Lompat ke isi

Telur isi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Telur isi (bahasa Inggris: stuffed eggs), juga dikenal sebagai telur setan, telur berpakaian, atau kadang-kadang telur malaikat (deviled eggs, dressed eggs, angel eggs), adalah telur rebus keras yang telah dikupas, dibelah dua, kuning telurnya dikeluarkan, dicampur dengan berbagai bahan seperti mayones, moster, kemudian dimasukkan kembali ke dalam putih telur dan biasanya ditaburi paprika, kayu manis, atau bubuk kari.[1] Hidangan ini umumnya disajikan dingin sebagai lauk pendamping, hidangan pembuka, atau bahkan hidangan utama pada acara kumpul-kumpul dan pesta. Telur isi sangat populer di Eropa, Amerika Utara, dan Australia.

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Kata “devil” dalam bahasa Inggris yang merujuk pada makanan berbumbu tajam sudah digunakan sejak abad ke-18; referensi tertulis pertama muncul pada tahun 1786.[2] Pada abad ke-19, kata sifat “deviled” semakin sering dipakai untuk makanan pedas atau berasa kuat, termasuk telur yang diisi campuran moster, merica, dan bahan-bahan lain di rongga kuning telurnya.[3] Penggunaan serupa terlihat pada deviled ham dan saus fra diavolo (dari kata Italia yang berarti “setan”).

Di beberapa daerah Amerika Serikat bagian Selatan dan Midwest, khususnya pada acara gereja, orang menghindari kata “devil” dengan menyebutnya “stuffed eggs”, “salad eggs”, atau “dressed eggs”. Karena alasan itu pula, kadang-kadang muncul istilah “angel eggs”.[4][5]

Resep telur rebus yang diisi dengan rempah, keju, dan kismis sudah tercatat dalam buku masak Eropa abad pertengahan.[6]

Resep tertua yang paling mirip dengan telur isi modern diyakini berasal dari wilayah Andalusia, Spanyol, pada abad ke-13. Menurut terjemahan sebuah buku masak Andalusia tanpa judul, kuning telur rebus dicampur dengan daun ketumbar, merica, jus bawang, murri (saus fermentasi dari jelai atau ikan), minyak, dan garam, lalu dimasukkan kembali ke putih telur, disatukan dengan tusuk kecil, dan ditaburi merica.[7][8]

Pada tahun 1585, Thomas Dawson dalam bukunya The Good Huswifes Jewell menyarankan mengisi telur rebus keras dengan adonan isian yang sama seperti untuk daging.[9]

Penggunaan mayones sebagai bahan pertama kali dicatat pada edisi tahun 1896 dari The Boston Cooking School Cook Book karya Fannie Farmer.[10][7][8]

Cara pembuatan dan bahan

[sunting | sunting sumber]

Telur rebus keras yang sudah dingin dikupas dan dibelah dua memanjang (kadang melintang agar isian lebih banyak), kemudian kuning telurnya dikeluarkan. Kuning telur dihaluskan lalu dicampur dengan berbagai bahan—biasanya mayones, moster Dijon, cuka, acar manis cincang, garam, dan merica. Campuran itu kemudian disemprotkan atau disendokkan kembali ke dalam rongga putih telur.[6]

Variasinya sangat luas. Ada yang memakai mentega atau krim kental sebagai pengganti mayones, ada pula yang menambahkan avocado, bacon renyah, atau bahkan kaviar. Di Amerika Serikat bagian Selatan, paprika bubuk merah hampir selalu menjadi taburan akhir.[11]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Robert A. Palmatier, Food: a dictionary of literal & nonliteral terms. Westport: Greenwood Press, 2000. hlm. 96.
  2. "What's up with "Deviled" eggs, ham, etc.?". The Straight Dope. 12 Oktober 2004. Diakses tanggal 21 November 2025.
  3. Symposium, Oxford; Hosking, Richard (2007). Eggs in Cookery: Proceedings of the Oxford Symposium of Food and Cookery 2006. Oxford Symposium. ISBN 978-1-903018-54-5.
  4. Bienvenu, Marcelle (15 Juli 2013). "Cooking Creole: Deviled eggs and their alternate name for church functions". NOLA.com. The Times-Picayune. Diakses tanggal 21 November 2025.
  5. "Deviled Egg Southern Recipe". Little Cooks Reading Books. 7 Februari 2023. Diakses tanggal 21 November 2025.
  6. 1 2 "Deviled eggs are hard to resist". The Republic, Columbus, Indiana. 31 Desember 2003. Diakses tanggal 21 November 2025.
  7. 1 2 "Deviled Eggs History: From Rome to Your Home". 2 November 2018. Diakses tanggal 21 November 2025.
  8. 1 2 "Spanish Deviled Eggs". 27 Desember 2016. Diakses tanggal 21 November 2025.
  9. Dawson, Thomas (1585). The Good Huswifes Jewell. hlm. 28. Diakses tanggal 21 November 2025.
  10. "History of Deviled Eggs (+ A Recipe)". 17 September 2014. Diakses tanggal 21 November 2025.
  11. "butter deviled eggs". The Journal Times. 1998-05-11. hlm. 15. Diakses tanggal 2025-11-21.