Turunan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Grafik fungsi (warna hitam) dan garis tangen pada fungsi (warna merah). Kemiringan dari garis tangen sama dengan turunan fungsi pada titik tersebut.

Turunan atau Derivatif dalam ilmu kalkulus merupakan pengukuran terhadap bagaimana fungsi berubah seiring perubahan nilai input. Secara umum, turunan menyatakan bagaimana suatu besaran berubah akibat perubahan besaran lainnya; contohnya, turunan dari posisi sebuah benda bergerak terhadap waktu adalah kecepatan sesaat objek tersebut.

Proses dalam menemukan turunan disebut diferensiasi. Kebalikan dari turunan disebut dengan antiturunan. Teorema fundamental kalkulus mengatakan bahwa antiturunan sama dengan integrasi. Turunan dan integral adalah 2 fungsi penting dalam kalkulus.

  • adalah simbol untuk turunan pertama.
  • adalah simbol untuk turunan kedua.
  • adalah simbol untuk turunan ketiga.

simbol lainnya selain dan adalah dan

Rumus turunan dasar[sunting | sunting sumber]

Umum[sunting | sunting sumber]

Eksponen dan bilangan natural[sunting | sunting sumber]

Logaritma dan bilangan natural[sunting | sunting sumber]

Trigonometri[sunting | sunting sumber]

Invers
Hiperbolik

Contoh soal dalam aplikasi turunan[sunting | sunting sumber]

NB
hasil nilai turunan pada maksimum/terbesar atau minimum/terkecil dianggap nol agar tercapai.
  • Tentukan persamaan garis yang menyinggung kurva di titik !

masukkan x = 1 untuk menentukan nilai m

persamaan garis singgung dengan gradien 2 dan melalui titik (1,-2)

  • Suatu proyek pembangunan gedung sekolah dapat diselesaikan dalam x hari dengan biaya proyek per hari ratus ribu rupiah. Berapa hari agar biaya minimum maka proyek tersebut diselesaikan?
biaya dalam 1 hari
biaya dalam x hari

biaya minimum tercapai saat turunannya = 0

hari
  • Suatu perusahaan menghasilkan x produk dengan biaya total sebesar ribu rupiah. Jika semua produk perusahaan terjual dengan harga Rp40,000 untuk setiap produknya. Berapa laba maksimum yang diperolehnya?
laba = total penjualan - total biaya
laba

laba maksimum tercapai saat turunannya = 0

ribu rupiah
  • Jumlah dari bilangan pertama dan bilangan kedua kuadrat adalah 75. Berapa nilai terbesar dari hasil kali?
Misalkan: bilangan pertama = x dan bilangan kedua = y
hasil kali:

nilai terbesar dari hasil kali tercapai saat turunannya = 0

karena nilai terbesar maka terambil y = 5, kita cari x

nilai terbesar hasil kali:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]