Tegalombo, Pacitan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Tegalombo
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Pacitan
Pemerintahan
 • Camat -
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Tegalombo adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan Tegalombo merupakan pintu masuk ke Kabupaten Pacitan dari arah Kabupaten Ponorogo dan mudah dijangkau karena dilintasi Jalan Nasional Rute 3 ruas Pacitan-Ponorogo. Pasar Tegalombo di daerah ini merupakan pasar yang cukup besar yang buka di hari Wage dalam penanggalan Jawa.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Bandar dan Kabupaten Ponorogo
Selatan Kecamatan Tulakan
Barat Kecamatan Arjosari
Timur Kabupaten Ponorogo

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Gedangan
  2. Gemaharjo
  3. Kasihan
  4. Kemuning
  5. Kebondalem
  6. Ngreco
  7. Ploso
  8. Pucangombo
  9. Tahunan
  10. Tegalombo

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Mata pencarian penduduk Kecamatan Tegalombo sebagian besar adalah petani, pedagang dan pegawai negeri. Ada beberapa penduduk Kecamatan Tegalombo yang sukses di berbagai bidang. Salah satunya adalah menjadi Wali kota Surabaya, Bambang D.H. Ia adalah putra asli dari Kecamatan Tegalombo.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tegalombo memiliki topografi wilayah berupa pegunungan, berbukit-bukit dan lembah dengan kemiringan lereng yang curam pada ketinggian antara 150-850 Mdpl. Terdapat sebuah sungai besar yang membelah Kecamatan Tegalombo yaitu Sungai Grindulu yang bermuara di Samudera Hindia dekat Kota Pacitan.

Sumber Daya Alam[sunting | sunting sumber]

Batu Kali, Batu Mulia/Akik, Batu Mangan,Pasir dan Getah Pinus yang ada di wilayah jaten Tegalombo

Fasilitas Komunikasi[sunting | sunting sumber]

Telepon, Telepon Seluler terdiri dari 4 operator seluler tersebar ( Telkomsel, XL, Indosat,3), Radio, Antara lain radio 88 dan radio sentono nugroho yang ada di komplek masjid besar. dan yang tradisional adalah kentongan

Sarana Pendidikan[sunting | sunting sumber]

PAUD, TK, Sekolah Dasar, SLTP/Tsanawiyah, SMU, Aliyah dan sebuah tempat belajar multi guna binaan SIKIB yaitu Rumah Pintar yang berada di Desa Tegalombo tepatnya Berada dalam satu lingkungan masjid besar baitus Shomad dengan nama Rumah Pintar Sentono Nugroho.

Tempat Ibadah[sunting | sunting sumber]

Masjid Baitus Shomad yang merupakan masjid terbesar ke 3 Setelah Masjid Agung Dan Masjid Pondok Tremas di kabupaten pacitan

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Bus, Travel, Ojek, MPU, dan Becak Motor.