Theodora Sarah Abigail

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Theodora Sarah Abigail (lahir 3 April 1998) adalah seorang penulis keturunan Tionghoa-Indonesia.[1] Dia terkenal karena esai naratif pribadinya yang beberapa diantaranya telah diterbitkan oleh penerbit utama di Indonesia dan di luar negeri. Karyanya yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan campuran bahasa lainnya, menjadikannya sebagai salah satu dari penulis muda Indonesia yang dijuluki sebagai "anak-anak budaya ketiga" oleh the Jakarta Globe --[2] generasi baru seniman yang bermain dengan dua bahasa.

Buku pertamanya, In The Hands of a Mischievous God, adalah kumpulan esai tentang kebudayaan Tionghoa-Indonesia, kehidupan, dan cinta.[3] Buku tersebut diterbitkan pada tahun 2017 oleh KPG Gramedia dan merupakan bagian dari 3-koleksi buku yang dikeluarkan oleh penerbit tersebut. Selain In The Hands of a Mischievous God buku lain yang pada koleksi penerbitan itu adalah Familiar Messes oleh Gratiagusti Chananya Rompas dan I Am My Own Home oleh Isyana Artharini. In The Hands of a Mischievous God dicetak ulang untuk kedua kalinya pada bulan Agustus 2018.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Theodora Abigail lahir di Jakarta, Indonesia dari seorang ibu yang keturunan Tionghoa-Indonesia dan ayah yang keturunan Tionghoa-Malaysia. Pada tahun 1999, ibunya pergi ke Amerika Serikat karena kerusuhan Mei 1998 serta stigma sebagai orang tua tunggal yang tidak menikah. Hubungan yang renggang dengan ibunya digambarkan oleh Abigail di dalam salah satu esainya dengan: dia menggambarkan mereka sebagai "salah satu cara untuk menyembuhkan trauma masa kecil".[4]

Pada tahun 2001, ia pindah ke Amerika Serikat mengikuti ibunya yang telah menikah dengan seorang pria keturunan Tionghoa-Indonesia. Sebagai remaja, Abigail menjadi warga negara Amerika Serikat yang dinaturalisasi. Ia memiliki tiga orang adik.

Setelah lulus SMA pada tahun 2015, Abigail kembali ke Jakarta.Ia kemudian aktif di komunitas sastra Indonesia. Pada awal tahun 2017 ia melahirkan seorang putri.[5]

Kegiatan[sunting | sunting sumber]

Theodora telah menulis mengenai budaya Tionghoa-Indonesia dan hidupnya sebagai ibu muda untuk Atlas Obscura, Tempest Mag, and Greatist. Pada buku In The Hands of a Mischievous God, ia secara terbuka berbicara mengenai beberapa topik seperti seks pranikah, kehamilan remaja, dan kesetaraan jender. Ia berharap agar semakin banyak karya sastra di Indonesia.[6] Pada esai daringnya, yang diterbitkan di Magdalena, ia juga membahas mengenai pelecehan seksual dan pemberdayaan perempuan.[7]

Sejak 2014, ia telah terlibat dalam gerakan sastra dan feminisme di kalangan akar rumput diantaranya seperti melakukan pembacaan puisi di @america, sebuah pusat budaya Amerika Serikat yang dikelola oleh Kedutaan Besar AS yang berlokasi di Jakarta. Selain itu ia juga secara teratur menerbitkan kolom dan esai untuk berbagai publikasi online.[8][9]

  • Don't Ask For Permission (Wawancara, 2018)[10]
  • Meet the Man Behind Indonesia’s Chicken Church (Laporan, 2018)[11]
  • The Street Harassment that Led to My Lesson in Bravery (Esai naratif, 2016)[12]
  • How We Built The House (Esai Liris, 2015)[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "About Theodora Abigail". www.theodorasarahabigail.com. Diakses tanggal 29 June 2018. 
  2. ^ Sarahtika, Dhania. "Is Indonesian Literature Written in English Still Indonesian Literature?". 
  3. ^ "Self-Portrait Series Book Launch". Penerbit KPG. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-08-30. Diakses tanggal 24 June 2018. 
  4. ^ "Author Review". Goodreads Indonesia. Diakses tanggal 15 May 2018. 
  5. ^ "My Life As a Teen Mom Doesn't Look the Way You'd Think". Diakses tanggal 3 May 2018. 
  6. ^ Sarahtika, Alexander Kusumapradja. "Cerita 6 Penulis Perempuan Tentang Hari Buku Nasional". Cosmopolitan Indonesia. 
  7. ^ "Dear Ridwan Kamil, Remove Yourself from Your Wife's Narrative". Magdalene Magazine. 
  8. ^ "Noise Worth Hearing". 
  9. ^ "@america". 
  10. ^ "Hot Chicks With Big Brains Issue #6". 
  11. ^ "Meet the Man Behind Indonesia's Chicken Church". Atlas Obscura. 
  12. ^ "The Street Harassment that Led to My Lesson in Bravery". Magdalene Magazine. 
  13. ^ "How We Built The House". Murmur Journal. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-09-28. Diakses tanggal 2018-09-28.