Ujung Batu Jae, dan luas wilayah 139,61 km².[2]

Wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Ujung Batu terdiri dari 13 desa yakni desa Huta Raja, Ujung Batu Julu, Gunung Manon UB, Labuhan Jurung, Martujuan, Paya Bahung UB, Tobing Tinggi UB, Ujung Batu Jae, Marlaung, Mananti, Jambu Tonang, Manare Tua dan Pasir Lancat UB. Berbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tepatnya kecamatan Torgamba, dan kecamatan Sungai Kanan.[3]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk kecamatan Ujung Batu pada Sensus Penduduk Indonesia 2010, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Padang Lawas Utara 2021, sebanyak 10.210 jiwa, dan pada Sensus Penduduk Indonesia 2020 bertambah menjadi 11.764 jiwa. Sementara berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2021, banyaknya penduduk Ujung Batu hingga Juni 2021 yakni 12.388 jiwa. Penduduk terbanyak berada di desa Jambu Tonang yakni 2.274 jiwa, dan paling sedikit berada di desa Labuhan Jurung, yakni 362 jiwa.[3]

Sementara dalam bidang keagaman, penduduk Ujung Batu umumnya menganut agama Islam dan Kristen Protestan. Adapun persentasi penduduk Ujung Batu menurut agama yang dianut yakni Islam 73,56% dan Kristen 26,44%, dimana Protestan 26,04% dan Katolik 0,40%.[1] Untuk rumah ibadah, terdapat 25 masjid, 8 gereja Protestan dan 6 mushola.[3]

Pekerjaan utama masyarakat Ujung Batu ialah sebagai petani. Sebagian besar kawasan ini merupakan perkebunan kelapa sawit, sehingga tidak sedikit warga yang memiliki kebun kelapa sawit, dan juga bekerja di perkebunan milik perusahaan sawit. Beberapa warga bekerja sebagai pegawai pemerintahan, guru, pedagang, Polisi atau TNI, dan beberapa jenis pekerjaan lainnya.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 3 November 2021. 
  2. ^ "Kabupaten Padang Lawas Utara". ppid.padanglawasutarakab.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-12-22. Diakses tanggal 2017-12-21. 
  3. ^ a b c d "Kecamatan Ujung Batu Dalam Angka 2021" (pdf). www.palutakab.bps.go.id. hlm. 6, 15, 23, 37. Diakses tanggal 3 November 2021.