Tosca

Tosca adalah sebuah opera dalam tiga babak karya Giacomo Puccini dengan libreto berbahasa Italia yang ditulis oleh Luigi Illica dan Giuseppe Giacosa. Opera ini pertama kali dipentaskan di Teatro Costanzi, Roma, pada 14 Januari 1900. Karya tersebut didasarkan pada drama berbahasa Prancis karya Victorien Sardou yang berjudul La Tosca (1887). Opera ini merupakan karya melodrama yang berlatar di Roma pada bulan Juni 1800, ketika kekuasaan Kerajaan Napoli atas kota tersebut terancam oleh invasi Napoleon ke Italia. Tosca menampilkan kisah yang sarat dengan adegan penyiksaan, pembunuhan, dan bunuh diri, serta memuat beberapa aria liris paling terkenal dari Puccini yang menunjukkan kepekaan musikal dan dramatik khas sang komponis.
Secara musikal, Tosca disusun sebagai karya through-composed, yaitu komposisi yang mengalir secara berkesinambungan tanpa pemisahan tegas antara aria, resitatif, paduan suara, dan unsur musikal lainnya, sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh. Puccini menerapkan penggunaan leitmotif ala Wagner, yaitu tema musikal tertentu yang digunakan untuk mengidentifikasi tokoh, objek, atau gagasan dalam alur cerita. Meskipun para kritikus kerap menilai Tosca sebagai melodrama yang terlalu mudah dicerna dan memiliki alur yang membingungkan. Musikolog Joseph Kerman bahkan pernah menyebutnya sebagai sebuah shabby little shocker[1][2][3] (karya kecil yang murahan tetapi mengejutkan) kekuatan partitur dan kejeniusan orkestrasinya telah diakui secara luas. Daya dramatik Tosca beserta kompleksitas karakternya terus memikat para penampil dan penonton hingga kini, menjadikannya salah satu opera yang paling sering dipentaskan di dunia. Berbagai rekaman studio maupun pertunjukan langsung dari karya ini telah banyak diterbitkan sepanjang abad ke-20 dan ke-21.
Latar Belakang
[sunting | sunting sumber]Dramawan Prancis Victorien Sardou menulis lebih dari 70 naskah drama, hampir semuanya meraih kesuksesan besar pada masanya, meskipun dalam perkembangan teater modern karya-karyanya jarang sekali dipentaskan.[4] Pada awal tahun 1880-an, Sardou memulai kolaborasi dengan aktris terkenal Sarah Bernhardt, yang untuknya ia menulis serangkaian melodrama berlatar sejarah.[5] Drama ketiganya untuk Bernhardt berjudul La Tosca, yang dipentaskan perdana di Paris pada 24 November 1887, dan dibintangi Bernhardt dalam tur keliling Eropa, menjadi sukses besar, dengan lebih dari 3.000 kali pementasan di Prancis saja.[6][7]
Puccini diketahui telah menonton La Tosca setidaknya dua kali, masing-masing di Milan dan Turin. Pada 7 Mei 1889, ia menulis surat kepada penerbitnya, Giulio Ricordi, memohon agar Ricordi mendapatkan izin dari Victorien Sardou untuk mengadaptasi karya tersebut menjadi sebuah opera. Dalam suratnya, Puccini menulis: “Aku melihat dalam Tosca opera yang kuperlukan tanpa proporsi yang berlebihan, tanpa pertunjukan yang terlalu megah, dan tidak menuntut jumlah musik yang berlebihan seperti biasanya.”[8]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Kerman, Joseph (2005). Opera as drama (Edisi New and revised edition, second paperback edition). Berkeley Los Angeles: University of California Press. ISBN 978-0-520-24692-8.
- ↑ Walsh, Stephen (2014-06-25). "Tosca, Longborough Festival". theartsdesk.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ↑ Tommasini, Anthony (2018). The indispensable composers: a personal guide. New York: Penguin Press. ISBN 978-0-698-15013-3.
- ↑ Nicassio, Susan Vandiver (1999). Tosca's Rome: The Play and the Opera in Historical Perspective (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-57971-9.
- ↑ Nicassio, hal. 12–13
- ↑ Budden, Julian (2002). Puccini: his life and works. The master musicians. Oxford ; New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-816468-5.
- ↑ Fisher, Burton D. (2002). Puccini's TOSCA: Opera Classics Library Series. Coral Gables, Fla: Opera Journeys Pub. ISBN 978-1-930841-41-3.
- ↑ Phillips-Matz, Mary Jane (2002). Puccini: a biography. Boston: Northeastern University Press. ISBN 978-1-55553-530-8.