Teori stagnasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

[1]Teori Stagnasi adalah teori yang menyatakan bahwa negara-negara industri mengalami kejenuhan karena makin berkurangnya peluang investasi yang mampu menyerap tabungan, sehingga ekonomi negara-negara ini mengalami kemerdekaan. Pelopor teori ini adalah Alvin H. Hansen. Ada empat faktor penyebab menurunnya peluang investasi di Amerika Serikat: 1. Penurunan pertumbuhan penduduk yang cepat; 2. Ditutupnya garis perbatasan; 3. Kurangnya industri baru yang diharapkan dapat menyerap modal; 4.

  1. ^ Magdalena, Lambontoruan; B, Suwartoyo (1992). Ensiklopedi Ekonomi, Bisnis & Manajemen. 

Makin pentingnya arti cadangan penyusutan, sehingga untuk membelanjai kebutuhan pemulihan alat-alat modal, perusahaan tidak perlu lagi mengambil dari dana tabungan. Ketika Hansen mengemukakan teori tersebut pada tahun 30-an, ia belum melihat kemungkinan adanya kemajuan teknologi yang dapat menghidupkan dan menyegarkan kembali faktor tersebut. John Maynard Keynes, didalam bukunya Economic Consequenses of the Peace (1919), mengemukakan kekhawatiran akan meningkatnya kecenderungan berkonsumsi serta penurunab tabungan, investasi, dan selanjutnya menurunnya perkembangan ekonomi.

Referensi