Lompat ke isi

Tujuh meterai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Anak Domba Allah membuka kitab yang tadinya dikunci dengan tujuh meterai.

Tujuh meterai (bahasa Inggris: Seven Seals) adalah suatu istilah dalam Alkitab Kristen, khususnya terdapat pada kitab Wahyu kepada Yohanes, yang merujuk kepada tujuh meterai yang memeteraikan suatu "kitab" atau "gulungan" yang dilihat oleh Yohanes ketika berada di pulau Patmos. Saat itu ia mendapat penglihatan akan Wahyu Yesus Kristus. Pembukaan tiap-tiap meterai dicatat pada pasal 5-8 kitab Wahyu dan menandai akhir zaman. Dalam penglihatan Yohanes, satu-satunya yang berhak membuka meterai-meterai tersebut untuk dapat membuka kitab yang dimeteraikan itu hanyalah sesosok tokoh yang disebut "Singa Yehuda" dan "Anak domba yang mempunyai tujuh tanduk dan tujuh mata".Wahyu 5:5–6

Buku itu memuat informasi rahasia yang hanya diketahui oleh Allah sampai Anak domba/Singa itu dianggap layak untuk membuka gulungan dan membaca isinya.


Tabel ringkasan

[sunting | sunting sumber]
Four Horsemen of the Apocalypse ("Empat Penunggang Kuda dalam Kitab Wahyu"), lukisan karya Victor Vasnetsov (1887). Anak Domba Allah terlihat di bagian atas.
MeteraiPenampakanLambangAyat Alkitab
PertamaKuda putih(Busur) Panah, mahkotaWahyu 6:1–2
KeduaKuda merah padamPedang besarWahyu 6:3–4
KetigaKuda hitamTimbanganWahyu 6:5–6
KeempatKuda hijau kuningKerajaan maut/Hades mengikutinyaWahyu 6:7–8
KelimaJiwa-jiwa para syahidJubah putihWahyu 6:9–11
KeenamGempa bumi dahsyatKegelapanWahyu 6:12–17
KetujuhTujuh malaikatKesunyian; Tujuh sangkakalaWahyu 8:1–5


Pembukaan Meterai Kelima karya El Greco
  • D.H. Lawrence menulis puisi berjudul Seven Seals pada tahun 1916.
  • Terjemahan bahasa Rusia dari nas Alkitab mengenai meterai keenam dibacakan dalam Stalker, film tahun 1979 karya Andrei Tarkovsky.
  • Musim keempat Supernatural berkisar pembukaan meterai-meterai sebagai tanda peperangan yang akan terjadi antara para malaikat dan roh jahat.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]

    Pranala luar

    [sunting | sunting sumber]