Terusan Para Firaun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Terusan Para Firaun

Terusan Para Firaun, juga disebut Terusan Suez Kuno atau Terusan Necho, adalah pendahulu Terusan Suez. Terusan ini dibangun pada zaman kuno dan jalurnya berbeda dengan Terusan Suez modern. Terusan ini menghubungkan Sungai Nil dengan Laut Merah lewat Wadi Tumilat. Pengerjaannya dimulai pada zaman para firaun. Menurut Inskripsi Suez dan Herodotos, terusan ini pertama kali dibuka pada masa kekuasaan Raja Persia Darius yang Agung,[1][2][3][4] tetapi kemudian para penulis klasik seperti Aristoteles, Strabo, dan Plinius yang Tua mengklaim bahwa ia gagal menuntaskan proyek tersebut.[5] Terdapat juga kemungkinan bahwa terusan ini diselesaikan pembangunannya pada zaman Ptolemaik di bawah kepemimpinan Ptolemaios II, terutama mengingat bahwa para insinyur Yunani sudah dapat menyelesaikan masalah perbedaan ketinggian dengan menggunakan pintu air.[6][7][8]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Shahbazi, A. Shapur (1994-12-15). "DARIUS iii. Darius I the Great". Encyclopedia Iranica. New York. Diakses tanggal 2011-05-18. 
  2. ^ Briant, Pierre (2006). From Cyrus to Alexander: A History of the Persian Empire. Winona Lake, IN: Eisenbraun. hlm. 384 & 479. ISBN 978-1-57506-120-7. 
  3. ^ Lendering, Jona. "Darius' Suez Inscriptions". Livius.org. Diakses tanggal 2011-05-18. 
  4. ^ Munn-Rankin, J.M. (2011). "Darius I". London: Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 2011-05-18. 
  5. ^ Schörner 2000, hlm. 31, 40, fn. 33
  6. ^ Moore 1950, hlm. 99–101
  7. ^ Froriep 1986, hlm. 46
  8. ^ Schörner 2000, hlm. 33–35

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Froriep, Siegfried (1986): "Ein Wasserweg in Bithynien. Bemühungen der Römer, Byzantiner und Osmanen", Antike Welt, 2nd Special Edition, hlm. 39–50
  • Moore, Frank Gardner (1950): "Three Canal Projects, Roman and Byzantine", American Journal of Archaeology, Vol. 54, No. 2, hlm. 97–111
  • Schörner, Hadwiga (2000): "Künstliche Schiffahrtskanäle in der Antike. Der sogenannte antike Suez-Kanal", Skyllis, Vol. 3, No. 1, hlm. 28–43