Titik balik matahari musim dingin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tanggal dan waktu WU
ekuinoks dan titik balik matahari di Bumi[1]
Peristiwa ekuinoks titik balik matahari ekuinoks titik balik matahari
bulan Maret Juni September Desember
tahun
hari waktu hari waktu hari waktu hari waktu
2015 20 22:45 21 16:38 23 08:21 22 04:48
2016 20 04:30 20 22:34 22 14:21 21 10:44
2017 20 10:28 21 04:24 22 20:02 21 16:28
2018 20 16:15 21 10:07 23 01:54 21 22:23
2019 20 21:58 21 15:54 23 07:50 22 04:19
2020 20 03:50 20 21:44 22 13:31 21 10:02
2021 20 09:37 21 03:32 22 19:21 21 15:59
2022 20 15:33 21 09:14 23 01:04 21 21:48
2023 20 21:24 21 14:58 23 06:50 22 03:27
2024 20 03:07 20 20:51 22 12:44 21 09:20
2025 20 09:02 21 02:42 22 18:20 21 15:03

Titik balik matahari musim dingin adalah keadaan di mana sinar matahari secara bertahap bermigrasi ke selatan. Ketinggian matahari di atas cakrawala di siang hari adalah 47 derajat lebih rendah ketimbang enam bulan sebelumnya. Fenomena ini juga menandakan matahari tampil di siang hari di ketinggian terendah, di atas cakrawala.

Fenomena ini biasanya terjadi di 21-22 Desember setiap tahun. Fenomena ini juga menunjukkan bahwa wilayah bumi bagian selatan akan mengalami siang yang lebih panjang, sebab matahari akan terbenam lebih lambat. Sedangkan di belahan bumi bagian utara, wilayah tersebut akan mengalami siang terpendek dan malam terpanjang.

Sebagian besar kebudayaan memiliki perayaan titik balik matahari musim dingin. Misalnya di Persia, titik balik matahari ini menandai kelahiran Mithras, Raja Matahari. Sementara pada 25 Desember diadakan festival Romawi mewah yang dinamakan Saturnalia. Saturnalia dirayakan di sekitar waktu musim dingin. Selain itu, pada 275 Masehi, Kaisar Romawi Aurelian memperingati hari raya yang bertepatan dengan fenomena tersebut, Die Natalis Invicti Solis.

Sumber[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ United States Naval Observatory (2015-09-21). "Earth's Seasons: Equinoxes, Solstices, Perihelion, and Aphelion, 2000-2025". Diakses tanggal 2015-12-09.