Tenaga rendah karbon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tenaga rendah karbon adalah gaya yang bertujuan untuk menghasilkan daya (dalam hal ini berkaitan dengan teknologi), tapi tidak menghasilkan banyak gas pencemar udara, yaitu karbon.[1] Karbon merupakan unsur yang mudah berikatan dengan unsur lain. Dalam alam terbuka, tentu banyak gas Oksigen di udara yang berfungsi untuk pernapasan kita. Tapi, karbon juga bisa bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan gas berbahaya, yaitu Karbon Monoksida (CO).[2]

Karbon adalah gas yang mudah kita temui di kehidupan kita. Tapi sayangnya, gas ini juga dapat dengan mudah merusak kesehatan dan lingkungan. Banyak dari kita tidak menyadari, sumber-sumber energi yang kita gunakan berpotensi menghasilkan gas yang berbahaya bagi kehidupan kita. Gas yang dapat membahayakan kehidupan kita itu dapat berasal dari hasil pembakaran bahan bakar fosil.[2] Dan salahsatu cara untuk memperkecil hal tersebut adalah dengan menggunakan bahan bakar biofuel, yaitu bahan bakar nabati, bahan bakar yang alami .[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Low-carbon power". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2019-12-05. 
  2. ^ a b "Karbon (C): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya". Amazine.co (dalam bahasa Inggris). 2013-07-13. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  3. ^ Media, Kompas Cyber. "Biofuel, Bahan Bakar Ramah Lingkungan Mulai Dipakai Kawasan ASEAN". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-12-07.