Tumplak Kunjèn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Tumplak Kunjèn adalah salah satu adat budaya pernikahan yang ada di Kabupaten Rembang. Tumplak kunjèn berarti mantu yang terakhir atau pernikahan anak yang terakhir dalam suatu keluarga. Acara ini bermaksud untuk menyelesaikan tanggungan orang tua terhadap anaknya. Dan sebaliknya, anak berganti untuk mengurusi orang tua.

Rangkaian acara Tumplak Kunjèn adalah berkumpulnya semua anak dan do'a oleh modin atau sesepuh kampung. Kemudian anak harus rebutan nasi dan ingkung ayam. Ingkung ayam ini banyak sekali mengandung makna, contohnya kepala ayam. Anggota keluarga yang mendapatkan kepala ayam dianggap yang paling pantas memimpin keluarga. Dan masih banyak lain bagian-bagian dari tubuh ayam yang diperebutkan.