Tawondu, Suli, Luwu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Tawondu adalah sebuah Desa yang masuk ke dalam wilayah Kecamatan Suli, kabupaten Luwu.

Desa Tawondu berbatasan dengan Desa Murante dan Kecamatan Larompong. Desa Tawondu pada awalnya adalah dusun yang masuk ke dalam wilayah Desa Murante. Masyarakat Desa Tawondu pada umumnya adalah petani dan nelayan. Petani menanam padi dan berkebun sedangkan nelayan mengerjakan budidaya rumput laut. Penduduk Desa Tawondu mayoritas beragama Islam dan satu kampung di Dusun Tirowali yaitu kampung Burau penduduknya beragama Katolik. Fasilitas ibadah di Desa Tawondu adalah 2 Mesjid dan 1 Gereja. Mesjid berlokasi di Dusun Salugalote dan Dusun Tawondu. sedangkan gereja berlokasi di Kampung Burau, Dusun Tirowali. Fasilitas kesehatan berupa Puskesmas belum ada di Desa Tawondu. Namun telah ada Pos Kesehatan Desa (POSKESDES) yg dikepalai oleh seorang Bidan, dan dibangun atas biaya ADB melalui Proyek DHS-2 tahun Anggaran 2010. Desa Tawondu terdiri dari 4 (empat) Dusun yaitu:

  • Dusun Tirowali
  • Dusun Tawondu
  • Dusun Salugalote, dan
  • Dusun Topaga


Fasilitas pendukung lain yang diperlukan untuk menunjang kemajuan Desa Tawondu adalah Pelabuhan untuk perahu nelayan dan perahu petani rumput laut. Disamping itu, fasilitas lain untuk mendukung aktivitas masyarakat adalah Pusat kegiatan desa yang sebaiknya terdiri dari:

  1. Pusat Olahraga, berupa Lapangan sepak bola, bola volley dan sepak takraw karena ketiga olahraga ini adalah olahrga favorite di Desa tawondu.
  2. Pusat Pemerintahan dan Pelayanan, berupa Kantor Desa dan PusKesdes.
  3. Pusat Pendidikan, berupa Sekolah TK, Taman Pengajian Al-Quran (TPA) dan Perpustakaan desa
  4. Gedung Serbaguna

Hal lain yang perlu diperhatikan pemerintah Desa adalah ketersediaan air bersih untuk warga, dengan pengalokasian anggaran pembangunan yang tepat, pemerintah desa bisa saja membuat pengolahan air minum sederhana yang bersumber dari air tanah lalu disalurkan ke rumah-rumah.


Tentu saja, program untuk menggalakkan pengembangan potensi alam harus lebih ditingkatkan, lautan yang luas dan lahan yang tidur seharusnya bisa menjadi sumber ekonomi untuk kemakmuran masyarakatnya jika dikembangkan dengan pendekatan yang tepat. Budidaya ikan air laut sejenis Kerapu adalah potensi lain yang belum disentuh. Kejeliaan pemerintah untuk mengembangkan potensi desa sangat diperlukan dalam hal ini, karena beberapa kendala klasik yang dihadapi masyarakat adalah Modal dan pemasaran.


Pemandangan sawah di Pusung dan Burau dengan latar belakang Buntu Siapa di kejauhan

Sawah di Pusung & Burau


Saat ini masyarakat Desa Tawondu sedang melakukan pembangunan ulang Mesjid Desa karena dengan semakin berkembangnya Desa, daya muat mesjid perlu ditingkatkan.