Protein transpor natrium-glukosa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
famili pengangkut zat terlarut 5 (kotransporter natrium/glukosa), anggota 1
Pengidentifikasi
SimbolSLC5A1
Simbol alternatifSGLT1
Gen NCBI6523
HGNC11036
OMIM182380
RefSeqNM_000343
UniProtP13866
Data lain
LokusChr. 22 q13.1
famili pengangkut zat terlarut 5 (kotransporter natrium/glukosa), anggota 2
Pengidentifikasi
SimbolSLC5A2
Simbol alternatifSGLT2
Gen NCBI6524
HGNC11037
OMIM182381
RefSeqNM_003041
UniProtP31639
Data lain
LokusChr. 16 p11.2
famili pengangkut zat terlarut 5 (kotransporter glukosa afinitas rendah), anggota 4
Pengidentifikasi
SimbolSLC5A4
Simbol alternatifSGLT3, SAAT1, DJ90G24.4
Gen NCBI6527
HGNC11039
RefSeqNM_014227
UniProtQ9NY91
Data lain
LokusChr. 22 q12.1-12.3

Kotransporter glukosa bergantung-natrium (atau transporter terpaut natrium-glukosa, SGLT) adalah permease kerabat transporter glukosa yang terdapat pada lapisan mukosa pada usus halus dan tubulus proksimal, yang berperan dalam proses penyerapan ulang glukosa dalam ginjal.

SGLT1[sunting | sunting sumber]

SGLT1 (bahasa Inggris: Sodium/glucose cotransporter 1, Na+/glucose cotransporter 1, High affinity sodium-glucose cotransporter, Intestinal sodium-glucose cotransporter, D22S675, SLC5A1, NAGT, SGLT1) merupakan SGLT dengan panjang 644 AA dengan ekspresi pada usus, ginjal,[1] dan cardiac myocyte sarcolemma.[2] Ekspresi tersebut akan meningkat dua hingga tiga kalinya pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dan myocardial ischaemia.[2] Mutasi SLC5A1 merupakan penyebab malaserap glukosa-galaktosa kongenital.[1]

Ekspresi SGLT1 akan meningkat sebanding dengan rasio insulin dan leptin, dan ditekan oleh phlorizin.[2]

SGLT2[sunting | sunting sumber]

SGLT2 (bahasa Inggris: Sodium/glucose cotransporter 2, Na+/glucose cotransporter 2, Low affinity sodium-glucose cotransporter, SLC5A2, SGLT2) merupakan glikoprotein dengan panjang 672 AA yang tergolong permease transporter glukosa.

Mutasi pada SLC5A2 menyebabkan glukosuria pada ginjal[3] dan aminoasiduria.[4]

Tioglikosida merupakan inhibitors SGLT1 dan SGLT2, dan berpotensi mengontrol hiperglisemia pada penderita diabetes.[5]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b (Inggris) "Reviewed, UniProtKB/Swiss-Prot P13866 (SC5A1_HUMAN)". UniProt. Diakses tanggal 2010-05-07. 
  2. ^ a b c (Inggris) "SGLT1 is a novel cardiac glucose transporter that is perturbed in disease states". Cardiovascular Institute, University of Pittsburgh; Banerjee SK, McGaffin KR, Pastor-Soler NM, Ahmad F. Diakses tanggal 2010-05-07. 
  3. ^ (Inggris) "Reviewed, UniProtKB/Swiss-Prot P31639 (SC5A2_HUMAN)". UniProt. Diakses tanggal 2010-05-08. 
  4. ^ (Inggris) "A novel missense mutation in SLC5A2 encoding SGLT2 underlies autosomal-recessive renal glucosuria and aminoaciduria". Pediatric Nephrology Unit, Meyer Children's Hospital; Magen D, Sprecher E, Zelikovic I, Skorecki K. Diakses tanggal 2010-05-08. 
  5. ^ (Inggris) "Thioglycosides as inhibitors of hSGLT1 and hSGLT2: potential therapeutic agents for the control of hyperglycemia in diabetes". Laboratory for Molecular Pathobiochemistry and Clinical Research, Max Planck Institute of Molecular Physiology; Castaneda F, Burse A, Boland W, Kinne RK. Diakses tanggal 2010-05-08.