Tondano Selatan, Minahasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tondano Selatan
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Utara
KabupatenMinahasa
Luas- km²
Kepadatan126 jiwa/km²
Desa/kelurahan-

Tondano Selatan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia. Kecamatan ini terletak di bagian tengah Kabupaten Minahasa, dengan ibu kotanya Tondano. Kampus Universitas Negeri Manado (UNIMA) terletak di Kelurahan Tounsaru.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan batas wilayah Kecamatan Kecamatan Tondano Selatan:

Utara Kecamatan Tondano Barat
Timur Danau Tondano
Selatan Kecamatan Remboken
Barat Kota Tomohon

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tondano Selatan dibagi ke dalam 8 kelurahan, yaitu:

  1. Koya
  2. Maesa Unima
  3. Peleloan
  4. Tataaran I
  5. Tataaran II
  6. Tataaran Patar
  7. Tounsaru
  8. Urongo

Topografi[sunting | sunting sumber]

Tanah di kecamatan ini berjenis latosol dan aluvial dengan pH 5 – 7,5. Letaknya pada ketinggian 500-1000 meter di atas permukaan laut. Topografi wilayah kecamatan ini umumnya bersifat datar sampai dengan landai.

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Sekitar 2.000 hektare tanah di Kecamatan Tondano Selatan digunakan sebagai lahan pertanian yang ditanami padi, jagung, kacang-kacangan, sayur-mayur, dan cengkih. Sisa tanahnya digunakan sebagai pemukiman.

Pertambangan[sunting | sunting sumber]

Di Kelurahan Tataaran terdapat batu-batuan obsidian dengan potensi jutaan meter kubik. Batu-batuan ini berguna untuk bahan bangunan dan pemrosesan bahan baku kaca. Lahan ini adalah hak milik masyarakat yang pengelolaannya diusahakan sendiri oleh masyarakat untuk kebutuhan lokal.

Perikanan[sunting | sunting sumber]

Danau Tondano yang terdapat di kecamatan ini memberikan peluang budidaya ikan air tawar bagi penduduk kecamatan ini. Pada umumnya usaha perikanan ini diusahakan secara perorangan dengan skala usaha kecil.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tondano Selatan mempunyai potensi yang besar dalam mengembangkan pariwisata, khususnya karena kehadiran Danau Tondano di Kelurahan Urongo dan Paleloan]]. Namun di pihak lain debit air Danau Tondano semakin menyusut dan karenanya diperlukan tindakan mendesak untuk mengatasi proses pendangkalan Danau ini.

Di Kelurahan Tataaran Patar terdapat potensi pariwisata berupa air panas alam yang mengandung belerang. Pengelolaannya ditangani oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat dengan skala mikro dan kecil.

Investasi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tondano Selatan memberikan sejumlah peluang investasi berupa pembangunan saluran air bersih, pasar tradisional dan pasar modern.